Rabu, 04 Feb 2026 04:26 WIB

Dari Kios Kecil di Ampel, Anam Ampel Bangun Kerajaan Kenari Kelas Dunia

Kios Anam Ampel
Kios Anam Ampel

selalu.id – Dari sebuah rumah sederhana di Jalan Ketapang Proten No. 5, Kelurahan Ampel, Surabaya, lahir kisah inspiratif Mohammad Ihsanul Anam (36), atau yang lebih dikenal sebagai Anam Ampel. Lewat kios kecilnya, ia membangun kerajaan kenari yang kini menembus pasar internasional, bahkan hingga Malaysia. Bagi dunia kicau mania, nama Anam Ampel bukan sekadar pebisnis—ia telah menjadi legenda.

 

Kios Anam Ampel bukanlah kios burung biasa. Berbagai jenis kenari, dari lokal hingga impor, tersusun rapi di etalase. Kenari lokal seperti loper, AF, AFS, F1, hingga F2, berdampingan dengan kenari impor unggulan seperti Yorkshire, Scotfancy, dan Rasmi.

"Harga di sini bervariasi, mulai Rp200.000 untuk kenari lokal hingga puluhan juta rupiah untuk jenis impor berkualitas tinggi," jelas Anam kepada selalu.id, Sabtu (24/5/2025).

 

Keunikan Anam terletak pada kualitas dan prestasi burung-burung peliharaannya. Tak hanya indah secara fisik, kenari-kenari ini juga memiliki suara merdu dan kerap menjuarai berbagai lomba kicau burung. Tak heran jika ia mampu menjual 300–400 ekor kenari per bulan, menjangkau pelanggan dari seluruh Indonesia hingga mancanegara.

 

Salah satu pelanggan setianya, Ikhsan (30) asal Sumenep, Madura, mengaku sudah beberapa kali membeli burung dari kios Anam.

"Saya beli lagi, Mas, karena burung-burung yang sebelumnya saya ambil di sini juga juara," ungkapnya.

 

Popularitas kenari sebagai burung kicau memang tengah naik daun. Suaranya yang merdu dan warna bulunya yang memesona menjadikannya primadona di kalangan kicau mania. Kelas kenari dalam berbagai ajang perlombaan pun semakin diminati.

 

Kesuksesan Anam tak lepas dari kerja keras dan dedikasinya. Ia telaten merawat dan menyeleksi setiap kenari, memastikan hanya burung-burung terbaik yang diterima pelanggan. Kombinasi antara keahlian, ketelitian, dan jaringan pemasaran yang luas menjadikannya pionir sukses di industri ini.

 

Kisah Anam Ampel menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kecil lainnya. Ia membuktikan bahwa ketekunan, kualitas produk, dan strategi pemasaran yang tepat dapat mengangkat bisnis rumahan menjadi pemain global. Dari kios sederhana di Ampel, Anam membangun kerajaan kenari yang mendunia.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.