Senin, 19 Okt 2026 03:29 WIB

Demo Pemuda-Mahasiswa Soroti Dugaan Kejanggalan APBD Surabaya 2025, Massa Dihadang Preman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Sep 2025 20:56 WIB

selalu.id – Ratusan massa dari Solidaritas Pemuda-Mahasiswa Merah Putih (SPM-MP) Jawa Timur menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Surabaya, Kamis (25/9/2025).

 

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Mereka menyoroti sejumlah pos belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang dinilai janggal dan rawan pemborosan. Dari belanja makan-minum hingga utang daerah, massa aksi menilai pengelolaan APBD Surabaya perlu dibuka secara transparan.

 

Selama tiga jam berorasi, rombongan mahasiswa akhirnya ditemui jajaran pejabat Pemkot Surabaya. Hadir antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra M Fikser, Sekretaris Bappedalitbang Dwija Wardhana, Kepala Bakesbangpol Tundjung Iswandaru, dan Kepala Satpol PP M Zaini.

 

Namun suasana sempat ricuh. Sekelompok orang yang diduga preman masuk ke tengah massa aksi dan menghadang peserta untuk masuk ke halaman Balai Kota.

 

Koordinator lapangan aksi, A Sholeh, mengecam keras insiden tersebut. Menurutnya, demonstrasi yang sejak awal berjalan damai malah terkesan mendapat intervensi.

 

Baca Juga: Kikis Stigma Sarang Narkoba, Pemkot Surabaya Siap Sulap Jalan Kunti jadi Kampung Bersinar

“Kehadiran mereka di tengah massa aksi jelas menghalangi jalannya demonstrasi. Padahal aksi ini murni menyampaikan aspirasi dengan data dan kajian ilmiah,” tegas Sholeh.

 

Ia menilai kemunculan kelompok itu tak bisa dilepaskan dari sikap Pemkot Surabaya yang terkesan enggan menerima kritik.

 

“Kalau ini dibiarkan, bisa jadi preseden buruk bagi kebebasan berpendapat di Surabaya. Pemerintah seharusnya membuka ruang dialog, bukan mengintimidasi suara masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga: Satpol PP Ancam Razia Warung Remang Bandel di Surabaya, RT-RW Wajib Catat

 

Menurut Sholeh, kritik terhadap APBD adalah bentuk partisipasi publik. Ia menegaskan, setiap rupiah uang rakyat harus jelas peruntukannya dan benar-benar dipakai untuk kepentingan warga.

 

“Ini bukan soal kontra pemerintah, tapi memastikan anggaran tidak salah sasaran. Kritik adalah bagian dari kontrol sosial,” pungkasnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.