Selasa, 03 Feb 2026 20:32 WIB

Dua Kali Mangkir dari RDP, DPRD Surabaya Ancam Evaluasi Izin Mie Gacoan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Sep 2025 09:32 WIB

selalu.id – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Surabaya pada Selasa (16/9/2025) kembali berlangsung tanpa kehadiran manajemen PT Pesta Pora Abadi, pengelola Mie Gacoan. Untuk kedua kalinya undangan resmi dewan diabaikan.

 

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Absennya manajemen Mie Gacoan membuat kecewa Paguyuban Juru Parkir Surabaya (PJS) selaku pihak pengadu. Ketua PJS, Izul Fikri, menilai sikap tersebut tidak menghargai lembaga dewan.

 

“Dua kali diundang tapi tidak datang. Ini seakan mempermainkan kami. Dewan saja dibegitukan, apalagi jukir. Kami merasa sangat kecewa,” ujarnya.

 

Kuasa hukum PJS, Taufik, menambahkan pihaknya tidak ingin persoalan ini dipelintir seolah jukir menghambat investasi.

 

“Kami berterima kasih pada Komisi B yang men-support, tapi jangan sampai ada kesan jukir anti investasi. Ini hanya soal mis understanding, bukan politik,” jelasnya.

 

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Nada lebih keras datang dari anggota Komisi B, Budi Leksono. Ia menuding manajemen Mie Gacoan sengaja mengabaikan proses mediasi.

 

“Mereka mangkir, tapi surat pemutusan kerja sama dengan jukir tetap jalan. Warning kita jelas: selama mediasi berlangsung, manajemen dilarang ambil langkah sepihak,” tegasnya.

 

Ketua Komisi B DPRD Surabaya, M. Faridz Afif, menyayangkan sikap manajemen PT Pesta Pora Abadi. Dewan, kata dia, masih memberi kesempatan terakhir pada Selasa (23/9/2025).

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

 

“Kalau masih mangkir, kami akan rapat internal dengan pimpinan dewan. Salah satu opsi yang muncul adalah meninjau ulang seluruh perizinan mereka, mulai amdal lalin hingga legalitas outlet Mie Gacoan di Surabaya,” ujarnya.

 

Afif memastikan seluruh surat resmi dewan sudah diterima pihak manajemen yang berkantor pusat di Malang. Namun, ketidakhadiran dua kali ini membuat sorotan publik semakin tajam.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global.