Selasa, 27 Okt 2026 15:59 WIB

Bukan Hiu-Buaya, Begini Makna Ikon Baru Monumen Ayam di Lidah Wetan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 21 Sep 2025 20:51 WIB

Selalu.id– Ikon baru hadir di Lidah Wetan, bukan patung hiu dan buaya yang biasa jadi simbol Surabaya, melainkan monumen Ayam Jago yang berdiri gagah. 

Bukan sekadar hiasan, monumen ini menyimpan kisah perjuangan Raden Sawunggaling, pahlawan legendaris yang diyakini sebagai cikal bakal lahirnya Kota Pahlawan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Temukan Masalah, Pembangunan Kos 6 Lantai di Benowo Disetop

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan monumen ini dibangun untuk mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, akan sejarah luhur Surabaya. “Patung itu menunjukkan Surabaya ini tidak bisa lepas dari Sawunggaling. Jadi, Surabaya itu ceritanya berasal dari Joko Bereg,” kata Eri, Minggu (21//9/2025).

Joko Bereg, nama lain dari Raden Sawunggaling, dalam kisah turun-temurun datang ke Surabaya bersama ayam jagonya untuk mencari ayah kandungnya, Adipati Jayengrono. Kedatangannya disambut tantangan dari dua saudara tirinya, Sawungrana dan Sawungsari. Identitas Joko Bereg akhirnya terbukti lewat adu ayam, yang dimenangkan oleh ayam jagonya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Pemkot Perhatikan Karakteristik Rute dan Nasib Driver Feeder Wira Wiri

Menurut Eri, semangat perjuangan itulah yang ingin dihidupkan kembali lewat monumen ini. “Dengan patung itu, dimunculkan kembali semangat arek Surabaya, semangat Sawunggaling. Kita diingatkan bagaimana beliau babat alas, membuka lahan Surabaya,” ujarnya.

Lebih dari sekadar mengenang sejarah, monumen Ayam Jago juga menjadi simbol persatuan, kekeluargaan, sekaligus keberanian melawan penjajah. “Semangat kita adalah kembali seperti dulu. Dijaga persatuannya, dijaga keamanannya, dijaga kekeluargaannya,” tegas Eri.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Lokasinya yang berada tak jauh dari makam Raden Sawunggaling, membuat monumen ini terasa semakin sakral. Eri menyebut, keberadaan patung ini sekaligus membuka peluang destinasi baru di kawasan Lidah Wetan.

“Monumen ini bukan hanya pengingat bagi warga Surabaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisatawan yang ingin menelusuri jejak sejarah Kota Pahlawan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Suami Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan bermula saat pelaku menerima telepon dari istri sahnya yang meminta dijemput di stasiun.

Polisi Ungkap Suami yang Bunuh Istri Siri dan Anaknya di Madiun Miliki IQ di Atas Rata-rata

"Tersangka ini bersifat superior," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Roy Sihombing.

Motif Dibalik Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Jenazah Dimutilasi, Dibakar dan Digiling

Anak korban yang berusia 4 tahun juga dihabisi dengan cara yang sama di dalam kendaraan pelaku.

Dibekuk Persebaya 3-1, Pelatih Madura United Soroti Keputusan Wasit

Meski menyayangkan keputusan wasit, Ze Gomes tetap mengakui keunggulan Bajul Ijo di 45 menit awal.

Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, 25 Tahun Penantian Inggris Tuntas

Kane mengalahkan nama-nama besar seperti Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.

Top 5 Berita: Aksi Sadis Suami Siri hingga Dua Truk Kecelakaan di Mojokerto

Pembaca tertarik berita peristiwa hingga olahraga.