Senin, 02 Feb 2026 02:26 WIB

Sekolah Rakyat di Mojokerto Perkuat Siswanya Ilmu Akademik dan Agamis

Foto: Siswa sekolah rakyat saat kegiatan belajar mengajar.
Foto: Siswa sekolah rakyat saat kegiatan belajar mengajar.

selalu.id - Sekolah rakyat menengah pertama (SRMP) 15 Mojokerto sudah memperkuat anak didiknya dengan pembelajaran akademik serta agama selama enam bulan berjalan.

 

Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

SRMP 15 Mojokerto yang berada di gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Jalan Terusan Nomor 199, Kecamatan Gedeg terus melakukan penguatan karakter dan karakter.

 

Kepala sekolah SRMP 15 Mojokerto, Heri Susanto mengatakan, perkembangan anak didiknya sangat bagus. Latar belakang keluarga siswa berbeda-beda.

 

"Perkembangan anak-anak sangat bagus mulai pertama masuk karena memiliki background yang berbeda-beda dan kondisi ekonomi berbeda dengan sekolah lain. Disini guru-guru mengajarkan akademik, non akademik, menggali bakat mereka dan dibimbing budi pekerti, life skill, kedisiplinan, ketertiban dan juga keagamaan," kata Heri, Rabu (21/1/2026).

 

Ia menambahkan, selama enam bulan berada di asrama SRMP 15 Mojokerto, beberapa siswa sudah memiliki prestasi di bidang life skill, akademik dan non akademik.

 

"Mereka kita gali talentanya seperti lomba di olimpiade IPA, IPS, Matematika, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa Arab. Untuk non akademis, seperti olahraga kita fasilitasi kayak ekstrakuliker bakat minat prestasi mereka dan juga sisi keagamaan," ungkapnya.

 

Baca Juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Menurut Heri, untuk sisi kesehatan dan psikososial para murid berkembang sangat signifikan. Bahkan, satu bulan sekali siswa SRMP dilakukan pengecekan kesehatannya.

 

"Dari sisi kesehatan sangat baik, di sekolah rakyat ini juga diperhatikan dari sisi gizi, nutrisi, protein dapat tiga kali makan sehari. Sisi psikososial, mereka jadi anak yang percaya diri. Kebermanfaatan sekolah rakyat yang siswanya dari keluarga miskin ekstrem sangat terasa. Jika sebelumnya anak-anak makan sehari disini mereka makan teratur, makan bergizi dan pastinya meringankan beban orang tua," bebernya.

 

Masih kata Heri, pendekatan kepada murid memang khusus seperti memberikan pengertian jika di SRMP secara edukasi akademis.

 

Baca Juga: Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

"Mereka kita berikan motivasi, inspirasi agar mereka semangat belajar untuk kedepan dan ini dibiayai oleh pemerintah agar mereka bisa mencapai cita-citanya dan memutus mata rantai kemiskinan hingga sukses," terangnya.

 

Sementara, salah satu murid SRMP 15 Mojokerto, Nur Lailatul Izza menjelaskan, fasilitas yang ia dapatkan dari sekolah rakyat seperti laptop, seragam, sepatu.

 

"Makan tiga kali sehari dan dua kali nutrisi. Harapan saya semoga bisa mencapai cita-cita yang saya inginkan, semoga keluarga saya sehat selalu, dapat rezeki berlimpah dan bisa saya bahagiakan," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.