Senin, 19 Okt 2026 07:28 WIB

Alasan Gubernur Khofifah Mangkir Panggilan KPK Kasus Dana Hibah

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, tidak hadir dalam pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (20/6). Ia seharusnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2021–2022.

 

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Ketidakhadiran Khofifah disebabkan oleh cuti untuk keperluan pribadi. Ia tengah menghadiri wisuda putranya, Jalaluddin Mannagalli Parawansa, di Universitas Peking, Tiongkok.

 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan ketidakhadiran tersebut.

"Saksi KIP (Khofifah Indar Parawansa) tidak hadir, meminta untuk dijadwalkan ulang," kata Budi.

 

Menurut Budi, Khofifah tidak bisa hadir karena ada keperluan lain yang mendesak. Namun, ia belum dapat memastikan kapan pemeriksaan ulang akan dijadwalkan.

Baca Juga: Ini Lho Rek, Nama-nama Penjabat yang Tega Korupsi Dana Bencana di Indonesia

 

Khofifah diketahui telah berangkat ke Tiongkok pada Jumat pagi. Ia juga telah berkoordinasi dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim untuk memastikan layanan publik tetap berjalan. Cuti Khofifah telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri. Selama ia cuti, Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jatim.

 

Kasus dana hibah pokmas ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap mantan Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak. KPK telah menetapkan 21 tersangka baru. Dari jumlah itu, empat orang ditetapkan sebagai penerima suap, sedangkan tujuh belas lainnya sebagai pemberi suap.

Baca Juga: KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana, Adik Eks Kepala BNPB Ikut Terseret

 

Tiga dari empat penerima suap merupakan penyelenggara negara, satu lainnya adalah staf penyelenggara negara. Dari tujuh belas pemberi suap, lima belas berasal dari pihak swasta dan dua dari unsur penyelenggara negara.

 

Meski Khofifah belum diperiksa, KPK menegaskan proses penyidikan akan terus berjalan. Lembaga antirasuah itu akan menjadwalkan ulang pemeriksaan dan melanjutkan pengusutan dugaan korupsi dana hibah APBD Jatim.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.