Kamis, 03 Sep 2026 11:58 WIB

Anggota Komisi VII DPR RI Usulkan Transportasi Massal Menuju Situs Majapahit

  • Penulis : Ading
  • | Rabu, 16 Apr 2025 16:53 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Sukartono saat mengunjungi Museum Trowulan
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Sukartono saat mengunjungi Museum Trowulan

selalu.id - Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menyimpan jejak kejayaan Kerajaan Majapahit, kerajaan besar Asia Tenggara pada abad ke-13 hingga 15. Namun, aksesibilitas menuju situs-situs bersejarah di Trowulan, khususnya Museum Majapahit, masih menjadi kendala bagi pengembangan pariwisata sejarah di kawasan ini.

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Sukartono (BHS), dalam kunjungannya ke Museum Majapahit dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI (BPKW XI) Jatim, mengusulkan pembangunan infrastruktur transportasi massal untuk mengatasi permasalahan ini.

BHS menekankan pentingnya konektivitas transportasi publik yang langsung terhubung dari Surabaya Raya menuju Trowulan. Menurutnya, akses yang mudah akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Kinerja Pelindo Semester I 2026 Tumbuh Positif, DPR RI Beri Catatan Begini

"Museum Majapahit dan situs-situs lainnya menyimpan nilai sejarah yang luar biasa. Kerajaan Majapahit merupakan warisan budaya bangsa yang perlu dijaga dan dipromosikan secara optimal," ujar BHS.

Ia menambahkan bahwa kemudahan akses akan mendorong kunjungan studi sejarah dari sekolah-sekolah di Jawa Timur, sehingga pembelajaran sejarah dapat dilakukan secara langsung di lokasi, meningkatkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Ketiadaan transportasi massal yang memadai saat ini menjadi penghambat utama bagi potensi wisata edukatif Trowulan. BHS menyoroti pentingnya pembangunan terminal atau sistem transportasi publik yang menghubungkan Surabaya Raya dengan Trowulan secara langsung.

Baca Juga: Dukung JFC jadi Karnaval Kelas Dunia, Komisi VII DPR RI Dorong Potensi Ekonomi Lokal Jember

"Bayangkan, kerajaan sebesar Majapahit yang pernah berjaya di dunia, akses menuju situs bersejarahnya masih terbatas," kata BHS.

Ia berharap usulan ini dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Lebih lanjut, BHS optimistis bahwa pengembangan transportasi publik akan menjadikan Trowulan sebagai pusat wisata edukatif sejarah kelas dunia. Dengan akses yang mudah, situs-situs bersejarah di Trowulan dapat dikunjungi oleh lebih banyak orang, meningkatkan perekonomian lokal, dan memperkenalkan kebanggaan Indonesia pada dunia internasional.

Baca Juga: Pasca Home Care Jember Diluncurkan, DPR: Layak Jadi Percontohan Nasional

"Trowulan memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi destinasi wisata sejarah unggulan, asalkan didukung oleh infrastruktur yang memadai," tegas BHS.

Ia berharap, usulan ini akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak terkait untuk segera mewujudkan Trowulan sebagai destinasi wisata sejarah yang mudah dijangkau dan membanggakan. Pengembangan ini tidak hanya akan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga melestarikan warisan budaya bangsa untuk generasi mendatang.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.