Senin, 02 Feb 2026 15:38 WIB

Cegah Perjokian, Unair Terapkan Face Recognition di PKKMB 2025

Foto: Face recognize dI UNAIR
Foto: Face recognize dI UNAIR

selalu.id – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menerapkan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk meningkatkan integritas akademik dan mencegah kecurangan, khususnya praktik perjokian. Sistem ini diimplementasikan pertama kali pada Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 dan akan digunakan secara berkelanjutan dalam perkuliahan.

 

Baca Juga: Calon Mahasiswa Wajib Tahu! UNAIR Buka Banyak UKM dan Beasiswa Berlapis

Rektor Unair, Prof. Muhammad Madyan, menjelaskan bahwa sistem face recognition merupakan pengembangan dari sistem registrasi berbasis geometrik yang sudah ada. Tujuannya bukan hanya untuk efisiensi administrasi, tetapi juga untuk memastikan transparansi dan integritas dalam proses pembelajaran.

 

"Sistem ini mampu mendeteksi dan mencegah titip absen dan perjokian dengan tingkat akurasi tinggi," terangnya kepada selalu.id, Jumat (1/2/2025).

 

Selama PKKMB, perangkat face recognition ditempatkan di berbagai lokasi strategis, termasuk Airlangga Convention Center, Plaza Airlangga, dan sejumlah fakultas. Sistem ini mampu mengenali wajah mahasiswa dengan cepat dan akurat, mencatat kehadiran secara otomatis, dan menghasilkan data yang valid.

 

Baca Juga: Pudding Toy Toy Karya Mahasiswa Unair Tawarkan Alternatif Makanan Manis Rendah Gula

"Pemanfaatan teknologi Face Recognition bukan sekadar efisiensi, tetapi bagian dari komitmen Unair terhadap integritas dan transparansi dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Teknologi Face Recognition ini bukan hanya untuk kemudahan, tetapi juga komitmen terhadap integritas akademik," jelasnya.

 

Mahasiswa menyambut positif inovasi ini. Reyhan Rajendra, mahasiswa baru Unair, menyatakan sistem ini memudahkan proses absensi dan mencegah manipulasi data. Fajar, mahasiswa Unair lainnya, juga memberikan apresiasi atas kemudahan dan akurasi sistem ini, menekankan pentingnya teknologi ini dalam menjaga integritas akademik.

 

Baca Juga: Workshop Unair-BPDP Dorong UMKM Jawa Timur Olah Sawit Jadi Produk Kreatif

"sangat membantu dan memudahkan sekali, tinggal scan muka kita terus absensi langsung muncul di layar. Sangat diperlukan adanya inovasi Facebook Regocnition ini" ucap Fajar, Mahasiswa Unair.

 

Prof. Madyan menegaskan komitmen Unair terhadap transparansi dan integritas. Dengan penerimaan 9.347 mahasiswa baru tahun ini (604 D3, 1.664 D4, dan 7.079 S1 dari 63 program studi), sistem face recognition diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang lebih adil dan bebas dari kecurangan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.