Selasa, 29 Sep 2026 21:34 WIB

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing di Bojonegoro, Gelar Operasi Gabungan

selalu.id – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak memperkuat pengawasan terhadap keberadaan Orang Asing di Kabupaten Bojonegoro melalui rangkaian kegiatan pada 17–20 Juni 2025. Kegiatan meliputi Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA), Operasi Gabungan, dan Program Desa Binaan Imigrasi.

 

Baca Juga: Perkuat Integritas Layanan, Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services di Surabaya

Rangkaian dimulai dengan Rapat Koordinasi Tim PORA tingkat Kabupaten Bojonegoro, Selasa (17/6/2025), di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bojonegoro. Rapat dibuka oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Nur Kautsar, dan dihadiri oleh perwakilan 13 instansi anggota Tim PORA dari unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait.

 

Kepala Badan Kesbangpol Bojonegoro, Mahmudi, turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Usai rapat, Tim PORA langsung melakukan operasi gabungan yang menyasar sejumlah perusahaan yang mempekerjakan Orang Asing di wilayah setempat.

 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, I Gusti Bagus M. Ibrahiem, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga stabilitas dan keamanan daerah.

Baca Juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

 

“Melalui sinergi pengawasan Tim PORA dan edukasi kepada masyarakat melalui program Desa Binaan, kami berharap pengawasan terhadap Orang Asing menjadi lebih optimal dan masyarakat semakin terlindungi dari potensi pelanggaran hukum, termasuk TPPO. Ini adalah upaya kolektif dalam membangun sistem pengawasan keimigrasian yang kuat dan berbasis kolaborasi,” ujarnya.

 

Baca Juga: Rayakan Hari Bhayangkara, Imigrasi dan Polda Jatim Buka Layanan Paspor 1.079 Kuota

Kegiatan dilanjutkan dengan Program Desa Binaan Imigrasi pada Kamis (20/6/2025), yang bertujuan meningkatkan literasi keimigrasian masyarakat. Program ini juga ditujukan untuk mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan melindungi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

 

"Melalui program ini, masyarakat dibekali pengetahuan agar lebih mandiri dan waspada dalam mempersiapkan diri sebelum bekerja atau bepergian ke luar negeri," tutup Ibrahiem.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.

Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau selalu waspada dengan segala bentuk modus kejahatan.

Arah Baru Pengembangan Rumah Sakit di Sidoarjo

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan medis yang proporsional dan tidak menumpuk di satu titik.