Sabtu, 20 Jun 2026 01:59 WIB

Rencana Utang Surabaya Turun Jadi Rp1,5 T, DPRD: Pendidikan dan Kesehatan Harus Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Sep 2025 10:39 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai

selalu.id – Rencana pinjaman Pemkot Surabaya tahun 2026 mengalami koreksi dari Rp2,9 triliun menjadi Rp1,5 triliun setelah mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

 

Baca Juga: Sensus Ekonomi jadi Penentu Program UMKM Surabaya

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, mengatakan perubahan itu dilakukan agar Pemkot tidak kewalahan membayar cicilan. Koreksi angka dilakukan setelah konsultasi dengan Kementerian PPN/Bappenas.

 

“Yang sebelumnya Rp2,9 triliun, saat ini rencana utang menjadi Rp1,5 triliun. Ada proyek yang ditunda, seperti pembangunan Jalan Dharma Husada dan Jembatan Kalimakmur, yang akan diajukan kembali pada 2027,” kata Bahtiyar, Rabu (24/9/2025).

 

Pinjaman Rp1,5 triliun tetap dialokasikan untuk infrastruktur strategis, yakni pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), pelebaran jalan Wiyung, Diversi Gunung Sari, pemasangan lampu penerangan jalan umum, serta penanganan genangan.

 

Rencana itu akan bersumber dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp1,145 triliun dan Bank Jatim sebesar Rp417 miliar.

Baca Juga: Konflik Lahan Gereja Bethany Surabaya Kini Mulai Temui Solusi, Pemkot Jamin Begini

 

Meski mendukung, Bahtiyar menegaskan DPRD Surabaya ingin mengetahui strategi rinci Pemkot dalam membayar cicilan. Ia mengingatkan agar beban utang tidak mengganggu program prioritas, khususnya pendidikan dan kesehatan.

 

“Jangan sampai program rutin terpangkas hanya karena cicilan pinjaman. Kesehatan dan pendidikan harus tetap aman,” tegas politisi Gerindra itu.

Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Bawa Tuntutan Mahasiswa ke Pusat

 

Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Pemkot dijadwalkan Kamis (25/9) dan Senin (29/9) untuk membahas detail skema bunga, cicilan, hingga strategi pelunasan.

 

Bahtiyar optimistis Pemkot mampu melunasi pinjaman dengan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Masih ada dua sektor PAD yang bisa digarap lebih serius, yakni pemanfaatan aset dan pajak parkir kendaraan,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Rayakan Ulang Tahun Berujung Nyawa

Saat ini polisi masih mendalami kronologi kejadian dan memburu pelaku pembacokan yang menyebabkan pelajar meninggal dunia dan satu korban lainnya terluka.

Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat, Ketua DPRD Jatim Diminta Mundur dari Jabatannya

Pernyataan itu dilontarkan para mahasiswa saat Musyafak menemui langsung dan memberikan statment yang dirasa tidak berpihak kepada masyarakat.

Diduga Gegara Lilin, Rumah di Karanglo Probolinggo Ludes Terbakar ‎

Dalam proses pemadaman, ‎petugas damkar menerjunkan sebanyak empat armada. ‎Api kemudian berhasil dipadamkan setelah sekitar tiga puluh menit.

Menilik Magisnya Tradisi Grebeg Suro di Sidoarjo

Grebeg Suro diawali dengan ziarah ke makam para pendiri Kabupaten Sidoarjo sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa membangun daerah.

Detik-detik Menegangkan Evakuasi Balita 3 Tahun Terkunci dalam Mobil di Mojokerto

Proses evakuasi berjalan sekitar satu jam. Balita itu kemudian berhasil dikeluarkan dari mobil setelah memanggil tukang kunci dan Damkar BPBD serta relawan.

DPRD Jatim Desak Pemprov Segera Isi Kekosongan Jabatan Kepala Dinas

Kondisi tersebut dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi mengganggu efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.