Rabu, 04 Feb 2026 14:37 WIB

UKW di Jawa Timur Tekankan Adaptasi dan Etika Digital Jurnalistik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Jul 2025 15:58 WIB
Foto: UKW ANTARA di Surabaya
Foto: UKW ANTARA di Surabaya

selalu.id – Perum LKBN ANTARA kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Jawa Timur, berlangsung pada 30–31 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti 29 peserta dari berbagai media.

 

Baca Juga: PT Smelting Dukung UKW PWI Gresik, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Media

Rinciannya, 18 peserta mengikuti jenjang Muda, 9 jenjang Madya, dan 2 jenjang Utama. Penyelenggaraan UKW ini mendapat dukungan dari mitra seperti Astra, Pertamina Hulu Energi, BCA, Pupuk Indonesia, Pertamina Power Indonesia, EMCL, BTN, Sucofindo, Pelindo Marine Service, dan PELNI Logistics.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita, membuka kegiatan tersebut. Ia menyebut UKW sebagai proses korektif yang penting untuk menjaga kualitas kerja jurnalistik di tengah perubahan zaman.

 

“UKW adalah langkah strategis agar wartawan tetap adaptif terhadap perubahan tanpa meninggalkan etika dan standar kerja jurnalistik,” ujarnya.

 

Sherlita juga menekankan pentingnya pemahaman algoritma digital, mengingat sekitar 80 persen masyarakat Jatim telah terhubung internet berdasarkan data APJII.

 

Baca Juga: Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XVI Berlangsung di UMSurabaya dengan Dukungan Lintas Lembaga

“Nantinya teman‑teman wartawan perlu mempelajari algoritma, karena itu penting dalam menyampaikan pesan ke masyarakat secara tepat,” jelasnya.

 

Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi, Maha Eka Swasta, juga memberikan pembekalan. Ia menyoroti tren meningkatnya jumlah pengaduan masyarakat terhadap media.

 

“Pengaduan di Dewan Pers cenderung naik. Kenapa? Bisa karena wartawannya tidak paham Kode Etik Jurnalistik atau warganya yang makin melek literasi karena sekarang memiliki akses yang lebih banyak,” ucapnya.

 

Pada Juni 2025, terdapat 199 pengaduan masuk ke Dewan Pers, angka tertinggi sejauh ini. Maha menegaskan, wartawan harus memahami Kode Etik Jurnalistik agar media tetap dipercaya.

 

“Biar media dipercaya maka wartawannya perlu memahami Kode Etik Jurnalistik, sebagaimana dokter yang juga memiliki kode etik,” tambahnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.