Jumat, 04 Sep 2026 17:09 WIB

“Mrs. Struggle” Untag Surabaya, Perjalanan Panjang Dr. Sumiati dari DPRD hingga Wakil Rektor

  • Penulis : Ading
  • | Selasa, 07 Okt 2025 09:36 WIB

selalu.id - Tak banyak yang tahu, Dr. Sumiati, M.M., Wakil Rektor III Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, pernah berkiprah di dunia politik. Ia sempat mendampingi artis Krisdayanti dalam masa kampanye legislatif dan pernah menjadi anggota DPRD Jawa Timur periode 2009–2014. Namun di balik itu, Sumiati tetap setia menekuni dunia akademik.

 

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Lahir di Kabupaten Gresik, 4 Januari 1969, Sumiati merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Ayahnya berprofesi sebagai pedagang bahan bangunan sekaligus pamong desa, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga yang memiliki tekad kuat agar anak-anaknya menempuh pendidikan tinggi.

 

Sejak kecil, Sumiati bersekolah di SD Negeri 1 Tanjung, lalu SMP Negeri 1 Cerme, Gresik. Ia kemudian melanjutkan ke Sekolah Pendidikan Guru (SPG). Namun selepas lulus, ia menolak dijodohkan orang tua dan memilih menentukan jalan hidup sendiri. Demi kuliah, ia bekerja sebagai guru les dan berhasil menyelesaikan pendidikan S1 di IKIP.

 

Setelah lulus, Sumiati sempat meniti karier di dunia media. Ia bergabung dengan SCTV Surabaya pada 1992 hingga 1996 dan ditempatkan di Departemen Programming. Di sana ia menulis sinopsis film untuk koran dan mendapat pelatihan langsung dari budayawan Arswendo Atmowiloto.

 

Namun, kebijakan Menteri Penerangan saat itu yang mewajibkan seluruh stasiun televisi swasta berpusat di Jakarta membuat SCTV Surabaya berhenti beroperasi penuh. Kondisi keluarga yang membutuhkan perhatian membuat Sumiati pulang ke Gresik.

 

Ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Untag Surabaya dan mulai mengajar pada Desember 1996. Sebelumnya, ia sempat menjabat Wakil Direktur III Akademi Sekretaris Manajemen Indonesia (ASMI) Surabaya.

 

Kiprahnya di dunia pendidikan berjalan beriringan dengan aktivitas sosial. Ia pernah menjadi Sekretaris Koperasi Mega Gotong Royong (KOMEGORO) Jawa Timur dan Direktur Forum Perempuan Nasionalis Indonesia (FPNI) Jatim yang fokus pada pemberdayaan perempuan. Dari situ, Sumiati berkesempatan mengikuti berbagai pelatihan luar negeri, termasuk program International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat.

 

Pada 2005–2010, ia menjadi pengurus DPD PDIP Jawa Timur di bidang pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan rakyat. Lima tahun kemudian, Sumiati duduk di DPRD Jawa Timur Komisi E yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

 

Selama menjabat legislator, ia tetap melanjutkan pendidikan S3 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untag Surabaya hingga meraih gelar doktor pada 2013. Ia mengaku politik memberinya pengalaman berharga, meski dunia pendidikan tetap menjadi panggilan jiwanya.

 

Sumiati juga dikenal pernah menjadi bagian dari tim kampanye Krisdayanti dalam pemilihan legislatif. Bersama sang suami, Raul Lemos, ia tergabung dalam Steering Committee (SC) dan turut mendampingi kampanye bertajuk “Perempuan Hebat, Indonesia Kuat.”

 

Usai masa politiknya berakhir, Sumiati memilih fokus kembali ke kampus. Pada 2016, ia memimpin pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Untag Surabaya yang kini menjadi benchmark nasional. Ia juga dipercaya sebagai Master Assessor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan memiliki sertifikat Instruktur Level 6.

 

Berkat pengalaman panjangnya, Sumiati dilantik sebagai Wakil Rektor III Untag Surabaya pada 19 Agustus 2025. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras dan teguh pada prinsip.

Baca Juga: Penipuan Lewat HP Kini Kian Canggih, Ini Cara Mencegahnya Kata Pakar TI Untag

 

“Pelajari sesuatu secara total, aplikasikan yang relevan, dan jadikan sisanya bekal pengalaman,” ujarnya.

 

Dari pernikahannya, Sumiati dikaruniai empat putra yang kini sukses di berbagai bidang. Keteguhan dan kerja kerasnya membuat rekan sejawat menjulukinya “Mrs. Struggle.” Bagi Sumiati, pendidikan dan ketekunan adalah kunci agar perempuan mampu berdiri sejajar dan mandiri.

 

Ia menutup dengan prinsip hidup yang selalu dipegang teguh, “Saya berusaha untuk menerima, bersyukur, dan berpikir positif. Orang mau berbicara apapun tentang saya, tidak peduli. Yang tahu diri saya adalah saya.”

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.