Kamis, 24 Sep 2026 20:43 WIB

Rencana Utang Surabaya Turun Jadi Rp1,5 T, DPRD: Pendidikan dan Kesehatan Harus Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Sep 2025 10:39 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai

selalu.id – Rencana pinjaman Pemkot Surabaya tahun 2026 mengalami koreksi dari Rp2,9 triliun menjadi Rp1,5 triliun setelah mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

 

Baca Juga: Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, mengatakan perubahan itu dilakukan agar Pemkot tidak kewalahan membayar cicilan. Koreksi angka dilakukan setelah konsultasi dengan Kementerian PPN/Bappenas.

 

“Yang sebelumnya Rp2,9 triliun, saat ini rencana utang menjadi Rp1,5 triliun. Ada proyek yang ditunda, seperti pembangunan Jalan Dharma Husada dan Jembatan Kalimakmur, yang akan diajukan kembali pada 2027,” kata Bahtiyar, Rabu (24/9/2025).

 

Pinjaman Rp1,5 triliun tetap dialokasikan untuk infrastruktur strategis, yakni pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), pelebaran jalan Wiyung, Diversi Gunung Sari, pemasangan lampu penerangan jalan umum, serta penanganan genangan.

 

Rencana itu akan bersumber dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp1,145 triliun dan Bank Jatim sebesar Rp417 miliar.

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

 

Meski mendukung, Bahtiyar menegaskan DPRD Surabaya ingin mengetahui strategi rinci Pemkot dalam membayar cicilan. Ia mengingatkan agar beban utang tidak mengganggu program prioritas, khususnya pendidikan dan kesehatan.

 

“Jangan sampai program rutin terpangkas hanya karena cicilan pinjaman. Kesehatan dan pendidikan harus tetap aman,” tegas politisi Gerindra itu.

Baca Juga: Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

 

Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Pemkot dijadwalkan Kamis (25/9) dan Senin (29/9) untuk membahas detail skema bunga, cicilan, hingga strategi pelunasan.

 

Bahtiyar optimistis Pemkot mampu melunasi pinjaman dengan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Masih ada dua sektor PAD yang bisa digarap lebih serius, yakni pemanfaatan aset dan pajak parkir kendaraan,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.