Selasa, 29 Sep 2026 19:16 WIB

Ketua Fraksi Gerindra Surabaya Dukung Putusan MK Soal Sekolah Gratis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Jul 2025 20:10 WIB
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati

selalu.id – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, menyatakan dukungannya terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa pendidikan dasar wajib diselenggarakan secara gratis.

 

Baca Juga: Gerindra Soroti Turunnya Anggaran Pertanian, Kehutanan dan Energi di RAPBD Jatim 2027

Menurut Ajeng, keputusan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Surabaya serta visi Presiden terpilih Prabowo Subianto.

 

“Keputusan MK ini menegaskan kembali bahwa sekolah harus gratis. Di Surabaya, kami sudah lama menggratiskan SD dan SMP negeri secara masif. Jadi, tidak ada lagi alasan biaya sebagai penghambat anak-anak mengenyam pendidikan dasar,” ujar Ajeng, Rabu (2/7/2025).

 

Ajeng yang juga anggota Komisi D menambahkan, pemerintah daerah turut berperan dalam memperkuat pendanaan sekolah swasta, salah satunya melalui skema Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) untuk sekolah yang menetapkan SPP di bawah Rp500.000.

 

“Anggaran pendidikan bukan hanya dari pusat lewat BOS, tapi juga dari daerah melalui BOPDA. Ini bentuk keberpihakan kita terhadap pendidikan yang inklusif,” tegasnya.

 

Ia juga menyebut, arah kebijakan pendidikan nasional ke depan akan selaras dengan visi program Sekolah Rakyat yang diusung Presiden terpilih Prabowo Subianto. Program tersebut mencakup pendidikan gratis sekaligus pembiayaan makan, minum, dan tempat tinggal bagi siswa asrama.

 

Baca Juga: Sidoarjo Perketat Pengawasan MBG usai Temuan SLHS Palsu

“Pak Prabowo punya visi gerak cepat dengan Sekolah Rakyat. Di sana bukan cuma sekolah yang gratis, tapi juga ada pembiayaan makan, minum, hingga tempat tinggal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.

 

Menurutnya, Surabaya siap mendukung program tersebut sebagai bagian dari perluasan akses pendidikan untuk seluruh lapisan masyarakat.

 

Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan juga perlu dibarengi perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dan ketersediaan fasilitas pendukung.

 

Baca Juga: Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

“Petunjuk teknis tentang hak-hak guru belum jelas dari pusat. Padahal, kalau bicara kualitas pendidikan, itu tak bisa dilepaskan dari peran guru. Begitu juga dengan fasilitas pendukung seperti smart board, semuanya butuh kejelasan skema teknis,” ujarnya.

 

Ajeng juga mendorong agar program pendidikan nonformal seperti Kejar Paket digratiskan agar tidak ada anak yang tertinggal dalam layanan pendidikan dasar.

 

“Prinsipnya, tidak boleh ada anak Surabaya yang tertinggal dalam pendidikan. SD dan SMP harus gratis, dan bagi yang membutuhkan Kejar Paket, kita siapkan juga programnya,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau selalu waspada dengan segala bentuk modus kejahatan.

Arah Baru Pengembangan Rumah Sakit di Sidoarjo

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan medis yang proporsional dan tidak menumpuk di satu titik.

Cegah Pungli, Pemkot Surabaya Buka Skema Bantuan Seragam Lewat BOPDA

Eri menegaskan, jika sekolah membantu menyediakan seragam bagi siswa yang membutuhkan, harganya tidak boleh lebih mahal dibandingkan harga di toko.

Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Pelindo dalam mendukung kelancaran arus barang dan penguatan rantai logistik nasional.

Banyak ASN Pemkot Surabaya Langgar Aturan, Dari Terlibat Pungli hingga Penyalahgunaan Wewenang

Atas sanksi ini, Kepala BkPSDM Surabaya Ira Tursilawati meminta seluruh ASN menjalankan tugas sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Korban saat kejadian sedang mengendarai motor Vixion nopol S 4076 NAK.