Senin, 03 Agu 2026 22:15 WIB

Material Pemkot Hambat Pembangunan SMP di Tambak Wedi, Begini Respon DPRD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Mar 2025 11:19 WIB
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik

selalu.id – Rencana pembangunan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya tahun ini dipangkas menjadi tiga lokasi karena efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Namun, pembangunan di Tambak Wedi menghadapi kendala akibat material milik Dinas Sumber Daya Alam yang belum dipindahkan.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik, sekaligus politisi PDIP meminta dinas terkait segera menindaklanjuti agar pembangunan bisa berjalan sesuai rencana.

"Kami mengimbau agar material yang masih berada di lokasi segera dipindahkan. Dengan begitu, pembangunan sekolah di Tambak Wedi bisa segera direalisasikan," kata Malik kepada selalu.id, Rabu (26/3/2025).

Malik menekankan pentingnya percepatan pembangunan SMP negeri di wilayah tersebut karena kebutuhan yang mendesak.

"Dinas Sumber Daya Alam seharusnya sejak awal memperhatikan penempatan material agar tidak menghambat proyek lain, seperti pembangunan sekolah. Semua fungsi harus berjalan beriringan," jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar material tidak ditempatkan di lokasi yang akan digunakan untuk proyek penting lainnya.

Terkait pemindahan material, Malik memperkirakan prosesnya tidak akan memakan waktu lama jika dilakukan secara intensif. Ia menyarankan analisis ulang pemanfaatan lahan di Tambak Wedi untuk memastikan kelancaran pembangunan.

"Jika dilakukan dengan serius, saya rasa tidak sampai satu bulan. Kalau memang diperlukan, sebaiknya dilakukan analisis kembali agar tidak menghambat pembangunan," ujarnya.

Selain di Tambak Wedi, dua SMP lain akan dibangun di Waru Gunung dan Medokan. Sebelumnya, lima lokasi direncanakan, termasuk Karangpilang dan Rungkut, namun dipangkas menjadi tiga demi efisiensi anggaran.

"Kami berharap dinas terkait segera mensterilkan lahan yang akan digunakan, tidak hanya di titik pembangunan sekolah, tetapi juga akses menuju lokasi agar proyek berjalan lancar," tutup Malik.

Baca Juga: Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gagal Cari Cuan Pascabebas, Pengedar Sabu di Surabaya Kembali Masuk Bui

Kini, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya tengah memburu sosok pemasok utama berinisial ND yang disinyalir sebagai penyuplai belasan poket sabu tersebut.

Lima Jenazah Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Berhasil Diidentifikasi

Wahono menyampaikan proses identifikasi masih terus berlangsung.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.