Jumat, 24 Jul 2026 01:54 WIB

Didukung Pemerintah Kota dan Masyarakat, PGN SOR III Bangun Jargas 44.000 SR di Surabaya

PGN SOR III
PGN SOR III

selalu.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) SOR III melakukan percepatan pemenuhan akses masyarakat luas terhadap gas bumi dengan membangun jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Surabaya. Pada tahun 2025-2026, PGN menargetkan ada sekitar 44.000 sambungan gas rumah tangga (SR) yang akan terbangun dan teraliri gas (gas in).

Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Surabaya, upaya percepatan pembangunan jargas dilakukan guna menekan angka impor dan subsidi elpiji. Hingga Maret 2025, PGN SOR III telah mengalirkan gas bumi ke 202.016 pelanggan. Perinciannya, 201.564 pelanggan rumah tangga dan 451 pelanggan komersial.

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

“Seiring dengan animo masyarakat sangat besar, mulai tahun ini PGN SOR III kembali membangun jargas di kota pahlawan ini sebanyak 44.000 SR dengan dana internal PGN,” ungkap Hedi Hedianto selaku General Manager PGN SOR III saat dengar pendapat dengan Pemkot Surabaya beberapa waktu yang lalu.

Menurut Hedi, dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya penting bagi PGN demi kelancaran pembangunan jargas. “Dari hasil pertemuan yang kami lakukan, kami bersyukur Pemkot Surabaya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dan akan mensupport kegiatan ini. Baik dalam hal sosialisasi, mendorong masyarakat untuk mau beralih menggunakan produk gas bumi maupun terkait dengan proses konstruksi pipa jaringan gas bumi PGN di Kota Surabaya,” ujarnya.

Baca Juga: Operasikan CISEM II, Cara PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional

Dengan dukungan tersebut, ia berharap proyek pembangunan pipa jargas PGN tersebut bisa selesai lebih cepat dari target di tahun 2025 dan 2026, agar akses masyarakat terhadap energi bersih gas bumi bisa lebih luas lagi. Terlebih penggunaan gas bumi ini lebih ramah lingkungan, lebih efisien dan lebih praktis serta aman. “Gas bumi ini lebih nyaman, lebih praktis untuk ibu-ibu memasak di rumah maupun untuk usaha kecilnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Pemkot Surabaya, Ikhsan mengatakan sangat senang dan mendukung program ini karena banyak masyarakat yang menunggu

Baca Juga: Kembangkan Blue Ammonia di Indonesia, PGN Gandeng JSA pada Ajang IPA Convex 2026

“Warga banyak yang menunggu, bahkan kemarin mereka sempat mempertanyakan, kapan jaringan gas PGN kembali dibangun. Tetapi harapan kami, pembangunannya nanti diprioritaskan di perkampungan agar masyaraakt kecil terbantu,” ujar Ikhsan.

Ia juga yakin Walikota Surabaya Eri Cahyadi juga akan memberikan dukungan penuh karena keinginan Walikota Surabaya adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menambah penghasilan dan mengurangi pengeluaran. “Kalau menggunakan gas bumi lebih irit, maka pengeluaran akan lebih kecil dan masyarakat bisa menabung. Semoga program ini bisa segera terlaksana,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

FKPPH Jatim Tebar Semangat Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Tanam Mangrove

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Anniversary FKPPH Ke-39 yang mengusung tema "39 Tahun Mengabdi, Berkarya Sepenuh Hati".

Atasi Kendala Transportasi Warga Miskin, Pemkab Jember Luncurkan Layanan Kesehatan Home Care

Selain pelayanan medis, Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan sembako secara berkala kepada keluarga kurang mampu sebagai bentuk dukungan.

Kejari Jember Tetapkan Tiga Tersangka dalam Dugaan Korupsi Bank Jatim Rp2,9 Miliar

Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik mengumpulkan alat bukti yang cukup melalui serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan.

Tas Kresek Berisi Rp200 Juta dan Nama "Pak Wali" dalam Sidang Korupsi Proyek di Madiun

Saat ini, majelis hakim masih mendalami keterkaitan isi percakapan itu dengan dugaan aliran dana yang menjadi pokok perkara.

Miris, Ayah di Surabaya Pilih Berjudi untuk Beli Susu Anak

Kasus ini menggambarkan persoalan ekonomi yang dihadapi terdakwa. Namun, alasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa perbuatannya tetap melanggar hukum.

Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Kalaksa BPBD Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan dropping air bersih untuk desa terdampak kekeringan diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2026.