Senin, 02 Feb 2026 08:51 WIB

Kader PDIP Surabaya Bagikan Beras untuk Warga Paling Rentan Terdampak Corona

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Apr 2020 14:25 WIB

Surabaya (selalu.id) - Kader-kader PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya mendistribusikan paket beras kepada keluarga-keluarga yang paling rentan akibat dampak wabah Corona (Covid-19). Paket beras diantar dari rumah ke rumah.

“Menghadapi wabah Corona, PDI Perjuangan menggerakkan gotong-royong di masyarakat. Solidaritas sosial. Saling berbagi dan membantu, terhadap warga yang paling rentan akibat krisis ini,” kata Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Sabtu (4/4/2020).

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Wabah Corona, kata dia, telah menimbulkan berbagai efek. Secara ekonomi, praktis mengalami pelambatan. Di lapisan paling rentan, misalnya, para pekerja harian terancam tidak bisa bekerja. Pedagang tidak bisa berjualan. Tenaga serabutan, tidak bisa mendapat penghasilan.

Ia menjelaskan, pemerintah telah merancang skema kebijakan jaring pengaman sosial untuk masyarakat, dengan alokasi anggaran di tingkat nasional, provinsi dan Kota Surabaya.

“Kawan-kawan Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Surabaya, DPRD Jatim dan DPR-RI yang berasal daerah pemilihan Surabaya, juga ikut bergotong-royong mengumpulkan dana. Hasilnya, kami putuskan untuk membeli beras untuk dibagikan pada lapisan sosial yang paling rentan,” kata Adi.

Menurut Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, Achmad Hidayat, tahap pertama pembagian beras dilakukan di 5 kecamatan, yakni Gubeng, Semampir, Tenggilis Mejoyo, Tandes dan Sawahan.

“Kami membeli paket beras premium dari Bulog sebesar 1,250 ton. Kami bagi 5 kecamatan, masing-masing mendapatkan 50 paket beras,” ujar Achmad Hidayat.

Baca Juga: Hadapi Maraknya Korupsi, PDIP Perkuat Sistem Antipolitik Uang

Penyaluran melalui pengurus PDIP di tingkat kecamatan dan kelurahan masing-masing. “Kawan-kawan pengurus kecamatan dan kelurahan yang paling tahu kondisi warga setempat. Ini sekaligus menggerakkan mesin partai di saat krisis Corona,” ujar Achmad.

Sebelumnya PDIP Kota Surabaya melakukan aksi sosial dengan memproduksi dan membagi-bagikan minuman rempah-rempah dan telur rebus. Juga melakukan penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat ibadah, balai pertemuan warga, dan kampung-kampung pemukiman padat penduduk.

Di Kecamatan Tandes, kader-kader PDIP bergerilya keluar masuk kampung menghantar paket beras bagi keluarga tidak mampu dan janda tidak mampu.

Baca Juga: Curhatan Hasto Kristiyanto Saat Berada di Tahanan KPK

“Warga bersyukur, karena PDI Perjuangan hadir di saat krisis yang dihadapi rakyat. Rakyat merasakan langsung, kami tidak hanya hadir di saat Pemilu saja,” kata Heri Achmad Wiyono, Ketua PAC PDIP Tandes.

Juga di Kecamatan Gubeng dan Tenggilis Mejoyo, Sawahan dan Semampir. Kader-kader PDIP bergerak ke kampung-kampung untuk membagikan beras bagi keluarga tidak mampu.

“Kami tidak menciptakan kerumunan, tapi kami datang door to door, menemui warga,” kata Sutarto, Ketua PAC PDIP Gubeng.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.