Senin, 07 Sep 2026 09:26 WIB

UKW di Jawa Timur Tekankan Adaptasi dan Etika Digital Jurnalistik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Jul 2025 15:58 WIB
Foto: UKW ANTARA di Surabaya
Foto: UKW ANTARA di Surabaya

selalu.id – Perum LKBN ANTARA kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Jawa Timur, berlangsung pada 30–31 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti 29 peserta dari berbagai media.

 

Baca Juga: PT Smelting Dukung UKW PWI Gresik, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Media

Rinciannya, 18 peserta mengikuti jenjang Muda, 9 jenjang Madya, dan 2 jenjang Utama. Penyelenggaraan UKW ini mendapat dukungan dari mitra seperti Astra, Pertamina Hulu Energi, BCA, Pupuk Indonesia, Pertamina Power Indonesia, EMCL, BTN, Sucofindo, Pelindo Marine Service, dan PELNI Logistics.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita, membuka kegiatan tersebut. Ia menyebut UKW sebagai proses korektif yang penting untuk menjaga kualitas kerja jurnalistik di tengah perubahan zaman.

 

“UKW adalah langkah strategis agar wartawan tetap adaptif terhadap perubahan tanpa meninggalkan etika dan standar kerja jurnalistik,” ujarnya.

 

Sherlita juga menekankan pentingnya pemahaman algoritma digital, mengingat sekitar 80 persen masyarakat Jatim telah terhubung internet berdasarkan data APJII.

 

Baca Juga: Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XVI Berlangsung di UMSurabaya dengan Dukungan Lintas Lembaga

“Nantinya teman‑teman wartawan perlu mempelajari algoritma, karena itu penting dalam menyampaikan pesan ke masyarakat secara tepat,” jelasnya.

 

Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi, Maha Eka Swasta, juga memberikan pembekalan. Ia menyoroti tren meningkatnya jumlah pengaduan masyarakat terhadap media.

 

“Pengaduan di Dewan Pers cenderung naik. Kenapa? Bisa karena wartawannya tidak paham Kode Etik Jurnalistik atau warganya yang makin melek literasi karena sekarang memiliki akses yang lebih banyak,” ucapnya.

 

Pada Juni 2025, terdapat 199 pengaduan masuk ke Dewan Pers, angka tertinggi sejauh ini. Maha menegaskan, wartawan harus memahami Kode Etik Jurnalistik agar media tetap dipercaya.

 

“Biar media dipercaya maka wartawannya perlu memahami Kode Etik Jurnalistik, sebagaimana dokter yang juga memiliki kode etik,” tambahnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.