Sabtu, 06 Jun 2026 02:58 WIB

Dituding Armuji Tahan Ijazah Karyawan, Begini Respon Diana

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 13 Apr 2025 13:00 WIB

Selalu.id – Pengusaha Surabaya, Jan Hwa Diana, membantah tuduhan telah menahan ijazah karyawannya seperti yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada Rabu (9/4) lalu di gudang CV SS, kawasan Margomulyo, Surabaya.

Dalam sidaknya, Armuji menyoroti dugaan penahanan ijazah seorang mantan pegawai oleh perusahaan tersebut. Menurutnya, hal itu melanggar Undang-undang Ketenagakerjaan yang secara tegas melarang perusahaan menahan ijazah karyawan, terutama yang telah mengundurkan diri.

Baca Juga: Stunting Surabaya Diklaim Tinggal 0,59 Persen, Armuji Tetap Minta Maaf ke Warga

Namun, Diana dengan tegas membantah tudingan itu. “Tidak, tidak pernah menahan ijazah karyawan,” ujarnya saat ditemui di kawasan Surabaya Barat, Minggu (12/4/2025),

Diana juga menyatakan tidak mengenal karyawan yang datang bersama Armuji saat sidak dan mengaku ijazahnya ditahan. “Saya nggak kenal orang itu,” ujarnya.

Ia meminta agar tuduhan terhadapnya diusut melalui jalur yang resmi. “Kita ini negara hukum. Kalau memang saya dianggap bermasalah, ya ada jalurnya ke Disnaker atau ke pengadilan industri,” ujarnya.

Diana mengaku pernah menerima undangan mediasi dari Disnaker pada November 2024 lalu, namun menilai undangan tersebut tidak sah karena kesalahan dalam penulisan nama dan alamat, sehingga ia dan suaminya memutuskan tidak hadir.

Ia juga menjelaskan bahwa CV SS bukan milik pribadinya, melainkan milik keluarga, dan dirinya enggan membeberkan lebih jauh soal posisinya di perusahaan tersebut. “Yang jelas, berita saya menahan ijazah itu tidak benar. Itu saja,” tegasnya.

Terkait lokasi sidak, Diana menyebut gudang di Margomulyo tersebut hanya digunakan sebagai tempat pinjam pakai, bukan milik pribadi atau perusahaan. “Jadi jelas, Armuji salah alamat,” katanya.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Arif Fathoni Lebih Potensial jadi Wali Kota Ketimbang Armuji

Tak hanya membantah, Diana juga mengambil langkah hukum dengan melaporkan Armuji ke Polda Jawa Timur. Ia menuduh Armuji melakukan pencemaran nama baik melalui konten media sosial yang diunggah usai sidak, termasuk menyebarkan foto dirinya dan suami tanpa izin serta menyebut dirinya sebagai bandar narkoba.

“Spesifiknya karena memasang foto saya dan suami tanpa izin dan menggiring opini publik. Saya bahkan dituduh sebagai bandar narkoba. Bisa dicek gudangnya, tidak ada apa-apa di situ,” ujarnya.

Diana menambahkan bahwa ia tak pernah diundang secara resmi untuk mediasi oleh Armuji dan hanya menerima telepon dari nomor tak dikenal saat berada di luar kota.

"Saya sempat bilang penipu karena saya pikir itu modus penipuan, mengingat maraknya penipuan lewat telepon,” jelasnya.

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

Lebih lanjut, Diana menyayangkan tindakan Armuji yang menurutnya telah menciptakan iklim bullying di masyarakat. Ia mengaku keluarganya menjadi sasaran teror dan ujaran kebencian akibat konten tersebut.

“Anak-anak saya jadi korban bullying. Bapak menciptakan tradisi bullying. Saya juga rakyat kecil, Pak. Anda mengaku pemimpin Surabaya, tapi berkata kasar kepada saya di telepon,” ungkapnya.

Di sisi lain, Armuji menyatakan siap menghadapi laporan tersebut dan mengancam akan melaporkan balik Diana atas tuduhan yang dilontarkan terhadap dirinya.

"Nggak masalah (dilaporkan), saya nyantai saja. Artinya, (Diana) justru berkata-kata tidak senonoh dan menuduh saya penipu, itu nanti yang kita jadikan laporan balik,” kata Armuji

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.