Sabtu, 06 Jun 2026 06:24 WIB

Usai Kerusuhan Demo, 9.319 Warga Surabaya Ikut Ikrar Jogo Suroboyo

Jogo Suroboyo di Tugu Pahlawan
Jogo Suroboyo di Tugu Pahlawan

selalu.id – Ribuan warga Surabaya menggelar ikrar bersama bertajuk Jogo Suroboyo di Tugu Pahlawan, Kamis (4/9/2025). Aksi tersebut digagas sebagai respons atas kerusuhan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

 

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Sebanyak 9.319 warga dari berbagai elemen hadir, mulai dari PCNU, Muhammadiyah, Walubi, LDII, Karang Taruna, Pemuda Pusura, Pemuda Pancasila, Maluku Satu Rasa (M1R), Madura Asli (Madas), BEM universitas, Pramuka, komunitas ojek daring, hingga Ketua Satgas Kampung Pancasila RW. Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta sejumlah organisasi pencak silat juga turut serta.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Forkopimda menyaksikan langsung pembacaan ikrar.

 

"Saya matur nuwun, hari ini elemen Surabaya mengadakan ikrar Jogo Suroboyo. Saya yakin hari ini kita bisa menjaga Kota Surabaya dengan kekuatan agama, Pancasila dan kebersamaan," kata Wali Kota Eri.

Ia meminta warga bangkit kembali dengan membuka usaha, berdagang, dan beraktivitas seperti biasa. "Ayo kita berikan ketenangan di warga Kota Surabaya. Yang berdagang, silakan berdagang kembali, yang ingin berusaha, berusahalah kembali. Saya yakin njenengan semuanya adalah pahlawan Kota Surabaya yang akan menjaga kota ini," ujarnya.

 

Wali Kota Eri juga mengapresiasi warga yang menjaga lingkungannya saat kerusuhan. "Saya matur nuwun untuk warga Wonokromo dan Bubutan yang kemarin ketika terjadi tindakan anarkistis, mereka mempertahankan wilayahnya dengan perjuangan yang luar biasa," tuturnya.

Dalam ikrar bersama, terdapat lima poin yang disepakati. Menjaga Surabaya tetap aman, menguatkan identitas kota, menyampaikan aspirasi tanpa terprovokasi, menolak kekerasan, serta bersatu dalam harmoni.

 

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Pemkot Surabaya bersama warga juga sepakat menghidupkan kembali PAM Swakarsa melalui Kampung Pancasila.

 

“Kemarin sudah berjalan PAM Swakarsa, dengan Kampung Pancasila. Tuhan mengingatkan kita untuk mengembalikan lagi semangat itu. Maka siapapun yang merusak Surabaya, menyakiti Surabaya, saya yakin seluruh warga mulai hari ini akan bergerak," kata Eri.

Salah satu inisiator, Febryan Kiswanto dari Surabaya Youth Leader Forum, menyebut ikrar ini lahir dari dukungan elemen masyarakat, terutama generasi muda.

 

"Ikrar hari ini adalah bentuk dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan warga Kota Surabaya. Khususnya teman-teman muda ingin menyampaikan pesan kepada semua bahwa Surabaya hari ini sudah baik-baik saja dan akan terus berbenah untuk menjadi lebih baik," kata Febry.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

 

Ia menegaskan, momentum kerusuhan menjadi pengingat pentingnya gotong royong. "Maka hari ini kita ingin merapatkan barisan, memperbaiki apa yang kemudian kurang. Dan kami teman-teman muda berkomitmen untuk bersama-sama menjaga Kota Surabaya, maka tagline-nya adalah Jogo Suroboyo," ujarnya.

Febry menambahkan, ikrar ini juga membuka ruang bagi generasi muda untuk tetap berkarya. "Yang usaha tetap bisa jalan usahanya. Kemudian aktivitas belajar juga akan tetap belajar secara nyaman kembali," katanya.

 

Sebagai Ketua Karang Taruna Surabaya, Febry menegaskan organisasi pemuda menjadi bagian penting dari gerakan Jogo Suroboyo. "Surabaya Youth Leader Forum itu terdiri dari beberapa elemen pemuda. Nah, teman-teman elemen pemuda inilah yang menjadi inisiator, termasuk penyelenggara," pungkasnya. (ADV)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.