Minggu, 01 Feb 2026 19:19 WIB

Banjir Rob Kembali Rendam Kalianak Timur, Anak Sekolah Nyeker, Warga Tak Bisa Kerja

Banjir Rob
Banjir Rob

selalu.id – Banjir rob kembali melanda kawasan Kalianak Timur hingga Margomulyo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (28/05/2025). Genangan setinggi 15–30 sentimeter merendam permukiman warga selama dua hari terakhir, mengganggu aktivitas harian, termasuk anak-anak yang hendak berangkat sekolah.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam

Genangan muncul meski tidak turun hujan, diduga akibat air laut yang merembes dari celah saluran air. Ketinggian air di sekitar Sungai Kalianak bahkan lebih tinggi dibandingkan di depan rumah warga. Banjir rob umumnya terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan mulai surut pada pukul 15.00 WIB.

 

Warga harus beradaptasi. Anak-anak melepas sepatu agar tetap bisa ke sekolah, sementara sebagian warga memilih tidak bekerja menunggu air surut. Air laut yang masuk ke dalam rumah juga memaksa warga mengurasnya setiap hari.

 

“Banjir rob hampir terjadi setiap bulan, tapi tidak setinggi dua hari ini,” ujar Ari Faridah, warga Kalianak Timur.

Baca Juga: Ali Yusa: Mitigasi Rob Surabaya Perlu Paradigma Hidup Bersama Air

 

Ia menolak anggapan bahwa banjir rob dipicu proyek pembangunan di sekitar kawasan. Warga berharap pemerintah kota memberikan solusi konkret, seperti penyediaan pompa air.

 

“Kami butuh solusi permanen, bukan penanganan sementara. Pintu air mungkin bisa jadi solusi efektif untuk mencegah banjir rob berulang,” tambahnya.

Baca Juga: Upaya Surutkan Banjir, Wali Kota Eri Cahyadi Rela Bermalam di Lokasi

 

Banjir juga berdampak pada lalu lintas di Jalan Raya Kalianak, jalur utama Surabaya–Gresik. Kemacetan pun tak terhindarkan. Warga berharap Pemkot Surabaya segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi banjir rob yang terus terjadi.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.