Selasa, 20 Okt 2026 16:30 WIB

Banjir Rob Kembali Rendam Kalianak Timur, Anak Sekolah Nyeker, Warga Tak Bisa Kerja

Banjir Rob
Banjir Rob

selalu.id – Banjir rob kembali melanda kawasan Kalianak Timur hingga Margomulyo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (28/05/2025). Genangan setinggi 15–30 sentimeter merendam permukiman warga selama dua hari terakhir, mengganggu aktivitas harian, termasuk anak-anak yang hendak berangkat sekolah.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam

Genangan muncul meski tidak turun hujan, diduga akibat air laut yang merembes dari celah saluran air. Ketinggian air di sekitar Sungai Kalianak bahkan lebih tinggi dibandingkan di depan rumah warga. Banjir rob umumnya terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan mulai surut pada pukul 15.00 WIB.

 

Warga harus beradaptasi. Anak-anak melepas sepatu agar tetap bisa ke sekolah, sementara sebagian warga memilih tidak bekerja menunggu air surut. Air laut yang masuk ke dalam rumah juga memaksa warga mengurasnya setiap hari.

 

“Banjir rob hampir terjadi setiap bulan, tapi tidak setinggi dua hari ini,” ujar Ari Faridah, warga Kalianak Timur.

Baca Juga: Ali Yusa: Mitigasi Rob Surabaya Perlu Paradigma Hidup Bersama Air

 

Ia menolak anggapan bahwa banjir rob dipicu proyek pembangunan di sekitar kawasan. Warga berharap pemerintah kota memberikan solusi konkret, seperti penyediaan pompa air.

 

“Kami butuh solusi permanen, bukan penanganan sementara. Pintu air mungkin bisa jadi solusi efektif untuk mencegah banjir rob berulang,” tambahnya.

Baca Juga: Upaya Surutkan Banjir, Wali Kota Eri Cahyadi Rela Bermalam di Lokasi

 

Banjir juga berdampak pada lalu lintas di Jalan Raya Kalianak, jalur utama Surabaya–Gresik. Kemacetan pun tak terhindarkan. Warga berharap Pemkot Surabaya segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi banjir rob yang terus terjadi.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Jam operasional distributor dan subdistributor dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Menurut Eri, pemegang gelar Cak dan Ning Surabaya memiliki tanggung jawab membawa nama Kota Surabaya.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.