Senin, 02 Feb 2026 18:31 WIB

Bozem Avur Sumo Kembali Dipenuhi Sampah, Ketua LPMK Ragukan Sayembara DLH

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Jul 2025 14:17 WIB
Sampah di Bozem Avur Sumo
Sampah di Bozem Avur Sumo

selalu.id – Bozem Avur Sumo di perbatasan Kecamatan Sukomanunggal dan Asemrowo kembali dipenuhi sampah. Fasilitas penampungan air yang seharusnya berfungsi sebagai pengendali banjir ini justru sering menjadi tempat menumpuknya limbah rumah tangga, plastik, styrofoam, hingga eceng gondok.

 

Baca Juga: Surabaya Susun Perda Baru, Tiap Kawasan Baru Wajib Punya Kolam Tampung Air

Kondisi ini dikhawatirkan memburuk saat musim hujan karena potensi luapan air bercampur sampah yang bisa menggenangi permukiman dan menimbulkan risiko penyakit maupun kerusakan lingkungan.

 

Ketua LPMK Asemrowo, Moch Widodo, mengatakan permasalahan ini berakar dari rendahnya kesadaran warga, terutama di kawasan hulu sungai.

 

“Ini problem klasik. Warga di hulu seenaknya buang sampah ke sungai, lalu arusnya membawa semua ke hilir, yaitu ke Bozem Avur Sumo,” kata Widodo, Senin (14/7/2025).

 

Widodo menambahkan, bozem itu menampung aliran dari dua kecamatan, sehingga warga kerap saling menyalahkan soal asal sampah.

 

“Kita nggak bisa terus saling menyalahkan. Yang penting sekarang, bagaimana masyarakat sadar dan tidak lagi buang sampah ke sungai,” ujarnya.

 

Menurutnya, pembersihan sebenarnya rutin dilakukan oleh dinas terkait. Namun karena sampah datang setiap hari, upaya tersebut tak berdampak signifikan.

 

“Setiap kali ada peninjauan, yang disorot pasti tumpukan sampah ini. Terus terang saya malu,” katanya.

 

Salah satu langkah yang diambil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya adalah mengadakan sayembara berhadiah Rp200 ribu bagi warga yang berhasil merekam pelaku pembuangan sampah sembarangan.

 

Baca Juga: Atasi Banjir, Pemkot Surabaya Bangun Empat Bozem Baru

Widodo menyambut baik inisiatif itu, namun ia meragukan efektivitasnya jika tidak dibarengi perubahan perilaku warga.

 

“Gagasan sayembara bagus, tapi tanpa niat tulus dari masyarakat untuk berubah, tetap akan sia-sia,” ucapnya.

 

Ia juga mengingatkan adanya risiko bagi warga yang melapor.

 

“Banyak yang khawatir dilaporkan malah berujung konflik. Uang Rp200 ribu tentu bukan segalanya dibanding rasa aman,” tambahnya.

 

Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, menjelaskan program ini bertujuan mendorong partisipasi warga menjaga kebersihan kota.

Baca Juga: Kurangi Beban TPA Benowo, DLH Surabaya Tambah Empat TPS 3R Tahun Ini

 

“Masyarakat bisa kirim video pelanggaran ke kecamatan. Nanti akan kami teruskan ke tim yustisi DLH untuk ditindaklanjuti,” kata Dedik.

 

Menurutnya, bonus hanya diberikan jika pelaku benar-benar dikenai denda yustisi minimal Rp300 ribu. Video yang dikirim harus jelas dan memungkinkan identifikasi pelaku.

 

“Ini untuk mencegah manipulasi laporan,” ujarnya.

 

Dedik berharap program ini bisa mendorong budaya saling mengingatkan. Namun ia menegaskan, kesadaran kolektif tetap menjadi kunci utama menjaga kebersihan lingkungan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.