Senin, 19 Okt 2026 23:39 WIB

Kader PDIP Surabaya Bagikan Beras untuk Warga Paling Rentan Terdampak Corona

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Apr 2020 14:25 WIB

Surabaya (selalu.id) - Kader-kader PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya mendistribusikan paket beras kepada keluarga-keluarga yang paling rentan akibat dampak wabah Corona (Covid-19). Paket beras diantar dari rumah ke rumah.

“Menghadapi wabah Corona, PDI Perjuangan menggerakkan gotong-royong di masyarakat. Solidaritas sosial. Saling berbagi dan membantu, terhadap warga yang paling rentan akibat krisis ini,” kata Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Sabtu (4/4/2020).

Baca Juga: Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Wabah Corona, kata dia, telah menimbulkan berbagai efek. Secara ekonomi, praktis mengalami pelambatan. Di lapisan paling rentan, misalnya, para pekerja harian terancam tidak bisa bekerja. Pedagang tidak bisa berjualan. Tenaga serabutan, tidak bisa mendapat penghasilan.

Ia menjelaskan, pemerintah telah merancang skema kebijakan jaring pengaman sosial untuk masyarakat, dengan alokasi anggaran di tingkat nasional, provinsi dan Kota Surabaya.

“Kawan-kawan Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Surabaya, DPRD Jatim dan DPR-RI yang berasal daerah pemilihan Surabaya, juga ikut bergotong-royong mengumpulkan dana. Hasilnya, kami putuskan untuk membeli beras untuk dibagikan pada lapisan sosial yang paling rentan,” kata Adi.

Menurut Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, Achmad Hidayat, tahap pertama pembagian beras dilakukan di 5 kecamatan, yakni Gubeng, Semampir, Tenggilis Mejoyo, Tandes dan Sawahan.

“Kami membeli paket beras premium dari Bulog sebesar 1,250 ton. Kami bagi 5 kecamatan, masing-masing mendapatkan 50 paket beras,” ujar Achmad Hidayat.

Baca Juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

Penyaluran melalui pengurus PDIP di tingkat kecamatan dan kelurahan masing-masing. “Kawan-kawan pengurus kecamatan dan kelurahan yang paling tahu kondisi warga setempat. Ini sekaligus menggerakkan mesin partai di saat krisis Corona,” ujar Achmad.

Sebelumnya PDIP Kota Surabaya melakukan aksi sosial dengan memproduksi dan membagi-bagikan minuman rempah-rempah dan telur rebus. Juga melakukan penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat ibadah, balai pertemuan warga, dan kampung-kampung pemukiman padat penduduk.

Di Kecamatan Tandes, kader-kader PDIP bergerilya keluar masuk kampung menghantar paket beras bagi keluarga tidak mampu dan janda tidak mampu.

Baca Juga: Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji

“Warga bersyukur, karena PDI Perjuangan hadir di saat krisis yang dihadapi rakyat. Rakyat merasakan langsung, kami tidak hanya hadir di saat Pemilu saja,” kata Heri Achmad Wiyono, Ketua PAC PDIP Tandes.

Juga di Kecamatan Gubeng dan Tenggilis Mejoyo, Sawahan dan Semampir. Kader-kader PDIP bergerak ke kampung-kampung untuk membagikan beras bagi keluarga tidak mampu.

“Kami tidak menciptakan kerumunan, tapi kami datang door to door, menemui warga,” kata Sutarto, Ketua PAC PDIP Gubeng.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).