Minggu, 01 Feb 2026 19:21 WIB

SIER dan DLU Dorong Wisata Non Pendakian serta Sanitasi Berkelanjutan di Rinjani

Event Rinjani Downhill Ride yang digagas oleh Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bersama PT Dharma Lautan Utama (DLU) dan komunitas sepeda gunung
Event Rinjani Downhill Ride yang digagas oleh Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bersama PT Dharma Lautan Utama (DLU) dan komunitas sepeda gunung

selalu.id - Gunung Rinjani, salah satu mahakarya alam Indonesia, selama ini dikenal luas sebagai destinasi favorit para pendaki yang ingin menaklukkan puncaknya. Namun, keindahan Rinjani sejatinya tak hanya terpaku pada ketinggian, melainkan juga menyimpan pesona luar biasa di lintasan hutan, padang savana, serta kehidupan budaya desa-desa di lerengnya.

Potensi inilah yang mendorong PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bersama PT Dharma Lautan Utama (DLU) dan komunitas sepeda gunung, menggagas event Rinjani Downhill Ride, sebuah perpaduan antara olahraga ekstrem, wisata alternatif, dan aksi peduli lingkungan.

Baca Juga: Kado Istimewa di Peringatan Bulan K3 Nasional 2026, SIER Raih Sertifikat SMK3 dari Kemnaker RI

Mengusung konsep downhill experience, puluhan penggemar sepeda gunung menelusuri jalur menantang dari Pos 2 Tengengean menuju Desa Sembalun. Jalur ini membelah hutan tropis yang rimbun, menyusuri padang savana yang terbuka luas, dan menghadirkan lanskap eksotis khas Rinjani.

Lebih dari sekadar olahraga pemacu adrenalin, Rinjani Downhill Ride memperkenalkan wajah lain dari Rinjani: rute wisata non-pendakian yang ramah, inklusif, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk keluarga dan wisatawan yang tak tertarik pada aktivitas mendaki.

“Event ini menjadi ruang kolaborasi sekaligus ajakan reflektif untuk melihat Rinjani secara lebih utuh. Bukan hanya puncaknya yang memesona, tetapi juga jalur-jalur hutannya yang mistis, kearifan budaya desa-desa di lerengnya, serta potensi wisata alternatif yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, yang turut serta menjajal trek bersama komunitas sepeda gunung Spedox Surabaya, salah satu komunitas MTB aktif dari Jawa Timur.

Lebih jauh, Didik menekankan bahwa pariwisata berbasis lingkungan harus didorong tidak hanya dari sisi atraksi, tetapi juga dari penyediaan fasilitas pendukung yang memadai. Dalam konteks ini, PT SIER melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), menyerahkan satu unit smart toilet untuk Pos Pelawangan, salah satu titik penting dan padat aktivitas pendakian di kawasan Rinjani.

Baca Juga: SIER Tegaskan Komitmen Bangun Budaya K3 dan Ajak Tenant Utamakan Keselamatan Kerja

Toilet cerdas yang ramah lingkungan ini dirancang secara khusus untuk mendukung kebersihan, kenyamanan, serta kesehatan para pendaki. Teknologi yang digunakan memungkinkan pengelolaan limbah yang lebih efisien dan minim dampak ekologis, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Sanitasi sering kali menjadi isu tersembunyi dalam sektor pariwisata pegunungan, yang luput dari perhatian banyak pihak. Padahal, fasilitas sanitasi yang layak sangat menentukan kualitas pengalaman wisatawan sekaligus berdampak pada kelestarian lingkungan. Dengan hadirnya smart toilet ini, kami ingin menghadirkan solusi nyata yang berkelanjutan dan tepat guna, baik bagi para pendaki maupun pengelola kawasan konservasi,” jelas Didik.

Rinjani Downhill Ride tidak hanya menjadi ajang olahraga ekstrem yang menantang, melainkan juga sebuah gerakan sosial dan lingkungan yang inspiratif. Melalui kegiatan ini, PT SIER dan PT DLU menyampaikan pesan kuat kepada dunia industri bahwa pelestarian alam dan pembangunan wisata alternatif yang inklusif bisa berjalan beriringan.

Baca Juga: SIER dan PPM Jalin Kerja Sama Pengolahan Air Limbah Berbasis Teknologi Nano Bio

“Ke depan, kami berharap lebih banyak pelaku industri mengambil bagian dalam upaya konservasi dan pembangunan destinasi wisata non-pendakian yang ramah lingkungan. Rinjani memiliki semua prasyarat untuk menjadi destinasi kelas dunia, bukan hanya untuk pendaki berpengalaman, tetapi untuk siapa saja yang mencintai alam dan menghargai kearifan lokal,” tandas Didik.

Dalam kegiatan ini turut hadir Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Yarman, Direktur Utama PT DLU, Erwin H Poedjono, serta Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal. Kegiatan juga bertepatan dengan kunjungan kerja Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang dalam suasana santai turut berdiskusi mengenai pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan kawasan konservasi dan pariwisata berkelanjutan.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal secara khusus menyampaikan apresiasi kepada komunitas Spedox Surabaya atas partisipasinya dalam kegiatan ini. “Komunitas seperti Spedox membawa energi positif bagi pariwisata alam. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa semangat konservasi bisa dikolaborasikan dengan gaya hidup sehat dan aktif,” ujar Gubernur Iqbal.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.