Selasa, 21 Jul 2026 04:20 WIB

Lestarikan Sejarah Lewat Lukis Tembok Koblen, Pelajar Bisa Kuliah Gratis di Untag

  • Penulis : Ading
  • | Selasa, 13 Mei 2025 13:54 WIB
Untag Surabaya
Untag Surabaya

selalu.id – Upaya melestarikan warisan budaya terus digalakkan berbagai pihak, termasuk lewat seni. Puri Aksara Rajapatni bekerja sama dengan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyelenggarakan Lomba Sketsa dan Lukis Tembok Koblen bagi pelajar SMA/sederajat se-Jawa Timur. Para pemenang berkesempatan meraih beasiswa penuh kuliah di Untag Surabaya.

 

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

Founder Puri Aksara Rajapatni, Nanang Purwono, menekankan bahwa lomba ini tak hanya wadah ekspresi seni, tetapi juga sarana mengenali sejarah Surabaya. “Tembok Koblen bukan sekadar bangunan tua. Ia adalah saksi bisu perjuangan rakyat dan perubahan zaman. Kami ingin peserta menyelami nilai sejarah di baliknya dan mengekspresikan suasana masa lalu,” ujarnya.

 

Peserta diwajibkan menyertakan unsur Tembok Koblen, imajinasi suasana masa silam, serta penulisan aksara Jawa bertuliskan "Koblen" dalam karya mereka. Sebelum berkarya, peserta akan mengikuti sesi briefing dan observasi langsung di lokasi.

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M., menyatakan bahwa dukungan terhadap kegiatan ini sejalan dengan semangat nasionalisme Untag. “Menjaga budaya adalah investasi karakter generasi muda. Kami ingin seni dan pendidikan berjalan beriringan,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, juara pertama di masing-masing kategori—sketsa dan lukis—akan menerima beasiswa kuliah penuh, meliputi biaya pendaftaran, DPP, dan SPP selama masa studi. “Kami ingin prestasi seni mendapat pengakuan setara dengan bidang lainnya,” tambahnya.

Baca Juga: Ancaman Spyware Canggih Mengintai, Ketahanan Siber Indonesia Diuji

Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA., menyatakan bahwa Untag setiap tahun menyediakan kuota beasiswa bagi pemenang lomba, baik yang diselenggarakan oleh kampus maupun mitra. “Ini bagian dari komitmen Untag dalam pendidikan,” tegasnya.

 

Lomba ini didukung oleh PT Menara Property Development, Komite Seni Budaya Nusantara Jatim, Sketsa Indonesia, dan Ikatan Pelukis Indonesia. Nantinya, karya-karya peserta akan dijadikan inspirasi ornamen di ruang sejarah kawasan Koblen.

 

Baca Juga: Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila

Terdapat dua kategori lomba: sketsa dan lukis. Juara 1 masing-masing kategori akan menerima Rp1 juta, trophy, piagam, dan beasiswa penuh. Juara 2 mendapat Rp1 juta, trophy, dan piagam; Juara 3 memperoleh Rp750 ribu, trophy, dan piagam.

 

Pendaftaran dibuka 5–18 Mei 2025. Lomba akan digelar pada 25 Mei, pengumuman pemenang 30 Mei, dan penyerahan hadiah 31 Mei di Kampus Untag Surabaya. “Semoga ini menjadi momentum anak muda mencintai sejarah kotanya dan meraih masa depan lewat pendidikan,” tutup Nanang.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.