Jumat, 05 Jun 2026 19:18 WIB

Tiga KK per Alamat Jadi Batas Maksimal, Dispendukcapil Surabaya Perketat Layanan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Jul 2025 17:22 WIB
Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto
Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto

selalu.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya memperketat proses penambahan dan pemecahan Kartu Keluarga (KK), menyusul temuan satu alamat digunakan oleh lebih dari tiga KK.

 

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menyatakan bahwa pihaknya menetapkan batas maksimal tiga KK dalam satu alamat. Jika jumlah melebihi itu, permohonan tambahan atau pemecahan KK tidak akan diproses.

 

“Permohonan tambah atau pecah KK tidak diproses bila pada satu alamat sudah ada lebih dari tiga KK,” ujar Eddy, Jumat (25/7/2025).

 

Dispendukcapil juga menertibkan KK yang tidak sesuai dengan alamat tempat tinggal sebenarnya. Salah satu langkahnya adalah menonaktifkan KK hingga pemiliknya memperbarui alamat sesuai domisili.

 

“KK yang tidak sesuai alamat akan kami nonaktifkan sampai pemiliknya melakukan pembaruan alamat sesuai tempat tinggalnya,” lanjut Eddy.

 

Ia menjelaskan bahwa penomoran rumah bukan kewenangan Dispendukcapil, melainkan Dinas Cipta Karya atau Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP).

 

Warga yang menemukan nomor rumah ganda diminta mengajukan permohonan perubahan melalui kelurahan dan kecamatan.

 

“Nanti akan dilakukan survei lapangan oleh DPRKPP. Hasilnya akan dibuatkan berita acara perubahan dan surat keputusan,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Keluarkan Aturan Tegas soal Pasca Perceraian, Ini Risikonya Jika Dilanggar

 

Setelah seluruh prosedur dilalui, Dispendukcapil baru dapat mencatat data baru ke sistem kependudukan. Eddy mengimbau warga untuk aktif melaporkan kondisi tempat tinggal yang tidak sesuai.

 

“Partisipasi warga sangat penting untuk mewujudkan data kependudukan yang valid dan akurat,” tegasnya.

 

Sebelumnya, Komisi A DPRD Kota Surabaya mengungkapkan adanya fenomena satu alamat digunakan oleh banyak KK, bahkan hingga belasan, di sejumlah wilayah.

 

Baca Juga: 205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko, menyebut praktik ini dapat menimbulkan kerancuan administrasi dan berdampak pada penyaluran layanan publik serta bantuan sosial.

 

“Satu alamat idealnya hanya digunakan oleh maksimal tiga KK. Jika dibiarkan, ini bisa mengacaukan validitas data penduduk dan menyebabkan layanan salah sasaran,” ujar Yona, Selasa (22/7/2025).

 

Ia menilai lemahnya pengawasan dari Dispendukcapil dan aparat kewilayahan menyebabkan praktik ini terus terjadi. Pengawasan dapat dimulai dari tingkat RT, RW, kelurahan, hingga kecamatan.

 

“Kalau pembiaran ini terus terjadi, akan menjadi celah penyalahgunaan data. Fungsi pengawasan di tingkat bawah harus diperkuat,” katanya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.