Kamis, 20 Agu 2026 20:04 WIB

PGN Percepat Pembangunan Infrastruktur Gas, Jawab Tantangan Distribusi

Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko
Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menegaskan komitmennya memperkuat infrastruktur gas bumi nasional untuk menjamin pasokan energi bersih yang andal, terjangkau, dan merata.

 

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, menyatakan kebutuhan infrastruktur menjadi kunci distribusi gas bumi. Ia menyoroti tingginya permintaan gas di wilayah Sumatera dan Jawa bagian barat yang belum diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur memadai.

 

“Permintaan gas bumi di Sumatera dan Jawa bagian barat sangat tinggi, tapi infrastrukturnya belum cukup. Sementara, pasokan gas di Jawa Timur justru berlebih,” kata Arief dalam diskusi Coffee Morning bersama CNBC Indonesia.

 

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, menilai potensi pasokan gas nasional masih mencukupi. Namun, distribusinya terkendala oleh ketidaksesuaian lokasi produksi dengan pusat kebutuhan.

 

“Secara keseluruhan, suplai kita tidak defisit karena masih ekspor. Tapi ada lokasi-lokasi tertentu di mana kebutuhan tinggi, sementara sumbernya jauh,” ujar Kurnia.

 

Untuk mengatasi hal ini, PGN memanfaatkan LNG sebagai alternatif pasokan di tengah keterbatasan jaringan pipa. Arief menyebut, pasokan LNG domestik perlu dijaga agar tetap berkelanjutan dan terjangkau bagi pelanggan.

 

Baca Juga: Operasikan CISEM II, Cara PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional

“Tantangan berikutnya adalah bagaimana PGN memperoleh LNG secara berkesinambungan, dengan harga yang kompetitif,” kata Arief.

 

Ketua Indonesian Gas Society (IGS), Aris Mulya Azof, menyatakan, pergeseran dari gas pipa ke LNG membawa tantangan baru, terutama soal harga yang mengacu standar internasional dan kompleksitas infrastruktur. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan kebijakan yang terintegrasi untuk merespons dinamika tersebut.

 

Saat ini, PGN tengah menggarap sejumlah proyek strategis, di antaranya pembangunan Pipa Tegal–Cilacap, Terminal LNG Arun, serta revitalisasi FSRU dan tangki penyimpanan. PGN mencatat, 67 persen alokasi investasi mereka diprioritaskan untuk penguatan infrastruktur gas.

 

Baca Juga: Kembangkan Blue Ammonia di Indonesia, PGN Gandeng JSA pada Ajang IPA Convex 2026

Arief menambahkan, ada empat faktor yang mempengaruhi kondisi gas nasional saat ini, yaitu ketersediaan pasokan (availability), infrastruktur (accessibility), daya beli pelanggan (affordability), dan keberlanjutan (sustainability) yang didukung regulasi pemerintah.

 

Dengan strategi Grow-Adapt-Step Out (G-A-S), PGN berkomitmen memperluas infrastruktur dan meningkatkan akses energi bersih. Ia juga menegaskan pentingnya dukungan pemerintah, terutama dalam bentuk stimulus agar harga LNG tetap terjangkau.

 

“Dengan dukungan pemerintah, PGN siap menjangkau seluruh wilayah Indonesia untuk penyaluran energi bersih,” pungkas Arief.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Tak hanya sektor pembangunan fisik, Fraksi PDIP juga mendesak penyelesaian hak-hak rakyat yang belum tertangani.

Pelindo Terminal Petikemas Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Pesisir Surabaya

Widyaswendra menegaskan bahwa momentum kemerdekaan kali ini dimaknai dengan aksi nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Cara Keren Warga Pucang Sewu Surabaya Tertibkan Parkir Liar, Pakai CCTV hingga Denda Rp500 Ribu

Aturan ini lahir murni dari aduan dan keluhan masyarakat yang terganggu dengan makin menyempitnya akses jalan akibat maraknya parkir mobil.

Gagal Bertahan dari Luka Bakar 90 Persen, Teknisi SPPG Mojokerto Meninggal di RSUD Soetomo

Peristiwa tragis itu sendiri bermula ketika manajemen SPPG memanggil teknisi untuk memperbaiki jaringan saluran gas yang diduga bocor atau rusak.

Golkar Sidoarjo Kumpulkan Elite Parpol di Lapangan Hijau Lewat Fun Mini Soccer

Laga ini bukan sengatan tensi politik atau adu manuver antarpartai, melainkan laga santai yang mengandalkan operan bola dan gelak tawa.

Bupati Subandi Salurkan Insentif Rp4,2 Juta ke Setiap Guru Ngaji di Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, bantuan keuangan tersebut harus diterima secara utuh oleh para pendidik tanpa ada pemotongan dalam bentuk apa pun.