Rabu, 22 Jul 2026 23:57 WIB

Viral Ibu Dititipkan ke Panti Jompo, Pemkot Surabaya Fasilitasi Mediasi Keluarga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Jul 2025 12:32 WIB
Camat Pabean Cantian Muhammad Januar Rizal
Camat Pabean Cantian Muhammad Januar Rizal

selalu.id — Kisah seorang lansia asal Surabaya berinisial SF (65) yang dititipkan ke Griya Lansia Malang oleh keempat anaknya viral di media sosial. Warganet mengecam tindakan itu dan menyebut sang ibu seolah dibuang oleh keluarganya.

 

Baca Juga: Panti Jompo di Surabaya Overload, Pemkot Berencana Tambah Baru

Pemerintah Kota Surabaya tidak tinggal diam. Lewat pendekatan persuasif, Camat Pabean Cantian Muhammad Januar Rizal melakukan mediasi agar SF bisa kembali dirawat oleh keluarganya.

 

“Ini bukan soal menelantarkan. Anak ketiganya, LH (40), hanya kewalahan karena keterbatasan ekonomi dan tempat tinggal. Beliau justru ingin ibunya mendapat perawatan yang layak,” kata Januar, Rabu (16/7/2025).

 

Diketahui, SF sempat tinggal di Madura selama dua tahun. Ia baru satu bulan terakhir kembali ke Surabaya dan tinggal bersama LH yang bekerja serabutan serta menumpang di rumah sepupunya di kawasan Perlis. Kondisi SF yang membutuhkan perhatian khusus pasca-stroke membuat LH merasa tak sanggup merawat sendiri.

 

“Sebenarnya, SF sudah menerima bantuan PKH, BLT beras dari Bulog, dan layanan permakanan dari program Kampung Madani,” tambah Januar.

 

Januar juga membantah kabar viral yang menyebut keluarga dilarang menjenguk SF di Griya Lansia Malang.

 

“Silakan menjenguk kapan saja. Kalau ada kondisi darurat, pihak Griya Lansia pasti menghubungi keluarga,” tegasnya.

 

Pemkot Surabaya pun menawarkan solusi konkret kepada LH, salah satunya mencarikan rumah kontrakan agar SF bisa kembali dirawat keluarganya.

 

“Saya tawarkan dikontrakkan dulu satu bulan agar bisa pindah dari rumah sepupunya. Kalau anaknya bersedia, kami siapkan transportasi dan akomodasi,” ujar Januar.

 

Meski demikian, keputusan akhir tetap di tangan keluarga. LH menyambut baik tawaran tersebut, namun mengaku masih ragu karena belum bisa merawat ibunya secara mandiri.

 

“Kalau saya kerja, siapa yang jaga ibu? Saya sendirian,” katanya.

 

LH menegaskan, keputusannya menitipkan SF bukan karena ingin menelantarkan.

 

“Saya cuma ingin ibu dirawat lebih baik. Saudara-saudara saya juga tidak bisa bantu,” ungkapnya.

 

LH mengetahui informasi tentang Griya Lansia dari tetangga. Ia memilih menitipkan ibunya di sana karena layanan yang dianggap baik.

 

“Saya sudah telepon Pak Arif dari Griya Lansia. Katanya boleh dibesuk kok, dan kalau ada apa-apa pasti dikabari,” jelasnya.

 

LH juga menyampaikan niatnya untuk tetap menjenguk ibunya jika memiliki cukup rezeki.

 

“Kalau ada uang, saya pasti ke sana jenguk,” ucapnya.

 

Sebagai informasi, sesuai Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 120 Tahun 2021, Griya Wreda hanya diperuntukkan bagi lansia miskin yang benar-benar sebatang kara.

 

“Kami selalu sampaikan ke warga, tidak ada yang namanya bekas orang tua. Yang ada hanya anak yang lupa bahwa dia pernah dirawat,” tutur Januar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.