Kamis, 04 Jun 2026 05:38 WIB

1.600 Posyandu di Gresik Disiapkan Jadi Lembaga Pelayanan Holistik

  • Penulis : Yasin
  • | Kamis, 26 Jun 2025 11:16 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil

selalu.id – Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong transformasi posyandu menjadi lembaga pelayanan masyarakat yang terintegrasi lintas sektor. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Advokasi Kelembagaan dan Transformasi Posyandu di Hotel Aston Gresik, Rabu (25/6/2025).

 

Baca Juga: Langkah Serius Pemkot dalam Atasi Kemacetan Jalur Penghubung Surabaya-Gresik

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil, mengatakan posyandu tidak lagi hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi diarahkan menjadi lembaga kemasyarakatan yang bersinergi dengan sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibum, dan sosial.

 

“Dari 1.615 posyandu di Gresik, sebagian besar telah menerapkan integrasi layanan primer, didukung 7.778 kader aktif. Posyandu kini menjadi ujung tombak pelayanan dasar dan pembangunan daerah,” kata Washil.

 

Transformasi ini mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu dan diperkuat dengan SK Bupati Gresik Nomor 414.1/166/HK/437.12/2025 tentang Tim Pembina Posyandu 2025–2030. Posyandu kini masuk dalam struktur pemerintahan dan berperan dalam perencanaan hingga pengawasan pembangunan lokal.

 

Baca Juga: Kasus Dugaan Proyektil Rekoset di SMPN 33 Gresik, Korban Tolak Bantuan Rp50 Juta

Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik, Muhayyan, menyampaikan bahwa posyandu kini berfungsi sebagai fasilitator masyarakat. Setiap kader akan diarahkan fokus pada satu bidang layanan secara profesional, dengan struktur pengelolaan terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan ketua bidang sesuai kebutuhan.

 

Sementara itu, perwakilan Bappeda Gresik, Luludiyana, menyebut alokasi anggaran untuk transformasi posyandu akan dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Ia menekankan pentingnya perencanaan lintas perangkat daerah yang selaras dan berkelanjutan.

 

Baca Juga: Pabrik Melamin di JIIPE Gresik Berdiri, Nilai Investasi US$600 Juta dan Diklaim Rendah Emisi

Transformasi ini juga mencakup pemanfaatan literasi digital untuk mendukung efisiensi layanan dan perluasan akses berbasis komunitas.

 

“Transformasi posyandu harus didukung dengan koordinasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Gresik menargetkan posyandu tertata secara struktural dan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.