Kamis, 05 Nov 2026 04:07 WIB

Rumah Literasi Digital Dorong Jurnalis Jadi Edukator Literasi

Rumah Literasi Digital (RLD) menggelar “Jagongan Bareng”
Rumah Literasi Digital (RLD) menggelar “Jagongan Bareng”

selalu.id – Rumah Literasi Digital (RLD) menggelar “Jagongan Bareng” di Jalan Kacapiring No. 6 Surabaya, menghadirkan pakar komunikasi Dr. Dra. Zulaika, M.Si. dan Dr. Drs. Harliantara, M.Si. Diskusi membahas peran jurnalis dalam literasi digital di tengah derasnya arus informasi media sosial.

 

Baca Juga: GMNI Surabaya Raya dan RLD Gelar Pelatihan Jurnalistik, Asah Nalar Kritis Hadapi Hoaks

Zulaika menekankan jurnalis tidak hanya sebagai produsen berita, tetapi juga edukator.

“Ini keren ya, karena penggagasnya adalah wartawan. Wartawan yang nantinya akan turun langsung ke masyarakat untuk menjelaskan literasi digital,” ujarnya.

 

Ia menilai jurnalis perlu membuka komunikasi dua arah dan mampu menyampaikan isu digital dengan akurat meski singkat.

“Kalau masyarakat nggak paham, bisa langsung bertanya. Ini menjadikan komunikasi dua arah, bukan hanya menyampaikan informasi satu arah seperti selama ini,” katanya.

 

Menurutnya, jurnalis juga harus membedakan konten media sosial pribadi dengan karya jurnalistik berbasis etika.

“Sementara wartawan bekerja untuk lembaga, bukan untuk diri sendiri. Ini yang perlu dijaga agar kredibilitas informasi tidak tercampur dengan kepentingan pribadi,” ujarnya.

 

Baca Juga: RLD Soroti Ancaman Penghapusan Konten Digital pada Independensi Kerja Jurnalistik

Harliantara menekankan literasi digital harus menyasar Generasi Z yang rentan hoaks.

“Generasi Z secara alami adalah generasi digital. Mereka punya potensi besar, tetapi juga menghadapi tantangan serius, seperti mudah terpapar hoaks,” jelasnya.

 

Ia menyebut literasi digital meliputi analisis, pemahaman, dan kesadaran etis.

“Hoaks itu tidak bisa dihapuskan. Tapi masyarakat harus dibekali informasi positif sebagai pembanding yang kredibel,” tegasnya.

 

Baca Juga: Perkuat Literasi Mahasiswa, RLD dan GMNI Surabaya Gelar Pelatihan Jurnalistik

Koordinator RLD, Fathur, menegaskan literasi digital kini jadi keterampilan dasar.

“Masyarakat saat ini hidup di era banjir informasi. Informasi datang silih berganti setiap detik, tapi di saat yang sama, misinformasi dan hoaks juga mudah menyebar,” ujarnya.

 

Ia berharap RLD Surabaya menjadi pusat edukasi masyarakat.

“Rumah Literasi Digital Surabaya dapat berfungsi sebagai pusat edukasi masyarakat untuk mengasah keterampilan digital yang aman, kritis, dan kreatif,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tanda-tanda HP Disadap, Kenali 5 Ciri Ini dan Cara Mengatasinya Sebelum Data Bocor

Aksi peretasan ini tak hanya merampas privasi, namun berujung fatal pada pencurian data sensitif, seperti akun media sosial hingga kredensial perbankan.

Reaksi Presiden Prabowo saat Tahu Disadap Listyo Sigit Cs

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tindakan penyadapan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi kepentingan nasional.

Sukses Tekan Kasus Penyakit Menular, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet ATM Award 2026

Ning Ita menyebut capaian ini tidak lepas dari kerja bareng lintas sektor. Deteksi dini, kemudahan akses layanan, dan dukungan anggaran jadi fondasi utama.

Peringati HLUN 2026, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Ramah Lansia

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia harus diwujudkan dalam program kerja yang riil dan berdampak langsung.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkoba Rp35 M, Pelakunya Petani hingga Pegawai Klinik

Dari pengungkapan ini, tim menyita barang bukti 1.765,13 gram sabu, 4,41 gram ganja, serta 2.018 butir ekstasi, dan meringkus 180 tersangka.

Wujud Kepedulian Sesama, PT SIER Gelar Aksi Donor Darah di Hari Pahlawan

SIER berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.