Rabu, 22 Jul 2026 00:04 WIB

Pencuri Tak Takut CCTV, Wali Kota Surabaya: Jangan Biarkan Kota Ini Dirasa Gampang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 09:58 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya masih menjadi momok yang meresahkan warga.

Meski berbagai upaya pengamanan telah dilakukan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku heran lantaran aksi para pencuri justru semakin nekat, padahal kamera pengawas (CCTV) sudah tersebar di banyak titik.

“CCTV kita sudah banyak, tapi kok pencurinya seperti nggak takut ya?” kata Eri Cahyadi, Senin (14/4/2025).

Dalam upaya memperkuat keamanan kota, Eri menyebut pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan kepolisian. Salah satu strategi yang tengah digodok adalah penambahan pos keamanan di perbatasan kota.

“Kami akan perkuat penjagaan di titik-titik perbatasan seperti arah Gresik, Sidoarjo, dan Madura. Insyaallah akan ada pos-pos keamanan yang siaga di sana,” jelasnya.

Namun, Eri menilai keamanan tidak bisa hanya bergantung pada aparat. Peran warga dan lingkungan sekitar sangat penting. Ia mengusulkan agar setiap kampung memasang portal dan mengaktifkan kembali pos kamling.

“Curanmor ini tidak kenal waktu. Siang pun bisa terjadi. Karena itu, saya minta kampung-kampung menutup akses keluar-masuk dengan portal. Kalau perlu, RW bisa anggarkan biaya untuk penjaga,” tegasnya.

Ia juga menyoroti maraknya penangkapan komplotan curanmor yang belum memberikan efek jera. Eri menduga kondisi ekonomi Surabaya yang cukup stabil dan tingginya kepemilikan kendaraan pribadi menjadi daya tarik bagi pelaku kejahatan.

“Saya minta warga jangan lengah. Kalau dulu kunci ganda dianggap aman, sekarang pencuri sudah pintar. Kunci dua, tiga pun bisa dibobol kalau kita lalai,” ujarnya.

Eri juga mengimbau warga agar tidak sembarangan memarkir kendaraan, terutama di luar rumah. “Kalau bisa, motor disimpan di dalam. Jangan kasih peluang sekecil apa pun untuk maling,” tambahnya.

Meski demikian, Eri tetap mengapresiasi kerja keras aparat kepolisian yang dinilai telah maksimal menjaga keamanan kota.

“Tapi keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Kita semua harus jaga lingkungan masing-masing. Jangan biarkan maling merasa Surabaya ini mudah buat mereka,” tutupnya.

Baca Juga: Motor Karyawan JNT di Mojokerto Dicuri, Tampang Pelaku Terekam Jelas di CCTV

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.