Rabu, 22 Jul 2026 11:29 WIB

Surabaya Raih Nilai Tertinggi Reformasi Birokrasi, MenPAN-RB Lakukan Peninjauan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Jul 2025 16:58 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini

selalu.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, menyebut Surabaya sebagai salah satu pelopor implementasi Reformasi Birokrasi Tematik (RBT) di tingkat daerah. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja ke Surabaya, Kamis (3/7/2025).

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

RBT diarahkan untuk menjawab tema-tema strategis nasional, seperti pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas layanan publik. Menurut Rini, Surabaya telah menerapkan dua tema itu dalam kebijakan dan pelaksanaan di lapangan.

 

“Wali Kota Surabaya ini menjadi salah satu pionir keberhasilan reformasi birokrasi,” ujar Rini.

 

Ia menyebut Pemkot Surabaya meraih indeks reformasi birokrasi tertinggi dibandingkan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Rini menegaskan, reformasi birokrasi tidak cukup hanya sebagai kebijakan formal, melainkan harus berdampak langsung pada masyarakat.

 

Dalam kunjungan tersebut, MenPAN-RB meninjau Puskesmas Tambakrejo dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola. Di dua titik itu, Rini menilai pelaksanaan program padat karya dan integrasi layanan publik telah berjalan efektif.

 

“MPP Kota Surabaya termasuk mal pelayanan publik dengan kategori prima dan kunjungan masyarakat tertinggi,” katanya.

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa Surabaya telah menerapkan sistem satu data yang terintegrasi dengan Badan Pusat Statistik, Kementerian Dalam Negeri, dan Bappenas.

 

“Data ini yang digunakan sebagai dasar untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan,” ujar Eri.

 

Ia menyebut, angka pengangguran terbuka di Surabaya turun dari 9 persen menjadi 4,91 persen, sementara tingkat kemiskinan turun dari 5 persen menjadi 3,96 persen.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

MenPAN-RB juga meminta Surabaya menjadi percontohan nasional dalam pola kerja ASN yang dilakukan di luar kantor, termasuk dari balai RW.

 

“Kami sudah menjalankan itu, ASN Surabaya tidak hanya bekerja dari kantor, tapi juga di balai RW,” ujar Eri.

 

Inovasi tersebut diklaim sebagai bentuk pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Pemkot menyatakan akan terus memperluas jangkauan layanan publik melalui pendekatan tersebut. (ADV)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.