Rabu, 22 Jul 2026 10:21 WIB

1.600 Posyandu di Gresik Disiapkan Jadi Lembaga Pelayanan Holistik

  • Penulis : Yasin
  • | Kamis, 26 Jun 2025 11:16 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil

selalu.id – Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong transformasi posyandu menjadi lembaga pelayanan masyarakat yang terintegrasi lintas sektor. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Advokasi Kelembagaan dan Transformasi Posyandu di Hotel Aston Gresik, Rabu (25/6/2025).

 

Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Tersangka Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil, mengatakan posyandu tidak lagi hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi diarahkan menjadi lembaga kemasyarakatan yang bersinergi dengan sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibum, dan sosial.

 

“Dari 1.615 posyandu di Gresik, sebagian besar telah menerapkan integrasi layanan primer, didukung 7.778 kader aktif. Posyandu kini menjadi ujung tombak pelayanan dasar dan pembangunan daerah,” kata Washil.

 

Transformasi ini mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu dan diperkuat dengan SK Bupati Gresik Nomor 414.1/166/HK/437.12/2025 tentang Tim Pembina Posyandu 2025–2030. Posyandu kini masuk dalam struktur pemerintahan dan berperan dalam perencanaan hingga pengawasan pembangunan lokal.

 

Baca Juga: 12 Orang Diamankan dalam Pengungkapan Narkoba 3,37 Ton di Gresik, Ini Profesinya

Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik, Muhayyan, menyampaikan bahwa posyandu kini berfungsi sebagai fasilitator masyarakat. Setiap kader akan diarahkan fokus pada satu bidang layanan secara profesional, dengan struktur pengelolaan terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan ketua bidang sesuai kebutuhan.

 

Sementara itu, perwakilan Bappeda Gresik, Luludiyana, menyebut alokasi anggaran untuk transformasi posyandu akan dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Ia menekankan pentingnya perencanaan lintas perangkat daerah yang selaras dan berkelanjutan.

 

Baca Juga: BNN Sebut Narkoba 3,37 Ton di Gresik Diduga untuk Bahan Vape

Transformasi ini juga mencakup pemanfaatan literasi digital untuk mendukung efisiensi layanan dan perluasan akses berbasis komunitas.

 

“Transformasi posyandu harus didukung dengan koordinasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Gresik menargetkan posyandu tertata secara struktural dan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.