Kamis, 22 Okt 2026 20:48 WIB

UKW di Jawa Timur Tekankan Adaptasi dan Etika Digital Jurnalistik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Jul 2025 15:58 WIB
Foto: UKW ANTARA di Surabaya
Foto: UKW ANTARA di Surabaya

selalu.id – Perum LKBN ANTARA kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Jawa Timur, berlangsung pada 30–31 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti 29 peserta dari berbagai media.

 

Baca Juga: PT Smelting Dukung UKW PWI Gresik, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Media

Rinciannya, 18 peserta mengikuti jenjang Muda, 9 jenjang Madya, dan 2 jenjang Utama. Penyelenggaraan UKW ini mendapat dukungan dari mitra seperti Astra, Pertamina Hulu Energi, BCA, Pupuk Indonesia, Pertamina Power Indonesia, EMCL, BTN, Sucofindo, Pelindo Marine Service, dan PELNI Logistics.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita, membuka kegiatan tersebut. Ia menyebut UKW sebagai proses korektif yang penting untuk menjaga kualitas kerja jurnalistik di tengah perubahan zaman.

 

“UKW adalah langkah strategis agar wartawan tetap adaptif terhadap perubahan tanpa meninggalkan etika dan standar kerja jurnalistik,” ujarnya.

 

Sherlita juga menekankan pentingnya pemahaman algoritma digital, mengingat sekitar 80 persen masyarakat Jatim telah terhubung internet berdasarkan data APJII.

 

Baca Juga: Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XVI Berlangsung di UMSurabaya dengan Dukungan Lintas Lembaga

“Nantinya teman‑teman wartawan perlu mempelajari algoritma, karena itu penting dalam menyampaikan pesan ke masyarakat secara tepat,” jelasnya.

 

Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi, Maha Eka Swasta, juga memberikan pembekalan. Ia menyoroti tren meningkatnya jumlah pengaduan masyarakat terhadap media.

 

“Pengaduan di Dewan Pers cenderung naik. Kenapa? Bisa karena wartawannya tidak paham Kode Etik Jurnalistik atau warganya yang makin melek literasi karena sekarang memiliki akses yang lebih banyak,” ucapnya.

 

Pada Juni 2025, terdapat 199 pengaduan masuk ke Dewan Pers, angka tertinggi sejauh ini. Maha menegaskan, wartawan harus memahami Kode Etik Jurnalistik agar media tetap dipercaya.

 

“Biar media dipercaya maka wartawannya perlu memahami Kode Etik Jurnalistik, sebagaimana dokter yang juga memiliki kode etik,” tambahnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanhunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.