Senin, 03 Agu 2026 14:44 WIB

Workshop Unair-BPDP Dorong UMKM Jawa Timur Olah Sawit Jadi Produk Kreatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Nov 2025 12:41 WIB

selalu.id – Sawit tak lagi sekadar bahan baku minyak goreng. Melalui tangan kreatif pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), komoditas ini kini bisa diolah menjadi malam batik, sabun, hingga bahan pengganti cokelat.

 

Baca Juga: Sasar 400 UMKM di 9 Kecamatan, Anggaran Program Bedah Warung di Sidoarjo Naik jadi Rp10 Juta

Gagasan tersebut muncul dalam Workshop dan Aksi Nyata Hilirisasi Kelapa Sawit dan Kakao yang digelar Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Universitas Airlangga (Unair) pada 11–13 November 2025. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pelaku UMKM dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan sekitarnya.

 

Ketua pelaksana, Akhmad Jayadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberi pelatihan kepada UMKM agar mampu mengolah produk turunan sawit menjadi bahan baku maupun produk akhir bernilai tinggi.

 

“Acara ini pemanfaatan produk turunan sawit atau olahan sawit untuk menjadi bahan baku atau produk akhir bagi UMKM,” ujar Jayadi kepada selalu.id, Selasa (11/11/2025).

 

Menurutnya, potensi hilirisasi sawit sangat luas dan dapat diterapkan di berbagai sektor industri kreatif.

 

“Turunan sawit itu banyak ya, bukan hanya minyak goreng. Hilirisasinya bisa untuk sektor makanan, minuman, kosmetik seperti malam dan sabun, bahkan juga untuk kerajinan seperti anyaman,” jelasnya.

 

Jayadi menuturkan, bahan baku sawit dan kakao menjadi fokus utama karena mampu menciptakan efek berantai (multiplier effect) terhadap industri kecil di Jawa Timur.

 

“Kalau bisa dimanfaatkan UMKM, turunan sawit ini bisa jadi tambahan untuk industri lain dan harganya bisa bersaing sebagai bahan baku,” katanya.

 

Baca Juga: IKA Unair Jember Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program Pemkab

Workshop hasil kolaborasi BPDP dan Unair itu tidak berhenti pada sesi seminar. Peserta juga mendapat pendampingan langsung hingga pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin usaha.

 

“Ada tiga fokus kegiatan. Pertama, materi seminar seperti branding dan media sosial. Kedua, pelatihan pemanfaatan olahan sawit untuk kakao, lidi sawit untuk kerajinan, dan malam untuk batik. Ketiga, aksi nyata bagi UMKM baru untuk mendapatkan legalitas usaha, akses kredit perbankan, dan peluang ekspor,” terangnya.

 

Jayadi menambahkan, dari sekitar 100 peserta yang ditargetkan, sebagian besar merupakan pelaku UMKM yang ingin mengembangkan produk baru berbasis bahan alam.

 

“Tiga hari ini bukan cuma bicara teori, tapi juga praktik nyata mulai dari urus izin, bikin akun marketplace, sampai tahu cara mengakses pembiayaan dan peluang ekspor,” ujarnya.

 

Baca Juga: Berani Lepas Karier ASN, Perempuan Asal Sidoarjo Ini Sukses Kembangkan Batik Lokal

Ia mengakui, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui luasnya peluang dari turunan sawit.

 

“Kendalanya pertama, masyarakat belum terinformasi. Banyak yang masih mengira sawit hanya bisa jadi minyak goreng. Kedua, akses terhadap produk turunan sawit juga belum banyak di marketplace,” ungkapnya.

 

Jayadi berharap pelatihan ini dapat membuka jalan bagi UMKM untuk berinovasi dan menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.

 

“Harapannya UMKM bisa jadi pengguna bahan turunan sawit untuk produk makanan, kosmetik, atau kerajinan. Jadi bukan cuma tahu, tapi bisa langsung mengolah,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Saksikan Rekan Sejawat Meninggal, Begini Cerita Pilu Penumpang yang Selamat di KM Mutiara Sentosa II

Ketika keadaan makin memburuk, Bambang terpaksa meloncat dari ketinggian sekitar empat meter menuju laut dalam kondisi sudah malam.

Pindah Kapal Berkali-kali, Begini Kesaksian Korban KMP Mutiara Sentosa II Sebelum Tiba di Surabaya

Sebagian lainnya dipindahkan ke kapal niaga, kapal SAR, hingga kapal perang milik TNI Angkatan Laut.

Menhub Bongkar Kejanggalan Manifest KMP Mutiara Sentosa 2, Lima Anak Ternyata Tak Tercatat

Temuan itu dicurigai setelah lima anak yang berhasil dievakuasi ternyata tidak tercatat dalam dokumen resmi kapal.

Kesaksian Sopir Logistik KMP Mutiara Sentosa 2: Tak Bisa Menunggu, Semua Harus Melompat

Ketiganya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri setelah kobaran api melahap sebagian besar badan kapal.

Perjuangan Keluarga Cari Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Begini Suasana Live Posko Antemortem

Keluarga korban tidak hanya berjuang melawan ketidakpastian, tetapi juga kesulitan menemukan nama anggota keluarganya di dalam daftar manifes.

Gelar Istigasah Jelang IGIC 2026, Kemenag Jatim Tekankan Fungsi Masjid sebagai Pusat Perdamaian

Puncak acara akan diisi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memimpin Tabligh Akbar di hadapan ribuan jemaah.