Jumat, 05 Jun 2026 11:17 WIB

Ini Daftar Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

selalu.id – Sebuah bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, ambruk pada Senin (29/9/2025) sore. Peristiwa ini terjadi saat 172 santri tengah melaksanakan shalat di aula. Satu santri meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.

 

Baca Juga: Angin Kencang di Surabaya, Pohon Tumbang Timpa Ojol dan Penumpang

Proses evakuasi masih berlangsung hingga Senin malam. Petugas gabungan dari SAR, pemadam kebakaran, relawan, dan aparat setempat terus berupaya mencari korban yang terjebak di reruntuhan.

 

Bupati Sidoarjo, Subandi, yang meninjau lokasi, menyatakan alat berat dan ambulans dikerahkan untuk mempercepat evakuasi. "Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengevakuasi seluruh korban," ujarnya.

 

Korban meninggal diketahui bernama Alvian Ibrahim (11), santri asal Bangkalan, Madura. Jenazahnya telah dibawa ke rumah sakit untuk identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga.

 

Hingga pukul 19.00 WIB, tercatat 87 santri telah dievakuasi ke tiga rumah sakit. Sebagian besar mengalami luka ringan, namun sejumlah korban mengalami patah tulang dan luka serius.

 

Daftar korban:

 

RSUD Sidoarjo (34 orang)

 

Luka ringan: Salman, Felix (Sepanjang, Sidoarjo), M. Ajam (Gedangan, Sidoarjo), Nur Fuadi Sholikin, Fahri Busaini, Sahrul, Akhmad Sauki (Kranggan, Sidoarjo), M. Nur Aidi, Zainul Fatih (Malang), Abdul Waras (Bangkalan), M. Khadafi (Surabaya), Amir Rayan (Surabaya), Abdul Wahib Ramadani (Surabaya).

 

Luka berat: M. Faris (patah tulang kaki, Surabaya), Muhaimin (patah tulang, Bangkalan), Muddar Sahid, Abdul Bahri.

 

Dalam penanganan: M. Riduwan, M. Alif Al Bustomi, M. Ridowandi, M. Ali Zaenal Abidin, M. Zaki Ibrahim, M. Wafil Abdillah, Ach. Ikbal, Irfan Maulana, M Fahri Ahmad Dani, Mifta, A. Saiful, Yudha Andra, Khoirul Anam, Alfian Aldiansah, Ach. Uluwan Muktar, Alfian Aldi, Dahrian.

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

 

 

RS Siti Hajar (45 orang)

 

Luka ringan: Rosman, Muhammad, Irfan, Daffa, Iklil, Yasin, Izul, Abdul Latif, Nafi, Malki, M. Haikal, M. Alif, Soki, Ezar, Riski Maulana, Rohan, Fahri, Havid, Kusri, Riski M, Miftakul Ulum.

 

Luka sedang: Saka, Rama, Rizky P, Baim, Fawaid, Ikmal, Aldi, Nasril, Ifan, Kelvin, Syafillah, Farhan, Farel, Haikal, Agus, Dimas, Aril, Rafa, Alfin, M Fatur R, Idul Hafid, Farid.

 

Luka berat: Furqon.

 

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

RS Delta Surya Sidoarjo (4 orang)

 

Dalam perawatan: Bahrul Ulum, Ahmadi, Nabil, M. Nasih.

 

 

Proses evakuasi berlangsung dramatis dengan petugas menembus reruntuhan bangunan yang gelap dan berbahaya. Lampu sorot digunakan untuk membantu pencarian.

 

Penyebab ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny belum dapat dipastikan. Pihak berwenang telah memulai penyelidikan untuk mengetahui faktor penyebab.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.