Kamis, 20 Agu 2026 06:54 WIB

Polisi Larang Warga Masuk TKP Ponpes Al-Khoziny untuk Jaga Bukti Identifikasi

selalu.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki maupun merusak Tempat Kejadian Perkara (TKP) ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Imbauan ini disampaikan agar proses evakuasi dan identifikasi korban berjalan lancar dan akurat.

 

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Jatim, Kombes Pol M. Khusnan, menegaskan pentingnya menjaga keutuhan TKP agar tim forensik dapat bekerja sesuai standar internasional Disaster Victim Identification (DVI).

 

"Ini adalah korban meninggal, bukan korban hidup. Jangan sampai ada pihak yang memindahkan atau menyingkirkan barang bukti dari tempatnya," ujar Khusnan, Jumat (3/10/2025).

 

Ia menjelaskan, setiap jenazah dan barang bukti di sekitar lokasi akan difoto, diberi label, dan dimasukkan ke kantong khusus sebagai bagian dari tahap awal identifikasi. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak berkerumun atau mendekati area reruntuhan.

 

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

"Jika masyarakat berkerumun dan menyentuh barang-barang di lokasi, itu akan merusak TKP. Kami mohon pengertiannya," katanya.

 

Khusnan menegaskan hanya pihak berwenang yang diizinkan masuk ke area TKP. Garis polisi telah dipasang untuk membatasi akses. "Jika tidak berkepentingan, tidak boleh masuk ke area tersebut. Aturan ini harus ditegakkan," jelasnya.

 

Baca Juga: Kapolda Jatim: Pemda Fasilitasi Kelanjutan Belajar Santri Al-Khoziny

Tragedi ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny menyebabkan puluhan santri menjadi korban. Proses identifikasi korban dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya oleh tim DVI Polri, dokter forensik, serta tenaga ahli dari berbagai instansi.

 

Hingga Jumat pukul 13.56 WIB, tercatat sembilan korban meninggal dunia. Lima di antaranya sudah diserahkan kepada keluarga, sementara empat jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi. Polda Jatim menyatakan akan mempercepat proses identifikasi dan penyerahan jenazah kepada keluarga.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Sebelumnya, Kader PDIP Surabaya Ahmad Hidayat mengaku sempat dihujani pertanyaan dari sesama kader terkait absennya wajah Armuji di poster Soekarno Cup 2026.

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Dampak dari insiden kebakaran ini, akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Waspada! Ini Tanda Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Disepelekan

Apabila Anda mengalami batuk persisten yang tak kunjung membaik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Melalui program Rise and Speak, Polri mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan di sekitarnya.

Sentuhan Teknologi Digital NIC, Kunci PLN Nusantara Power Amankan Listrik Kemerdekaan RI

PLN NP terus berkomitmen mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission melalui target pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan (EBT).

Tegaskan Arsip Bukan Cuma Administrasi, Ning Ita Minta OPD Kota Mojokerto Genjot Kinerja

Pemkot Mojokerto menargetkan peningkatan kualitas kearsipan secara berkelanjutan. Target dalam RPJMD 2027 ditetapkan mencapai 82, atau setara dengan predikat A.