Sabtu, 05 Sep 2026 17:24 WIB

Polemik Tanah YKP Dipinjam Armuji, Begini Respon Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 06 Agu 2025 09:40 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi polemik penggunaan lahan milik Yayasan Kas Pembangunan (YKP) oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, di kawasan Penjaringan Asri.

Eri menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menerima aset YKP jika dalam kondisi bebas dari masalah hukum atau sengketa.

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

“Karena YKP itu belum diserahkan kepada pemerintah kota, sehingga aset-asetnya masih milik yayasan. Saya belum tahu detail karena belum ada laporan dari ketua yayasan,” kata Eri kepada selalu.id, Selasa (5/8/2025).

Ia menyatakan, setiap aset yang diserahkan ke Pemkot harus dalam keadaan bersih dari masalah hukum.

“Insya Allah, ketika nanti ada yang diserahkan kepada pemerintah kota, maka secara otomatis apapun yang diserahkan harus dalam keadaan bersih,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua YKP Maria Theresia Ekawati Rahayu atau Yayuk menyatakan dua bidang tanah di samping rumah pribadi Armuji di Jalan Penjaringan Asri VII merupakan aset yayasan. Di atas lahan tersebut telah dibangun joglo dan taman yang menyatu dengan rumah Armuji.

Yayuk menjelaskan, penggunaan lahan tersebut berdasarkan permintaan lisan dari Armuji pada akhir 2024. Saat itu, YKP menyetujui pinjam pakai secara informal karena sedang mempersiapkan audit laporan keuangan.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

“Dari permohonan lisan Pak Armuji akhir 2024, kami buat perjanjian pinjam pakai selama tanah tersebut belum digunakan YKP. Tapi sekarang kami nyatakan tidak berlaku lagi,” ujar Yayuk.

YKP telah mengirim surat permintaan pengosongan lahan pada Juli 2025 sebagai bagian dari proses penyerahan aset ke Pemkot.

“Tanah itu harus kembali berupa lahan kosong, tidak boleh ada bangunan. Maka kami minta Pak Armuji mengosongkan lokasi,” tegasnya.

Baca Juga: Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

Joglo yang berdiri di atas lahan tersebut mulai dibongkar sejak Kamis (24/7/2025). Yayuk menyatakan pembongkaran dilakukan untuk memenuhi syarat penyerahan aset ke Pemkot Surabaya.

“Sekarang karena akan diserahkan ke pemkot, maka lahan harus dikembalikan dalam keadaan kosong,” ucapnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.