Jumat, 05 Jun 2026 03:32 WIB

Pencuri Tak Takut CCTV, Wali Kota Surabaya: Jangan Biarkan Kota Ini Dirasa Gampang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 09:58 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya masih menjadi momok yang meresahkan warga.

Meski berbagai upaya pengamanan telah dilakukan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku heran lantaran aksi para pencuri justru semakin nekat, padahal kamera pengawas (CCTV) sudah tersebar di banyak titik.

“CCTV kita sudah banyak, tapi kok pencurinya seperti nggak takut ya?” kata Eri Cahyadi, Senin (14/4/2025).

Dalam upaya memperkuat keamanan kota, Eri menyebut pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan kepolisian. Salah satu strategi yang tengah digodok adalah penambahan pos keamanan di perbatasan kota.

“Kami akan perkuat penjagaan di titik-titik perbatasan seperti arah Gresik, Sidoarjo, dan Madura. Insyaallah akan ada pos-pos keamanan yang siaga di sana,” jelasnya.

Namun, Eri menilai keamanan tidak bisa hanya bergantung pada aparat. Peran warga dan lingkungan sekitar sangat penting. Ia mengusulkan agar setiap kampung memasang portal dan mengaktifkan kembali pos kamling.

“Curanmor ini tidak kenal waktu. Siang pun bisa terjadi. Karena itu, saya minta kampung-kampung menutup akses keluar-masuk dengan portal. Kalau perlu, RW bisa anggarkan biaya untuk penjaga,” tegasnya.

Ia juga menyoroti maraknya penangkapan komplotan curanmor yang belum memberikan efek jera. Eri menduga kondisi ekonomi Surabaya yang cukup stabil dan tingginya kepemilikan kendaraan pribadi menjadi daya tarik bagi pelaku kejahatan.

“Saya minta warga jangan lengah. Kalau dulu kunci ganda dianggap aman, sekarang pencuri sudah pintar. Kunci dua, tiga pun bisa dibobol kalau kita lalai,” ujarnya.

Eri juga mengimbau warga agar tidak sembarangan memarkir kendaraan, terutama di luar rumah. “Kalau bisa, motor disimpan di dalam. Jangan kasih peluang sekecil apa pun untuk maling,” tambahnya.

Meski demikian, Eri tetap mengapresiasi kerja keras aparat kepolisian yang dinilai telah maksimal menjaga keamanan kota.

“Tapi keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Kita semua harus jaga lingkungan masing-masing. Jangan biarkan maling merasa Surabaya ini mudah buat mereka,” tutupnya.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.