Sabtu, 06 Jun 2026 09:53 WIB

"Surabaya Merah Putih" Teatrikal Perobekan Bendera di Hotel Majapahit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 21 Sep 2025 20:54 WIB

Selalu.id– Teatrikal kolosal perobekan bendera “Surabaya Merah Putih” di depan Hotel Majapahit, Minggu (21/9/2025), bukan sekadar tontonan sejarah, melainkan juga ajakan untuk kembali merenungkan arti perjuangan.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau yang akrab disapa Cak Yebe, ikut tampil membacakan narasi heroik peristiwa 19 September 1945. Dengan suara lantang, ia mengingatkan bahwa perobekan bendera Belanda di atap Hotel Yamato adalah simbol keberanian arek-arek Suroboyo mempertahankan kemerdekaan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

“Perobekan bendera di Hotel Yamato adalah pesan abadi bahwa rakyat Surabaya tidak pernah tunduk pada penjajahan. Spirit ini harus diwariskan kepada generasi muda, agar mereka bukan hanya mengenang, tapi juga mengamalkan nilai persatuan dan keberanian,” tegas Cak Yebe.

Sebagai Ketua Komisi A DPRD yang membidangi pemerintahan dan hukum, ia menilai kegiatan ini sejalan dengan tugas dewan dalam merawat nilai kebangsaan. “DPRD tidak hanya membuat regulasi, tapi juga ikut menjaga nasionalisme masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Tak hanya Cak Yebe, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga turut berperan dalam pertunjukan, memerankan Residen Soedirman, tokoh penting dalam peristiwa bersejarah itu. Kehadirannya membuat teatrikal semakin hidup dan khidmat.

Selain itu, Kapolrestabes Surabaya, Sekda Kota Surabaya Lilik Arijanto, hingga sejumlah kepala OPD juga ikut memerankan tokoh-tokoh pejuang. Keterlibatan mereka menjadi simbol kebersamaan lintas elemen dalam menjaga ingatan sejarah.

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

Ratusan seniman, pelajar, dan komunitas sejarah ikut ambil bagian dalam pertunjukan yang disaksikan ribuan warga. Puncaknya, momen perobekan warna biru bendera Belanda disambut pekik “Merdeka!” dari penonton yang memadati kawasan Hotel Majapahit.

Bagi Cak Yebe, pekikan itu bukan hanya seremonial, tapi pengingat nyata bahwa semangat perjuangan arek Suroboyo tak boleh padam. “Tugas kita hari ini adalah meneruskan perjuangan itu dalam menjaga demokrasi, persatuan, dan keadilan bagi seluruh warga,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.