Senin, 19 Okt 2026 01:14 WIB

Surabaya Bangun Tiga SMPN Baru, Pemerhati Pendidikan Sebut Mutu Lebih Mendesak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 06 Jul 2025 17:33 WIB

Selalu.id- Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membangun tiga Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) baru pada 2025 menuai sorotan. 

Meski dianggap sebagai langkah perluasan akses pendidikan gratis, sejumlah pihak menilai pembangunan fisik belum menjadi prioritas utama saat ini.

Baca Juga: Peduli Pendidikan di Ring Satu Kawasan, SIER Tebus Ijazah dan Bantu Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu

Tiga sekolah baru tersebut akan dibangun di kawasan padat penduduk, yakni Medokan Ayu, Warugunung, dan Tambak Wedi. Ketiganya disebut-sebut sebagai wilayah dengan tingkat kebutuhan tinggi terhadap sekolah negeri.

Namun, pemerhati pendidikan Isa Anshori menilai, solusi mendirikan gedung baru belum tentu menjawab tantangan utama pendidikan di Surabaya. Menurutnya, penambahan sekolah negeri sebaiknya tidak tergesa-gesa dilakukan.

“Kalau menurut saya, penambahan sekolah negeri masih belum perlu,” kata Isa saat dihubungi.

Isa menyebut, kebutuhan ruang belajar saat ini sebenarnya masih bisa diakomodasi melalui kerja sama dengan sekolah swasta. Ia mendorong Pemkot memperkuat kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta untuk mengoptimalkan daya tampung siswa.

“Kebutuhan masih bisa diatasi dengan kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta,” ujarnya.

Pembangunan tiga sekolah baru ini merupakan respons atas banyaknya keluhan masyarakat, terutama saat masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), di mana daya tampung sekolah negeri kerap tak sebanding dengan jumlah pendaftar.

Namun menurut Isa, membangun gedung tanpa peningkatan kualitas guru, kurikulum, dan fasilitas belajar tak akan menyentuh akar persoalan pendidikan di Kota Pahlawan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Yang paling mendesak sejatinya adalah peningkatan kualitas sekolah dan akses pendidikan bermutu yang merata,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkot sebaiknya tidak hanya fokus pada kuantitas, tapi juga kualitas. Pendidikan bermutu harus dapat dirasakan oleh semua anak, baik yang bersekolah di negeri maupun swasta.

Diketahui, rencana pembangunan sekolah baru di Surabaya kembali menjadi sorotan masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025 tercantum target pembangunan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun Pemerintah Kota Surabaya hanya bisa merealisasikan tiga sekolah karena kendala lahan.

Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menyebut pembangunan SMP baru sangat penting demi pemerataan akses pendidikan. Namun dua rencana pembangunan terpaksa ditunda karena persoalan legalitas dan kesiapan lahan.

“Di RPJMD 2025 jelas disebutkan bahwa setiap tahun kita harus bangun lima SMP negeri. Tapi tahun ini hanya bisa tiga, karena dua lokasi lainnya terkendala lahan,” ujar Akma, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Menurut politisi Golkar ini, Pemkot perlu mencari alternatif solusi agar target pembangunan tetap tercapai. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah menjalin kerja sama dengan sekolah swasta yang masih kekurangan murid.

“Misalnya sekolah swasta kelas menengah ke bawah direkrut jadi SMP negeri dengan pendanaan dari Pemkot, atau dilakukan merger. Ini masih dalam tahap pengkajian,” jelasnya.

Akma juga menegaskan pentingnya percepatan pembangunan agar ketiga sekolah tersebut bisa mulai menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026.

“Kita dorong agar pembangunan selesai di 2025. Harapannya, saat tahun ajaran baru 2026 dimulai, sekolah ini sudah bisa beroperasi,” ucapnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.