Senin, 02 Feb 2026 08:12 WIB

Surabaya Bangun Tiga SMPN Baru, Pemerhati Pendidikan Sebut Mutu Lebih Mendesak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 06 Jul 2025 17:33 WIB

Selalu.id- Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membangun tiga Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) baru pada 2025 menuai sorotan. 

Meski dianggap sebagai langkah perluasan akses pendidikan gratis, sejumlah pihak menilai pembangunan fisik belum menjadi prioritas utama saat ini.

Baca Juga: Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila

Tiga sekolah baru tersebut akan dibangun di kawasan padat penduduk, yakni Medokan Ayu, Warugunung, dan Tambak Wedi. Ketiganya disebut-sebut sebagai wilayah dengan tingkat kebutuhan tinggi terhadap sekolah negeri.

Namun, pemerhati pendidikan Isa Anshori menilai, solusi mendirikan gedung baru belum tentu menjawab tantangan utama pendidikan di Surabaya. Menurutnya, penambahan sekolah negeri sebaiknya tidak tergesa-gesa dilakukan.

“Kalau menurut saya, penambahan sekolah negeri masih belum perlu,” kata Isa saat dihubungi.

Isa menyebut, kebutuhan ruang belajar saat ini sebenarnya masih bisa diakomodasi melalui kerja sama dengan sekolah swasta. Ia mendorong Pemkot memperkuat kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta untuk mengoptimalkan daya tampung siswa.

“Kebutuhan masih bisa diatasi dengan kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta,” ujarnya.

Pembangunan tiga sekolah baru ini merupakan respons atas banyaknya keluhan masyarakat, terutama saat masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), di mana daya tampung sekolah negeri kerap tak sebanding dengan jumlah pendaftar.

Namun menurut Isa, membangun gedung tanpa peningkatan kualitas guru, kurikulum, dan fasilitas belajar tak akan menyentuh akar persoalan pendidikan di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Dapur Bergizi Perdana di Sukomanunggal Resmi Beroperasi, Ribuan Pelajar Siap Nikmati MBG

“Yang paling mendesak sejatinya adalah peningkatan kualitas sekolah dan akses pendidikan bermutu yang merata,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkot sebaiknya tidak hanya fokus pada kuantitas, tapi juga kualitas. Pendidikan bermutu harus dapat dirasakan oleh semua anak, baik yang bersekolah di negeri maupun swasta.

Diketahui, rencana pembangunan sekolah baru di Surabaya kembali menjadi sorotan masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025 tercantum target pembangunan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun Pemerintah Kota Surabaya hanya bisa merealisasikan tiga sekolah karena kendala lahan.

Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menyebut pembangunan SMP baru sangat penting demi pemerataan akses pendidikan. Namun dua rencana pembangunan terpaksa ditunda karena persoalan legalitas dan kesiapan lahan.

“Di RPJMD 2025 jelas disebutkan bahwa setiap tahun kita harus bangun lima SMP negeri. Tapi tahun ini hanya bisa tiga, karena dua lokasi lainnya terkendala lahan,” ujar Akma, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga: Peringati HGN, 2000 Guru di Surabaya Gelar Doa Lintas Agama

Menurut politisi Golkar ini, Pemkot perlu mencari alternatif solusi agar target pembangunan tetap tercapai. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah menjalin kerja sama dengan sekolah swasta yang masih kekurangan murid.

“Misalnya sekolah swasta kelas menengah ke bawah direkrut jadi SMP negeri dengan pendanaan dari Pemkot, atau dilakukan merger. Ini masih dalam tahap pengkajian,” jelasnya.

Akma juga menegaskan pentingnya percepatan pembangunan agar ketiga sekolah tersebut bisa mulai menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026.

“Kita dorong agar pembangunan selesai di 2025. Harapannya, saat tahun ajaran baru 2026 dimulai, sekolah ini sudah bisa beroperasi,” ucapnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.