Jumat, 19 Jun 2026 06:08 WIB

Cegah Perjokian, Unair Terapkan Face Recognition di PKKMB 2025

Foto: Face recognize dI UNAIR
Foto: Face recognize dI UNAIR

selalu.id – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menerapkan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk meningkatkan integritas akademik dan mencegah kecurangan, khususnya praktik perjokian. Sistem ini diimplementasikan pertama kali pada Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 dan akan digunakan secara berkelanjutan dalam perkuliahan.

 

Baca Juga: Tiga Jurusan Paling Diminati di UNAIR pada UTBK 2026

Rektor Unair, Prof. Muhammad Madyan, menjelaskan bahwa sistem face recognition merupakan pengembangan dari sistem registrasi berbasis geometrik yang sudah ada. Tujuannya bukan hanya untuk efisiensi administrasi, tetapi juga untuk memastikan transparansi dan integritas dalam proses pembelajaran.

 

"Sistem ini mampu mendeteksi dan mencegah titip absen dan perjokian dengan tingkat akurasi tinggi," terangnya kepada selalu.id, Jumat (1/2/2025).

 

Selama PKKMB, perangkat face recognition ditempatkan di berbagai lokasi strategis, termasuk Airlangga Convention Center, Plaza Airlangga, dan sejumlah fakultas. Sistem ini mampu mengenali wajah mahasiswa dengan cepat dan akurat, mencatat kehadiran secara otomatis, dan menghasilkan data yang valid.

 

Baca Juga: Sering Overthinking Jelang UTBK? Dekan Fakultas Psikologi Unair Bagikan Cara Ampuh Mengatasinya

"Pemanfaatan teknologi Face Recognition bukan sekadar efisiensi, tetapi bagian dari komitmen Unair terhadap integritas dan transparansi dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Teknologi Face Recognition ini bukan hanya untuk kemudahan, tetapi juga komitmen terhadap integritas akademik," jelasnya.

 

Mahasiswa menyambut positif inovasi ini. Reyhan Rajendra, mahasiswa baru Unair, menyatakan sistem ini memudahkan proses absensi dan mencegah manipulasi data. Fajar, mahasiswa Unair lainnya, juga memberikan apresiasi atas kemudahan dan akurasi sistem ini, menekankan pentingnya teknologi ini dalam menjaga integritas akademik.

 

Baca Juga: Unair Umumkan Kandidat Penerima Golden Ticket 2026, Berikut Jumlah Siswa yang Lolos

"sangat membantu dan memudahkan sekali, tinggal scan muka kita terus absensi langsung muncul di layar. Sangat diperlukan adanya inovasi Facebook Regocnition ini" ucap Fajar, Mahasiswa Unair.

 

Prof. Madyan menegaskan komitmen Unair terhadap transparansi dan integritas. Dengan penerimaan 9.347 mahasiswa baru tahun ini (604 D3, 1.664 D4, dan 7.079 S1 dari 63 program studi), sistem face recognition diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang lebih adil dan bebas dari kecurangan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ketika China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI, Begini Penjelasan Purbaya

Selain soal stabilitas fiskal, Purbaya mengatakan, menteri keuangan China turut memastikan cara pandang Indonesia dalam menyelesaikan masalah global.

Konflik Lahan Gereja Bethany Surabaya Kini Mulai Temui Solusi, Pemkot Jamin Begini

Hasil hearing ini menjadi langkah penting untuk mengakhiri polemik yang berkembang di tengah masyarakat. 

Bikin Onar di Jalan, Puluhan Remaja di Mojokerto Diamankan

Polres Mojokerto Kota berkomitmen menindak tegas setiap bentuk gangguan kamtibmas, termasuk konvoi dan tindakan anarkis lainnya.

OMIPAS Pasuruan Resmi Digelar, Dorong Kualitas Akademik-Prestasi Siswa Madrasah

Melalui OMIPAS, diharapkan lahir generasi-generasi unggul yang mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang kompetisi.

Ada Gangguan Listrik pada Sistem Lalu Lintas di Surabaya, Berikut Lokasinya

PLN kini terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Komplotan Curanmor dan Pembobol Konter di Probolinggo Dibekuk, Hasilnya Buat Judol dan Karaoke

Selain mencuri motor dan membobol konter HP, komplotan ini juga mencuri traktor milik para petani. Saat ini, polisi masih memburu pelaku lain yang kabur.