Senin, 02 Feb 2026 04:31 WIB

Miras Oplosan Tewaskan LC di Kediri, Dua Dirawat Intensif

selalu.id – Satu orang meninggal dunia dan dua lainnya kritis akibat diduga keracunan minuman keras (miras) oplosan di sebuah tempat karaoke di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Ketiga korban, yang berprofesi sebagai pemandu lagu (LC), ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah mengonsumsi miras pada Jumat (1/8).

 

Baca Juga: Identitas Mayat di Wonokusumo Terungkap, Diduga Dibacok Sekitar 60 Meter dari TKP

Korban meninggal dunia, IB (32) asal Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, ditemukan tak bernyawa di tempat karaoke tersebut. Dua korban lainnya, G dan H, masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU rumah sakit. Kondisi keduanya hingga kini masih kritis.

 

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana, menjelaskan bahwa polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV dan sisa botol minuman keras.

 

Hasil penyelidikan awal menunjukkan para korban mengonsumsi miras dari dua sumber: miras bermerk yang disediakan tempat karaoke dan miras kemasan botol yang dibawa sendiri dari luar.

 

Baca Juga: Polres Kediri Kota Amankan 2 Tersangka Curanmor, Sita 5 Unit Motor  

"Sampel miras dari kedua sumber tersebut telah dikirim ke laboratorium forensik untuk diuji. Kami masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan jenis dan kandungan miras yang menyebabkan keracunan. Namun, berdasarkan diagnosis dokter, indikasi awal menunjukkan keracunan alkohol," ungkap AKP Cipto, Senin (4/8/2025).

 

AKP Cipto menambahkan, ketiga korban berada di tempat karaoke untuk bernyanyi dan mengonsumsi miras bersama teman-temannya. Polisi mengimbau masyarakat Kota Kediri untuk menghindari konsumsi miras oplosan dan meningkatkan kewaspadaan.

 

Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Truk Cabai Tewaskan Pemotor di Mojokerto

Polres Kediri Kota juga akan memperketat pengawasan distribusi miras di wilayah hukumnya guna mencegah kejadian serupa terulang. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara detail penyebab pasti dari kejadian ini.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.