Minggu, 06 Sep 2026 23:45 WIB

Usai Kerusuhan Demo, 9.319 Warga Surabaya Ikut Ikrar Jogo Suroboyo

Jogo Suroboyo di Tugu Pahlawan
Jogo Suroboyo di Tugu Pahlawan

selalu.id – Ribuan warga Surabaya menggelar ikrar bersama bertajuk Jogo Suroboyo di Tugu Pahlawan, Kamis (4/9/2025). Aksi tersebut digagas sebagai respons atas kerusuhan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

 

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Sebanyak 9.319 warga dari berbagai elemen hadir, mulai dari PCNU, Muhammadiyah, Walubi, LDII, Karang Taruna, Pemuda Pusura, Pemuda Pancasila, Maluku Satu Rasa (M1R), Madura Asli (Madas), BEM universitas, Pramuka, komunitas ojek daring, hingga Ketua Satgas Kampung Pancasila RW. Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta sejumlah organisasi pencak silat juga turut serta.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Forkopimda menyaksikan langsung pembacaan ikrar.

 

"Saya matur nuwun, hari ini elemen Surabaya mengadakan ikrar Jogo Suroboyo. Saya yakin hari ini kita bisa menjaga Kota Surabaya dengan kekuatan agama, Pancasila dan kebersamaan," kata Wali Kota Eri.

Ia meminta warga bangkit kembali dengan membuka usaha, berdagang, dan beraktivitas seperti biasa. "Ayo kita berikan ketenangan di warga Kota Surabaya. Yang berdagang, silakan berdagang kembali, yang ingin berusaha, berusahalah kembali. Saya yakin njenengan semuanya adalah pahlawan Kota Surabaya yang akan menjaga kota ini," ujarnya.

 

Wali Kota Eri juga mengapresiasi warga yang menjaga lingkungannya saat kerusuhan. "Saya matur nuwun untuk warga Wonokromo dan Bubutan yang kemarin ketika terjadi tindakan anarkistis, mereka mempertahankan wilayahnya dengan perjuangan yang luar biasa," tuturnya.

Dalam ikrar bersama, terdapat lima poin yang disepakati. Menjaga Surabaya tetap aman, menguatkan identitas kota, menyampaikan aspirasi tanpa terprovokasi, menolak kekerasan, serta bersatu dalam harmoni.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Pemkot Surabaya bersama warga juga sepakat menghidupkan kembali PAM Swakarsa melalui Kampung Pancasila.

 

“Kemarin sudah berjalan PAM Swakarsa, dengan Kampung Pancasila. Tuhan mengingatkan kita untuk mengembalikan lagi semangat itu. Maka siapapun yang merusak Surabaya, menyakiti Surabaya, saya yakin seluruh warga mulai hari ini akan bergerak," kata Eri.

Salah satu inisiator, Febryan Kiswanto dari Surabaya Youth Leader Forum, menyebut ikrar ini lahir dari dukungan elemen masyarakat, terutama generasi muda.

 

"Ikrar hari ini adalah bentuk dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan warga Kota Surabaya. Khususnya teman-teman muda ingin menyampaikan pesan kepada semua bahwa Surabaya hari ini sudah baik-baik saja dan akan terus berbenah untuk menjadi lebih baik," kata Febry.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

 

Ia menegaskan, momentum kerusuhan menjadi pengingat pentingnya gotong royong. "Maka hari ini kita ingin merapatkan barisan, memperbaiki apa yang kemudian kurang. Dan kami teman-teman muda berkomitmen untuk bersama-sama menjaga Kota Surabaya, maka tagline-nya adalah Jogo Suroboyo," ujarnya.

Febry menambahkan, ikrar ini juga membuka ruang bagi generasi muda untuk tetap berkarya. "Yang usaha tetap bisa jalan usahanya. Kemudian aktivitas belajar juga akan tetap belajar secara nyaman kembali," katanya.

 

Sebagai Ketua Karang Taruna Surabaya, Febry menegaskan organisasi pemuda menjadi bagian penting dari gerakan Jogo Suroboyo. "Surabaya Youth Leader Forum itu terdiri dari beberapa elemen pemuda. Nah, teman-teman elemen pemuda inilah yang menjadi inisiator, termasuk penyelenggara," pungkasnya. (ADV)

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.