Rabu, 21 Okt 2026 19:40 WIB

Soroti PPDB dan Akses Pendidikan, Warga Desak PKS Lebih Tegas Bela Anak Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 19 Mei 2025 14:06 WIB
Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo
Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo

selalu.id – Warga Kecamatan Sawahan meminta Fraksi PKS DPRD Surabaya untuk lebih tegas membela hak pendidikan, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Permintaan itu disampaikan langsung kepada Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, dalam forum tatap muka, Jumat (16/5/2025).

 

“Benar, warga meminta agar kami terus berjuang di sektor pendidikan, khususnya untuk warga miskin dan kelompok rentan,” ujar Cahyo kepada selalu.id, Senin (19/5/2025).

 

Cahyo menegaskan, pendidikan menjadi prioritas utama PKS, terutama untuk kelompok masyarakat yang sering terpinggirkan oleh sistem dan keterbatasan ekonomi.

 

“Kami melihat pendidikan sebagai pondasi penting. Kalau ingin masa depan Surabaya cerah, anak-anaknya harus mendapatkan pendidikan yang layak sejak sekarang,” ujarnya.

 

Baca Juga: Di Lokasi Padat Pemukiman Surabaya, Warga Masih Keluhkan Kampung Gelap

Sebagai anggota Komisi A DPRD Surabaya, ia juga menyoroti peran pemerintah kota dalam menjamin pendidikan sebagai hak dasar, bukan sekadar program tambahan.

 

Cahyo turut menyinggung masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dinilai masih belum adil dan justru menyulitkan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

 

“Selama masih ada warga yang ingin anaknya sekolah, pemerintah harus hadir. Jangan sampai ada anak putus sekolah, apalagi karena sistem PPDB yang menyulitkan,” tegasnya.

Baca Juga: Bendera Onepiece jadi Trending di HUT RI, Legislator Jatim Tuntut Ada Kepekaan Kebijakan

 

Ia memastikan Fraksi PKS akan terus mengawal isu pendidikan, baik dalam pembahasan anggaran maupun pengawasan pelaksanaan program di lapangan.

 

“Sejak awal, PKS konsisten memperjuangkan kemerdekaan di bidang pendidikan. Kami tidak akan berhenti sampai semua anak Surabaya mendapat hak yang sama untuk belajar dan maju,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.