Selasa, 21 Jul 2026 06:51 WIB

Munas VII APEKSI 2025: Surabaya Unjuk Gigi sebagai Kota Paling Bersih di Indonesia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 10 Mei 2025 16:32 WIB
Munas Apeksi
Munas Apeksi

selalu.id – Kota Surabaya banjir pujian dalam perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025. Kebersihan lingkungan di Kota Pahlawan mendapat apresiasi dari dua tokoh nasional: Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq. Keduanya bahkan merekomendasikan Surabaya menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia maupun dunia.

 

Baca Juga: Sinergi Digital Nasional Dimulai dari Surabaya, Wali Kota Eri Fokus Efisiensi APBD

Pujian Wamendagri Bima Arya disampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Youth City Changers (YCC) pada Selasa (7/5/2025). Acara ini merupakan pembuka rangkaian Munas VII APEKSI di Surabaya, hasil kolaborasi antara APEKSI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

 

Bima Arya menceritakan pengalamannya naik becak menuju lokasi acara. “Saya ke sini naik becak, dan pengemudinya bilang Surabaya sekarang bersih dan keren. Bahkan, di Surabaya kebersihan adalah tanggung jawab semua,” ungkapnya.

 

Ia juga memuji kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang dinilai berhasil membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan. “Wali kota pagi-pagi sudah mengontrol. Petugas kebersihan tidak hanya menyapu. Ini bukan lagi urusan pemerintah kota saja, tapi sudah menjadi kebiasaan warga,” imbuhnya.

 

Melihat pesatnya kemajuan pengelolaan kebersihan dan sampah di Surabaya, Bima Arya bahkan merekomendasikan kota ini sebagai destinasi studi banding tingkat global. “Saya ingin merekomendasikan Surabaya sebagai tempat studi banding untuk wali kota se-dunia. Jangan kita terus yang belajar ke luar negeri. Kota-kota dunia juga bisa belajar di Surabaya,” tegasnya.

 

Pujian serupa disampaikan Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq dalam Forum Nasional Penanganan Darurat Sampah, yang merupakan bagian dari rangkaian Munas VII APEKSI 2025 di Grand City Convex Surabaya, Rabu (7/5/2025).

Baca Juga: 98 Wali Kota Tampil di Karnaval Budaya Surabaya, Waspadai Macet di Titik Ini

 

Menteri Hanif menyebut Surabaya sebagai rujukan nasional dalam pengelolaan sampah. Ia menyoroti keberhasilan kota ini dalam menerapkan teknologi waste to energy melalui gasifikasi di TPA Benowo. “Surabaya salah satu kota yang menyelesaikan masalah sampah secara masif. Bahkan 100 persen dari 1.600 ton sampah harian dapat diolah,” ujarnya.

 

Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, berharap Munas VII APEKSI dapat mendorong kota-kota lain untuk lebih berani berinovasi dalam menangani sampah. “Saya berharap APEKSI jadi jembatan seluruh wali kota agar tidak ada lagi yang takut membahas persoalan sampah,” katanya.

 

Sementara itu, delegasi Youth City Changers 2025 dari Surabaya, Nafas Triwidiawati, turut menggaungkan pentingnya pemilahan sampah dari rumah. Ia bersama timnya menggagas aplikasi “Smart Waste Sorting” sebagai solusi digital untuk membantu pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga.

Baca Juga: THP Kenjeran Jadi Etalase Wisata Surabaya di Munas APEKSI 2025

 

“Dengan pemilahan dari rumah, petugas akan sangat terbantu karena prosesnya sudah dilakukan dari lingkup terkecil,” ujar Nafas.

 

Sebagai informasi, Munas VII APEKSI 2025 digelar pada 6–10 Mei 2025 di Kota Surabaya. Rangkaian kegiatan mencakup Youth City Changers (6–7 Mei), Forum Komunikasi Digital (7 Mei), Munas VII (8–9 Mei), Ladies Program dan City Tour (8 Mei), Dinner Kenjeran (8 Mei), Indonesia City Expo (8–10 Mei), Karnaval Budaya (9 Mei), dan Mayor’s Fun Match Football (10 Mei).

(ADV)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.