Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

DPRD Jatim Kawal Program Sekolah Rakyat, Fokus Anak dari Keluarga Miskin

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto

selalu.id – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyatakan komitmen penuh dalam mengawasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang dimulai pada tahun ajaran 2025/2026. Program ini diinisiasi untuk membuka akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah di Jawa Timur.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto, memastikan pihaknya akan mengawal ketat pelaksanaan program agar berjalan sesuai sasaran.

Baca Juga: Bupati Jember Fawait Pastikan Pendidikan Berkualitas Bagi Anak-anak Keluarga Miskin

“Kami akan mengawal penuh agar program yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin ini tidak disalahgunakan,” kata Hari Yulianto di Surabaya.

Sebanyak 19 Sekolah Rakyat ditargetkan beroperasi di Jawa Timur. Tahap pertama (1A) telah dimulai pada 14 Juli 2025 dengan 12 sekolah yang menerima 1.183 siswa. Sekolah-sekolah itu tersebar di Batu, Malang, Lamongan, Banyuwangi, Pasuruan, dan Surabaya, dengan total 48 rombongan belajar yang ditangani 12 kepala sekolah, 175 guru, dan 137 tenaga kependidikan.

Tahap kedua (1B) akan diluncurkan pada akhir Juli 2025, menambah tujuh sekolah baru. Jika seluruh tahap berjalan lancar, program ini akan menjangkau 1.225 anak dari keluarga berpenghasilan terendah (desil 1–2) di Jawa Timur.

Baca Juga: Agak Lain, Ribuan Warga Jember Turun ke Jalan Dukung Program MBG

Hari menegaskan pentingnya selektivitas penerimaan siswa agar benar-benar menyasar anak-anak yang belum mendapat akses pendidikan, termasuk anak-anak jalanan dan yang tidak terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Fokus utama adalah anak-anak dari keluarga paling miskin, terutama yang putus sekolah dan belum terdaftar di Dapodik,” tegasnya.

Baca Juga: Kemen PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Jalan Baru, Akankah Merata?

Menurut Hari, pengawasan berkala akan dilakukan agar pelaksanaan program selaras dengan visi pembangunan sumber daya manusia nasional. Ia menyebut program Sekolah Rakyat sebagai investasi penting untuk masa depan bangsa.

“Pendidikan yang diberikan harus mampu membentuk karakter dan membekali siswa dengan keterampilan yang relevan. Semua pihak, pusat dan daerah, harus berkomitmen penuh,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.