Senin, 02 Nov 2026 03:07 WIB

Jam Belajar Lebih Pagi, Siswa SD-SMP Surabaya Bebas PR Sejak 2022

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Jun 2025 11:32 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya melalui program Sekolah Arek Suroboyo (SAS) telah menerapkan kebijakan sekolah tanpa pekerjaan rumah (PR) dan jam masuk lebih pagi sejak awal 2022. Program ini menyasar siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa SAS bertujuan membentuk karakter siswa, mengasah minat dan bakat, serta mengurangi kenakalan remaja.

 

“Kita itu sejak Januari 2022 mengadakan Sekolah Arek Suroboyo. Di dalamnya ada sekolah kebangsaan dan bakat minat. Kalau hari ini masih ada geng motor dan kenakalan remaja, karena tidak ada pembentukan karakter sejak awal,” ujar Eri saat meninjau SDN Kaliasin I, Selasa (11/6/2025).

 

Melalui SAS, jam belajar siswa dimulai pukul 06.30 hingga 12.00 WIB. Setelah itu, siswa mengikuti kegiatan tambahan seperti pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, dan pengembangan bakat. Kegiatan dilakukan tanpa pemberian PR, melainkan latihan soal yang diselesaikan di sekolah.

 

“Jadi siswa bisa menyelesaikan tugas di sekolah. Pulang ke rumah tidak membawa PR. Saya ingin Arek-arek Surabaya banyak berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat. Karakter itu dibentuk juga di rumah dan lingkungan,” katanya.

 

Cak Eri juga meninjau pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 6 Surabaya. Beberapa kegiatan yang diikuti siswa antara lain karawitan, bola basket, paskibraka, paduan suara, dan kelas bahasa asing.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

 

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruh, menambahkan bahwa kegiatan pendalaman bakat berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Program ini diklaim efektif mengurangi beban belajar siswa dan memberi ruang untuk eksplorasi minat.

 

“Jam belajar selesai pukul 12.00 WIB. Pendalaman sampai 14.00 WIB. Anak-anak bisa ikut kegiatan sesuai bakatnya, seperti lukis, menari, mengaji, dan lainnya,” ujar Yusuf.

 

Ia menyebut penyelesaian tugas dilakukan lewat kelas pengayaan. “Pulang anak-anak tidak ada beban PR. Pengayaan dilakukan di sekolah agar siswa lebih segar dan terbantu antar teman,” tambahnya.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

 

Salah satu siswa Kelas 8 SMPN 6, Yusuf Bagus Kristianto, menyambut positif kebijakan ini. Menurutnya, SAS memberi ruang menyalurkan bakat sekaligus meningkatkan kreativitas.

 

“Sejak 2022 tidak ada PR, sekolah menggantinya dengan latihan soal yang dikumpulkan di waktu tertentu. Setelah kelas, kami lanjut SAS dari pukul 13.00 sampai 14.30 WIB,” ujarnya. (ADV)

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.