Rabu, 04 Feb 2026 13:56 WIB

Surabaya Krisis Hunian, Ketua Komisi A Dorong Rusun Terpadu di Atas Pasar Tradisional

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Jul 2025 10:11 WIB
DPRD Surabaya
DPRD Surabaya

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyoroti krisis hunian terjangkau yang semakin mendesak. Hingga Maret 2025, jumlah pendaftar rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Surabaya mencapai 14.000 orang, sementara unit yang tersedia hanya 5.233 dari 23 rusun.

 

Baca Juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

“Kondisi ini tidak bisa ditangani dengan pendekatan biasa. Kebutuhan hunian vertikal sudah sangat mendesak,” kata Yona usai rapat Pansus Hunian Layak di Gedung DPRD Surabaya, Kamis (10/7/2025).

 

Sebagai solusi, Yona mengusulkan konsep rusun terintegrasi di atas pasar tradisional, mengadopsi model Pasar Rumput di Jakarta. Rusun tersebut memiliki tiga lantai pasar di bawah, dengan hunian 1.984 unit di lantai empat hingga dua puluh lima.

 

“Model seperti itu bisa diterapkan di Surabaya. Pasar hidup, ekonomi jalan, dan hunian terpenuhi,” ujarnya.

 

Ia menyebut sejumlah pasar seperti Keputran, Tambakrejo, dan Wonokromo sebagai lokasi potensial. Tambakrejo bahkan telah dikembangkan dengan Kaza Mall dan Hotel Palm Park di atasnya.

 

“Pasar Tambakrejo sudah jadi contoh, bisa dikembangkan lebih lanjut,” imbuhnya.

Baca Juga: Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

 

Yona menilai konsep ini menjawab keterbatasan lahan di tengah kota dan mendukung pemanfaatan ruang vertikal yang efisien.

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan swasta. Pansus Hunian Layak telah mengundang sejumlah pihak seperti REI, Apersi, dan YKP untuk berdiskusi bersama.

 

“Pembangunan kota tidak bisa hanya ditangani Pemkot. Butuh sinergi semua pihak,” jelasnya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

 

Ia meminta Pemkot memberi ruang bagi pengembang lokal untuk ikut terlibat dalam proyek hunian rakyat. Selain itu, ia menyoroti perlunya publikasi agar program-program Pemkot lebih dikenal publik.

 

“Kadang programnya sudah bagus, tapi gaungnya kurang. Media harus dilibatkan untuk menyampaikan informasi ke masyarakat,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.

Operasional Dermaga Jamrud Selatan Surabaya Kembali Normal Pasca Insiden Kapal Pacific 88

"Saat ini seluruh kegiatan operasional berjalan lancar dan terus dipantau secara intensif," kata Branch Manager Terminal Jamrud, Nilam Mirah Muh Junaedhy.

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.