Senin, 02 Feb 2026 22:23 WIB

Begini Kronologi Kasus Mutilasi Pacet sebelum Jasad Korban Dipotong Ratusan Bagian

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Selasa, 09 Sep 2025 14:00 WIB
Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan peristiwa
Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan peristiwa

selalu.id – Kasus mutilasi yang menggemparkan Mojokerto kembali diungkap lebih detail oleh kepolisian. Korban bernama Tiara Angelina Saraswati (25), warga Lamongan, dibunuh oleh kekasihnya Alvi Maulana (24), warga Labuhanbatu, Sumatera Utara. Jasad korban dipotong menjadi ratusan bagian kecil sebelum dibuang di kawasan Desa Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

 

Baca Juga: Kasus Mutilasi di Surabaya, Alvi Maulana Didakwa Pembunuhan Berencana

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan peristiwa itu berawal dari cekcok di rumah kos mereka di Jalan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Keduanya diketahui sudah tinggal bersama selama lima bulan terakhir.

 

Keributan dipicu korban yang marah karena pelaku pulang larut malam setelah mengantar adiknya dari Bandara Juanda ke Kabupaten Jombang. Setibanya di kos, pelaku sempat terkunci di luar kamar hampir satu jam. Setelah pintu dibuka, pelaku yang menyimpan rasa sakit hati mengambil pisau dari lantai satu, lalu membawanya ke lantai dua tempat korban berada.

 

Baca Juga: Fortuner Rem Blong di Pacet, Nyungsep di Jalur Penyelamat

Pelaku kemudian menusuk leher korban saat tidur. Ia menunggu sekitar 10 menit untuk memastikan korban meninggal. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke kamar mandi untuk dimutilasi menggunakan pisau dan palu. Potongan tubuh korban kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik dan dibuang di beberapa titik di sepanjang jalur Pacet–Batu, Mojokerto.

 

“Motif asmara diawali suami istri yang belum sah, kemudian tuntutan ekonomi, lalu rasa kekesalan yang memuncak sehingga terjadi kejadian tersebut,” kata AKBP Ihram, Senin (8/9/2025).

Baca Juga: Data Korban Elf Blong di Pacet, Seluruh Penumpang Dilarikan ke RS

 

Polisi menyebutkan korban dan pelaku telah menjalin hubungan asmara sejak 2019. Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara sebelum kasus dilimpahkan ke kejaksaan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.