Minggu, 18 Okt 2026 21:01 WIB

Bozem Avur Sumo Kembali Dipenuhi Sampah, Ketua LPMK Ragukan Sayembara DLH

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Jul 2025 14:17 WIB
Sampah di Bozem Avur Sumo
Sampah di Bozem Avur Sumo

selalu.id – Bozem Avur Sumo di perbatasan Kecamatan Sukomanunggal dan Asemrowo kembali dipenuhi sampah. Fasilitas penampungan air yang seharusnya berfungsi sebagai pengendali banjir ini justru sering menjadi tempat menumpuknya limbah rumah tangga, plastik, styrofoam, hingga eceng gondok.

 

Baca Juga: Pembagian Tong Komposter di Tengah PR Sampah Surabaya

Kondisi ini dikhawatirkan memburuk saat musim hujan karena potensi luapan air bercampur sampah yang bisa menggenangi permukiman dan menimbulkan risiko penyakit maupun kerusakan lingkungan.

 

Ketua LPMK Asemrowo, Moch Widodo, mengatakan permasalahan ini berakar dari rendahnya kesadaran warga, terutama di kawasan hulu sungai.

 

“Ini problem klasik. Warga di hulu seenaknya buang sampah ke sungai, lalu arusnya membawa semua ke hilir, yaitu ke Bozem Avur Sumo,” kata Widodo, Senin (14/7/2025).

 

Widodo menambahkan, bozem itu menampung aliran dari dua kecamatan, sehingga warga kerap saling menyalahkan soal asal sampah.

 

“Kita nggak bisa terus saling menyalahkan. Yang penting sekarang, bagaimana masyarakat sadar dan tidak lagi buang sampah ke sungai,” ujarnya.

 

Menurutnya, pembersihan sebenarnya rutin dilakukan oleh dinas terkait. Namun karena sampah datang setiap hari, upaya tersebut tak berdampak signifikan.

 

“Setiap kali ada peninjauan, yang disorot pasti tumpukan sampah ini. Terus terang saya malu,” katanya.

 

Salah satu langkah yang diambil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya adalah mengadakan sayembara berhadiah Rp200 ribu bagi warga yang berhasil merekam pelaku pembuangan sampah sembarangan.

 

Baca Juga: Camat Krian Gandeng Satpol PP Tindak Tegas Pembuang Sampah Liar di Kawasan Kecamatan

Widodo menyambut baik inisiatif itu, namun ia meragukan efektivitasnya jika tidak dibarengi perubahan perilaku warga.

 

“Gagasan sayembara bagus, tapi tanpa niat tulus dari masyarakat untuk berubah, tetap akan sia-sia,” ucapnya.

 

Ia juga mengingatkan adanya risiko bagi warga yang melapor.

 

“Banyak yang khawatir dilaporkan malah berujung konflik. Uang Rp200 ribu tentu bukan segalanya dibanding rasa aman,” tambahnya.

 

Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, menjelaskan program ini bertujuan mendorong partisipasi warga menjaga kebersihan kota.

Baca Juga: TPST Berbek Sidoarjo Genap 10 Tahun, Sampah Rumah Tangga Disulap jadi Sumber Cuan Warga

 

“Masyarakat bisa kirim video pelanggaran ke kecamatan. Nanti akan kami teruskan ke tim yustisi DLH untuk ditindaklanjuti,” kata Dedik.

 

Menurutnya, bonus hanya diberikan jika pelaku benar-benar dikenai denda yustisi minimal Rp300 ribu. Video yang dikirim harus jelas dan memungkinkan identifikasi pelaku.

 

“Ini untuk mencegah manipulasi laporan,” ujarnya.

 

Dedik berharap program ini bisa mendorong budaya saling mengingatkan. Namun ia menegaskan, kesadaran kolektif tetap menjadi kunci utama menjaga kebersihan lingkungan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.