Minggu, 01 Nov 2026 21:58 WIB

Dinding Gubeng Pojok Dipenuhi Coretan, Begini Cara Pemkot Ajak Warga Lawan Vandalisme

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Okt 2025 10:57 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi vandalisme di ruang publik, terutama mencoret-coret dinding bangunan dan fasilitas umum. Tindakan tersebut dinilai merusak keindahan kota dan mengganggu estetika lingkungan.

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, M. Fikser, mengatakan pihaknya menerima sejumlah laporan terkait aksi vandalisme di beberapa titik, salah satunya di akses jembatan Jalan Gubeng Pojok yang belakangan dipenuhi coretan.

 

“Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi vandalisme. Itu terjadi di akses jembatan Gubeng Pojok dan juga di beberapa tempat lain,” kata Fikser, Senin (6/10/2025).

 

Menurutnya, coretan liar di fasilitas publik tidak hanya menurunkan nilai estetika kota, tetapi juga mencoreng citra Surabaya yang dikenal bersih, rapi, dan ramah lingkungan. Tak sedikit coretan juga mengandung kata-kata tidak pantas dan sulit dibersihkan.

 

“Aksi vandalisme ini membuat tampilan kota jadi tidak bagus. Kita ingin semua ruang publik di Surabaya tertata dan nyaman dipandang,” ujarnya.

 

Untuk mengatasi hal itu, Pemkot Surabaya tidak hanya menertibkan, tetapi juga mengedepankan pendekatan kreatif. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menggandeng komunitas mural untuk mempercantik dinding dan bangunan yang sebelumnya menjadi sasaran vandalisme.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

 

“Kami menggandeng komunitas mural untuk mempercantik bangunan-bangunan yang menjadi lokasi vandalisme,” jelas Fikser.

 

Langkah tersebut, lanjut dia, bukan sekadar memperindah kota, tetapi juga membuka ruang bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas secara positif dan legal.

 

“Dengan cara ini, kita tidak hanya membersihkan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa ruang publik adalah milik bersama dan harus dijaga bersama,” tutur Fikser.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

 

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan tindakan vandalisme yang ditemui di lingkungan masing-masing melalui aplikasi WargaKu atau Command Center (CC) 112.

 

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Kita ingin wujudkan kota yang indah, aman, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.

Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Dalam penelusuran tersebut, tim Satpol PP Surabaya menemukan pola penjualan order-and-take demi mengelabui razia.