Rabu, 22 Jul 2026 08:14 WIB

"Surabaya Merah Putih" Teatrikal Perobekan Bendera di Hotel Majapahit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 21 Sep 2025 20:54 WIB

Selalu.id– Teatrikal kolosal perobekan bendera “Surabaya Merah Putih” di depan Hotel Majapahit, Minggu (21/9/2025), bukan sekadar tontonan sejarah, melainkan juga ajakan untuk kembali merenungkan arti perjuangan.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau yang akrab disapa Cak Yebe, ikut tampil membacakan narasi heroik peristiwa 19 September 1945. Dengan suara lantang, ia mengingatkan bahwa perobekan bendera Belanda di atap Hotel Yamato adalah simbol keberanian arek-arek Suroboyo mempertahankan kemerdekaan.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

“Perobekan bendera di Hotel Yamato adalah pesan abadi bahwa rakyat Surabaya tidak pernah tunduk pada penjajahan. Spirit ini harus diwariskan kepada generasi muda, agar mereka bukan hanya mengenang, tapi juga mengamalkan nilai persatuan dan keberanian,” tegas Cak Yebe.

Sebagai Ketua Komisi A DPRD yang membidangi pemerintahan dan hukum, ia menilai kegiatan ini sejalan dengan tugas dewan dalam merawat nilai kebangsaan. “DPRD tidak hanya membuat regulasi, tapi juga ikut menjaga nasionalisme masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Tak hanya Cak Yebe, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga turut berperan dalam pertunjukan, memerankan Residen Soedirman, tokoh penting dalam peristiwa bersejarah itu. Kehadirannya membuat teatrikal semakin hidup dan khidmat.

Selain itu, Kapolrestabes Surabaya, Sekda Kota Surabaya Lilik Arijanto, hingga sejumlah kepala OPD juga ikut memerankan tokoh-tokoh pejuang. Keterlibatan mereka menjadi simbol kebersamaan lintas elemen dalam menjaga ingatan sejarah.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Ratusan seniman, pelajar, dan komunitas sejarah ikut ambil bagian dalam pertunjukan yang disaksikan ribuan warga. Puncaknya, momen perobekan warna biru bendera Belanda disambut pekik “Merdeka!” dari penonton yang memadati kawasan Hotel Majapahit.

Bagi Cak Yebe, pekikan itu bukan hanya seremonial, tapi pengingat nyata bahwa semangat perjuangan arek Suroboyo tak boleh padam. “Tugas kita hari ini adalah meneruskan perjuangan itu dalam menjaga demokrasi, persatuan, dan keadilan bagi seluruh warga,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.