Selasa, 20 Okt 2026 02:50 WIB

DPRD Jatim Kritisi Gubernur Khofifah Soal Daerah Miskin dan Pengelolaan BUMD

Juru bicara Fraksi PAN, Suli Da’im
Juru bicara Fraksi PAN, Suli Da’im

selalu.id – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Timur mengkritik Gubernur Khofifah Indar Parawansa terkait kurangnya perhatian pada 17 kabupaten/kota di Jatim yang masih berada di garis kemiskinan. Kritik juga diarahkan pada pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai tidak optimal.

 

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Juru bicara Fraksi PAN, Suli Da’im, menyampaikan bahwa 17 kabupaten/kota tersebut masih membutuhkan dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi untuk mencari solusi.

 

“Ini menjadi PR kita semua. Kita perlu me-refresh kembali bahwa masih ada 17 kabupaten/kota yang perlu mendapatkan suntikan dari APBD,” ujar Suli, Rabu (1/10/2025).

 

Menurutnya, perhatian lebih dari gubernur dibutuhkan untuk mengatasi ketertinggalan ekonomi di daerah-daerah tersebut. Selain menyoroti persoalan kemiskinan, Fraksi PAN juga menyoroti tingginya belanja daerah yang mencapai Rp29,2 triliun, sementara pendapatan daerah lebih rendah yakni Rp28,2 triliun.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

 

Suli menduga salah satu penyebabnya adalah penempatan orang yang tidak memiliki kapasitas dalam mengelola BUMD. “BUMD harus mendapat perhatian serius. Jangan kemudian BUMD itu dijadikan tempat untuk menampung orang-orang yang tidak punya kapasitas dalam mengelolanya,” tegasnya.

 

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Ia menambahkan, beberapa fraksi lain juga menilai kinerja BUMD perlu dievaluasi. Fraksi PAN mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mencari solusi jika BUMD yang telah beroperasi puluhan tahun tidak mampu memberikan dividen kepada APBD.

 

“Buat apa kita menyuntikkan dana tapi tidak memberikan keuntungan kepada APBD, sehingga tidak hanya bergantung pada pajak rakyat yang selama ini menjadi satu-satunya jalan yang dilakukan Pemprov Jatim,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).