Jumat, 04 Sep 2026 12:41 WIB

DPRD Jatim Kritisi Gubernur Khofifah Soal Daerah Miskin dan Pengelolaan BUMD

Juru bicara Fraksi PAN, Suli Da’im
Juru bicara Fraksi PAN, Suli Da’im

selalu.id – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Timur mengkritik Gubernur Khofifah Indar Parawansa terkait kurangnya perhatian pada 17 kabupaten/kota di Jatim yang masih berada di garis kemiskinan. Kritik juga diarahkan pada pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai tidak optimal.

 

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Juru bicara Fraksi PAN, Suli Da’im, menyampaikan bahwa 17 kabupaten/kota tersebut masih membutuhkan dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi untuk mencari solusi.

 

“Ini menjadi PR kita semua. Kita perlu me-refresh kembali bahwa masih ada 17 kabupaten/kota yang perlu mendapatkan suntikan dari APBD,” ujar Suli, Rabu (1/10/2025).

 

Menurutnya, perhatian lebih dari gubernur dibutuhkan untuk mengatasi ketertinggalan ekonomi di daerah-daerah tersebut. Selain menyoroti persoalan kemiskinan, Fraksi PAN juga menyoroti tingginya belanja daerah yang mencapai Rp29,2 triliun, sementara pendapatan daerah lebih rendah yakni Rp28,2 triliun.

Baca Juga: Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

 

Suli menduga salah satu penyebabnya adalah penempatan orang yang tidak memiliki kapasitas dalam mengelola BUMD. “BUMD harus mendapat perhatian serius. Jangan kemudian BUMD itu dijadikan tempat untuk menampung orang-orang yang tidak punya kapasitas dalam mengelolanya,” tegasnya.

 

Baca Juga: PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Ia menambahkan, beberapa fraksi lain juga menilai kinerja BUMD perlu dievaluasi. Fraksi PAN mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mencari solusi jika BUMD yang telah beroperasi puluhan tahun tidak mampu memberikan dividen kepada APBD.

 

“Buat apa kita menyuntikkan dana tapi tidak memberikan keuntungan kepada APBD, sehingga tidak hanya bergantung pada pajak rakyat yang selama ini menjadi satu-satunya jalan yang dilakukan Pemprov Jatim,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.