Senin, 02 Feb 2026 14:02 WIB

Tak Punya Jukir Resmi, Wali Kota Eri Tutup Operasional Sejumlah Minimarket

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Jun 2025 13:56 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menutup lahan parkir sejumlah minimarket modern saat inspeksi mendadak, Selasa (10/6/2025). Penutupan dilakukan karena toko tidak menyediakan juru parkir resmi sesuai aturan.

Dalam sidak tersebut, Eri menegaskan setiap toko yang memasang tulisan "parkir gratis" wajib menyiapkan petugas parkir resmi dengan identitas jelas.

Baca Juga: Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya

“Tempat usaha yang pasang tulisan ‘parkir gratis’ harusnya menyediakan juru parkir resmi. Pakai rompi dari tempat usahanya, supaya jelas. Biar gak ada fitnah dan gak ada yang main tarik-tarikan liar,” kata Eri.

Ia menyebut, banyak toko modern memanfaatkan tulisan “gratis parkir” tanpa menyediakan petugas parkir resmi, sehingga masyarakat tetap dipungut biaya oleh juru parkir liar.

“Kalau ada tukang parkir tapi gak punya surat tugas, gak pakai rompi resmi, nanti orang kira itu suruhannya siapa? Kapolres? Dandim? Ini kan bisa jadi fitnah,” ujarnya.

Menurut Eri, toko yang memiliki lahan parkir dan membayar pajak wajib menunjuk juru parkir lengkap dengan seragam dan identitas. Saat sidak, beberapa minimarket tidak memenuhi syarat tersebut sehingga lahan parkirnya ditutup.

“Saya hanya tutup tempat parkirnya, tapi ya otomatis usahanya ikut berhenti. Masa pelanggan mau belanja gak ada tempat parkir?” ujar Eri.

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

Ia menyatakan toko boleh kembali beroperasi setelah menunjuk juru parkir resmi dan memastikan tidak ada kendaraan parkir sembarangan di pinggir jalan.

“Silakan buka lagi. Tapi harus ada tukang parkirnya. Gak boleh bikin macet dan ganggu ketertiban. Jangan bikin gaduh Surabaya,” katanya.

Eri juga menyoroti praktik setoran juru parkir ke oknum RT atau RW. Ia menilai hal itu sebagai bentuk premanisme.

“Kalau ada yang narik-narik uang tanpa aturan, itu bukan pengelolaan, itu preman. Masa laporannya ke RT, RW? Siapa yang tanggung jawab kalau ada apa-apa?” tegasnya.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Siap Rekomendasikan Pembubaran Ormas Pelaku Premanisme

Ia meminta semua pengelola usaha bertanggung jawab atas parkir yang dikelola, termasuk perlindungan bagi juru parkir.

Pemerintah Kota Surabaya mewajibkan setiap juru parkir resmi mengenakan rompi agar masyarakat tidak lagi dipungut biaya di toko yang sudah membayar pajak parkir.

“Rompinya itu penting, supaya warga tahu ini bukan jukir liar. Karena toko sudah bayar pajak parkir, masyarakat gak boleh dipungut lagi,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.

Hasil MU Vs Fulham, Setan Merah Menang 3-2

Dengan hasil ini, MU berarti sudah merangkai tiga kemenangan beruntun usai mengalahkan Manchester City dan Arsenal.