Jumat, 23 Okt 2026 21:02 WIB

DPRD Jatim Kawal Program Sekolah Rakyat, Fokus Anak dari Keluarga Miskin

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto

selalu.id – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyatakan komitmen penuh dalam mengawasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang dimulai pada tahun ajaran 2025/2026. Program ini diinisiasi untuk membuka akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah di Jawa Timur.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto, memastikan pihaknya akan mengawal ketat pelaksanaan program agar berjalan sesuai sasaran.

Baca Juga: Bupati Jember Fawait Pastikan Pendidikan Berkualitas Bagi Anak-anak Keluarga Miskin

“Kami akan mengawal penuh agar program yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin ini tidak disalahgunakan,” kata Hari Yulianto di Surabaya.

Sebanyak 19 Sekolah Rakyat ditargetkan beroperasi di Jawa Timur. Tahap pertama (1A) telah dimulai pada 14 Juli 2025 dengan 12 sekolah yang menerima 1.183 siswa. Sekolah-sekolah itu tersebar di Batu, Malang, Lamongan, Banyuwangi, Pasuruan, dan Surabaya, dengan total 48 rombongan belajar yang ditangani 12 kepala sekolah, 175 guru, dan 137 tenaga kependidikan.

Tahap kedua (1B) akan diluncurkan pada akhir Juli 2025, menambah tujuh sekolah baru. Jika seluruh tahap berjalan lancar, program ini akan menjangkau 1.225 anak dari keluarga berpenghasilan terendah (desil 1–2) di Jawa Timur.

Baca Juga: Agak Lain, Ribuan Warga Jember Turun ke Jalan Dukung Program MBG

Hari menegaskan pentingnya selektivitas penerimaan siswa agar benar-benar menyasar anak-anak yang belum mendapat akses pendidikan, termasuk anak-anak jalanan dan yang tidak terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Fokus utama adalah anak-anak dari keluarga paling miskin, terutama yang putus sekolah dan belum terdaftar di Dapodik,” tegasnya.

Baca Juga: Kemen PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Jalan Baru, Akankah Merata?

Menurut Hari, pengawasan berkala akan dilakukan agar pelaksanaan program selaras dengan visi pembangunan sumber daya manusia nasional. Ia menyebut program Sekolah Rakyat sebagai investasi penting untuk masa depan bangsa.

“Pendidikan yang diberikan harus mampu membentuk karakter dan membekali siswa dengan keterampilan yang relevan. Semua pihak, pusat dan daerah, harus berkomitmen penuh,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.