Selasa, 21 Jul 2026 17:32 WIB

Bukan Hiu-Buaya, Begini Makna Ikon Baru Monumen Ayam di Lidah Wetan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 21 Sep 2025 20:51 WIB

Selalu.id– Ikon baru hadir di Lidah Wetan, bukan patung hiu dan buaya yang biasa jadi simbol Surabaya, melainkan monumen Ayam Jago yang berdiri gagah. 

Bukan sekadar hiasan, monumen ini menyimpan kisah perjuangan Raden Sawunggaling, pahlawan legendaris yang diyakini sebagai cikal bakal lahirnya Kota Pahlawan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan monumen ini dibangun untuk mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, akan sejarah luhur Surabaya. “Patung itu menunjukkan Surabaya ini tidak bisa lepas dari Sawunggaling. Jadi, Surabaya itu ceritanya berasal dari Joko Bereg,” kata Eri, Minggu (21//9/2025).

Joko Bereg, nama lain dari Raden Sawunggaling, dalam kisah turun-temurun datang ke Surabaya bersama ayam jagonya untuk mencari ayah kandungnya, Adipati Jayengrono. Kedatangannya disambut tantangan dari dua saudara tirinya, Sawungrana dan Sawungsari. Identitas Joko Bereg akhirnya terbukti lewat adu ayam, yang dimenangkan oleh ayam jagonya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Menurut Eri, semangat perjuangan itulah yang ingin dihidupkan kembali lewat monumen ini. “Dengan patung itu, dimunculkan kembali semangat arek Surabaya, semangat Sawunggaling. Kita diingatkan bagaimana beliau babat alas, membuka lahan Surabaya,” ujarnya.

Lebih dari sekadar mengenang sejarah, monumen Ayam Jago juga menjadi simbol persatuan, kekeluargaan, sekaligus keberanian melawan penjajah. “Semangat kita adalah kembali seperti dulu. Dijaga persatuannya, dijaga keamanannya, dijaga kekeluargaannya,” tegas Eri.

Baca Juga: Kabar Gembira, Bayi Lahir Asli Surabaya Langsung Dapat Akta-KIA hingga KK Baru Gratis

Lokasinya yang berada tak jauh dari makam Raden Sawunggaling, membuat monumen ini terasa semakin sakral. Eri menyebut, keberadaan patung ini sekaligus membuka peluang destinasi baru di kawasan Lidah Wetan.

“Monumen ini bukan hanya pengingat bagi warga Surabaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisatawan yang ingin menelusuri jejak sejarah Kota Pahlawan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.