Kamis, 06 Agu 2026 02:33 WIB

Rencana Utang Surabaya Turun Jadi Rp1,5 T, DPRD: Pendidikan dan Kesehatan Harus Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Sep 2025 10:39 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai

selalu.id – Rencana pinjaman Pemkot Surabaya tahun 2026 mengalami koreksi dari Rp2,9 triliun menjadi Rp1,5 triliun setelah mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

 

Baca Juga: Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, mengatakan perubahan itu dilakukan agar Pemkot tidak kewalahan membayar cicilan. Koreksi angka dilakukan setelah konsultasi dengan Kementerian PPN/Bappenas.

 

“Yang sebelumnya Rp2,9 triliun, saat ini rencana utang menjadi Rp1,5 triliun. Ada proyek yang ditunda, seperti pembangunan Jalan Dharma Husada dan Jembatan Kalimakmur, yang akan diajukan kembali pada 2027,” kata Bahtiyar, Rabu (24/9/2025).

 

Pinjaman Rp1,5 triliun tetap dialokasikan untuk infrastruktur strategis, yakni pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), pelebaran jalan Wiyung, Diversi Gunung Sari, pemasangan lampu penerangan jalan umum, serta penanganan genangan.

 

Rencana itu akan bersumber dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp1,145 triliun dan Bank Jatim sebesar Rp417 miliar.

Baca Juga: Di Balik Pagar Besi Mal Surabaya, DPRD Endus Adanya Kekhawatiran

 

Meski mendukung, Bahtiyar menegaskan DPRD Surabaya ingin mengetahui strategi rinci Pemkot dalam membayar cicilan. Ia mengingatkan agar beban utang tidak mengganggu program prioritas, khususnya pendidikan dan kesehatan.

 

“Jangan sampai program rutin terpangkas hanya karena cicilan pinjaman. Kesehatan dan pendidikan harus tetap aman,” tegas politisi Gerindra itu.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

 

Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Pemkot dijadwalkan Kamis (25/9) dan Senin (29/9) untuk membahas detail skema bunga, cicilan, hingga strategi pelunasan.

 

Bahtiyar optimistis Pemkot mampu melunasi pinjaman dengan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Masih ada dua sektor PAD yang bisa digarap lebih serius, yakni pemanfaatan aset dan pajak parkir kendaraan,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Langkah Tegas Polres Pasuruan Usut Tuntas Tewasnya Terduga Pelaku Judol di Beji

Hasil dari pemeriksaan internal ini nantinya juga bakal dibuka secara terbuka kepada publik sebagai wujud transparansi institusi.