Sabtu, 06 Jun 2026 07:17 WIB

DPRD Jatim Kawal Program Sekolah Rakyat, Fokus Anak dari Keluarga Miskin

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto

selalu.id – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyatakan komitmen penuh dalam mengawasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang dimulai pada tahun ajaran 2025/2026. Program ini diinisiasi untuk membuka akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah di Jawa Timur.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto, memastikan pihaknya akan mengawal ketat pelaksanaan program agar berjalan sesuai sasaran.

Baca Juga: Kemen PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Jalan Baru, Akankah Merata?

“Kami akan mengawal penuh agar program yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin ini tidak disalahgunakan,” kata Hari Yulianto di Surabaya.

Sebanyak 19 Sekolah Rakyat ditargetkan beroperasi di Jawa Timur. Tahap pertama (1A) telah dimulai pada 14 Juli 2025 dengan 12 sekolah yang menerima 1.183 siswa. Sekolah-sekolah itu tersebar di Batu, Malang, Lamongan, Banyuwangi, Pasuruan, dan Surabaya, dengan total 48 rombongan belajar yang ditangani 12 kepala sekolah, 175 guru, dan 137 tenaga kependidikan.

Tahap kedua (1B) akan diluncurkan pada akhir Juli 2025, menambah tujuh sekolah baru. Jika seluruh tahap berjalan lancar, program ini akan menjangkau 1.225 anak dari keluarga berpenghasilan terendah (desil 1–2) di Jawa Timur.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Mojokerto Perkuat Siswanya Ilmu Akademik dan Agamis

Hari menegaskan pentingnya selektivitas penerimaan siswa agar benar-benar menyasar anak-anak yang belum mendapat akses pendidikan, termasuk anak-anak jalanan dan yang tidak terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Fokus utama adalah anak-anak dari keluarga paling miskin, terutama yang putus sekolah dan belum terdaftar di Dapodik,” tegasnya.

Baca Juga: Prasarana Sekolah Rakyat di Mojokerto Kian Lengkap, Kini Ada Lapangan Olah Raga Indoor

Menurut Hari, pengawasan berkala akan dilakukan agar pelaksanaan program selaras dengan visi pembangunan sumber daya manusia nasional. Ia menyebut program Sekolah Rakyat sebagai investasi penting untuk masa depan bangsa.

“Pendidikan yang diberikan harus mampu membentuk karakter dan membekali siswa dengan keterampilan yang relevan. Semua pihak, pusat dan daerah, harus berkomitmen penuh,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.