Kamis, 22 Okt 2026 23:42 WIB

"Surabaya Merah Putih" Teatrikal Perobekan Bendera di Hotel Majapahit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 21 Sep 2025 20:54 WIB

Selalu.id– Teatrikal kolosal perobekan bendera “Surabaya Merah Putih” di depan Hotel Majapahit, Minggu (21/9/2025), bukan sekadar tontonan sejarah, melainkan juga ajakan untuk kembali merenungkan arti perjuangan.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau yang akrab disapa Cak Yebe, ikut tampil membacakan narasi heroik peristiwa 19 September 1945. Dengan suara lantang, ia mengingatkan bahwa perobekan bendera Belanda di atap Hotel Yamato adalah simbol keberanian arek-arek Suroboyo mempertahankan kemerdekaan.

Baca Juga: Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

“Perobekan bendera di Hotel Yamato adalah pesan abadi bahwa rakyat Surabaya tidak pernah tunduk pada penjajahan. Spirit ini harus diwariskan kepada generasi muda, agar mereka bukan hanya mengenang, tapi juga mengamalkan nilai persatuan dan keberanian,” tegas Cak Yebe.

Sebagai Ketua Komisi A DPRD yang membidangi pemerintahan dan hukum, ia menilai kegiatan ini sejalan dengan tugas dewan dalam merawat nilai kebangsaan. “DPRD tidak hanya membuat regulasi, tapi juga ikut menjaga nasionalisme masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Tak hanya Cak Yebe, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga turut berperan dalam pertunjukan, memerankan Residen Soedirman, tokoh penting dalam peristiwa bersejarah itu. Kehadirannya membuat teatrikal semakin hidup dan khidmat.

Selain itu, Kapolrestabes Surabaya, Sekda Kota Surabaya Lilik Arijanto, hingga sejumlah kepala OPD juga ikut memerankan tokoh-tokoh pejuang. Keterlibatan mereka menjadi simbol kebersamaan lintas elemen dalam menjaga ingatan sejarah.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Ratusan seniman, pelajar, dan komunitas sejarah ikut ambil bagian dalam pertunjukan yang disaksikan ribuan warga. Puncaknya, momen perobekan warna biru bendera Belanda disambut pekik “Merdeka!” dari penonton yang memadati kawasan Hotel Majapahit.

Bagi Cak Yebe, pekikan itu bukan hanya seremonial, tapi pengingat nyata bahwa semangat perjuangan arek Suroboyo tak boleh padam. “Tugas kita hari ini adalah meneruskan perjuangan itu dalam menjaga demokrasi, persatuan, dan keadilan bagi seluruh warga,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanjunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk