Selasa, 21 Jul 2026 22:07 WIB

Pemkot Surabaya Bentuk Koperasi Merah Putih, 10 Kelurahan Jadi Proyek Percontohan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Mei 2025 13:16 WIB
Musyawarah Kelurahan Khusus (Muskelkus)
Musyawarah Kelurahan Khusus (Muskelkus)

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan keseriusannya membentuk koperasi di tingkat kelurahan dengan menggelar Musyawarah Kelurahan Khusus (Muskelkus) pembentukan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Tambakrejo, Rabu (30/4/2025).

Acara yang digelar di kantor Kelurahan Tambakrejo ini dihadiri oleh Direktur Dana Desa, Insentif, Otonomi Khusus, dan Keistimewaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jaka Sucipta, serta Staf Ahli Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Sugeng Santoso.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati, menyampaikan bahwa pembentukan koperasi ini merupakan bagian dari program di 153 kelurahan di Surabaya. Sebagai tahap awal, Pemkot memilih 10 kelurahan sebagai proyek percontohan.

“Kami menargetkan seluruh kelurahan sudah memiliki koperasi pada 12 Juli mendatang, bertepatan dengan Hari Koperasi,” ujar Dewi.

Adapun 10 kelurahan pilot project yang sebelumnya telah memiliki kegiatan padat karya adalah Mojo, Babat Jerawat, Tanah Kali Kedinding, Ngagel Rejo, Tandes, Semolowaru, Penjaringansari, Tambakrejo, Manukan Wetan, dan Ketintang. Melalui Koperasi Merah Putih, kegiatan padat karya tersebut akan dikembangkan lebih lanjut.

“Koperasi Merah Putih akan memiliki struktur operasional yang jelas, termasuk pengawasan dari lurah dan sistem pengelolaan yang terukur,” jelasnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Dewi menambahkan, koperasi ini akan difokuskan pada tujuh bidang utama sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, seperti sembako, klinik, apotek, dan co-op store. Namun, penyesuaian dilakukan sesuai kebutuhan lokal. Kelurahan Tambakrejo, misalnya, akan fokus pada distribusi sembako karena sebelumnya telah menjadi operator Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Beberapa kelurahan juga telah menjalankan program padat karya untuk pengadaan sembako, seragam, dan paving, sehingga model koperasi menyesuaikan dengan potensi tersebut,” kata Dewi.

Untuk mendukung keberlanjutan program, Pemkot akan menyediakan pelatihan dan pendampingan. Sementara itu, pembiayaan koperasi akan didukung Bank Tabungan Negara (BTN), dengan nilai menyesuaikan hasil Muskel di masing-masing kelurahan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Soal keanggotaan, Dewi menegaskan bahwa sepenuhnya ditentukan lewat musyawarah di tingkat kelurahan. “Tidak ada paksaan. Teknis keanggotaan dan pengelolaan diserahkan kepada hasil musyawarah,” katanya.

Dewi berharap Koperasi Merah Putih dapat memberikan manfaat nyata dan memperluas fungsi koperasi di masyarakat. “Koperasi bukan hanya soal simpan pinjam, tapi juga kegiatan ekonomi riil yang berdampak langsung,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.