Senin, 02 Feb 2026 16:30 WIB

Material Pemkot Hambat Pembangunan SMP di Tambak Wedi, Begini Respon DPRD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Mar 2025 11:19 WIB
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik

selalu.id – Rencana pembangunan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya tahun ini dipangkas menjadi tiga lokasi karena efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Namun, pembangunan di Tambak Wedi menghadapi kendala akibat material milik Dinas Sumber Daya Alam yang belum dipindahkan.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik, sekaligus politisi PDIP meminta dinas terkait segera menindaklanjuti agar pembangunan bisa berjalan sesuai rencana.

"Kami mengimbau agar material yang masih berada di lokasi segera dipindahkan. Dengan begitu, pembangunan sekolah di Tambak Wedi bisa segera direalisasikan," kata Malik kepada selalu.id, Rabu (26/3/2025).

Malik menekankan pentingnya percepatan pembangunan SMP negeri di wilayah tersebut karena kebutuhan yang mendesak.

"Dinas Sumber Daya Alam seharusnya sejak awal memperhatikan penempatan material agar tidak menghambat proyek lain, seperti pembangunan sekolah. Semua fungsi harus berjalan beriringan," jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar material tidak ditempatkan di lokasi yang akan digunakan untuk proyek penting lainnya.

Terkait pemindahan material, Malik memperkirakan prosesnya tidak akan memakan waktu lama jika dilakukan secara intensif. Ia menyarankan analisis ulang pemanfaatan lahan di Tambak Wedi untuk memastikan kelancaran pembangunan.

"Jika dilakukan dengan serius, saya rasa tidak sampai satu bulan. Kalau memang diperlukan, sebaiknya dilakukan analisis kembali agar tidak menghambat pembangunan," ujarnya.

Selain di Tambak Wedi, dua SMP lain akan dibangun di Waru Gunung dan Medokan. Sebelumnya, lima lokasi direncanakan, termasuk Karangpilang dan Rungkut, namun dipangkas menjadi tiga demi efisiensi anggaran.

"Kami berharap dinas terkait segera mensterilkan lahan yang akan digunakan, tidak hanya di titik pembangunan sekolah, tetapi juga akses menuju lokasi agar proyek berjalan lancar," tutup Malik.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.