Senin, 19 Okt 2026 21:43 WIB

Efisiensi Anggaran, Pemkot Pangkas Rencana Pembangunan SMP dari Lima Jadi Tiga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Mar 2025 11:05 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memangkas rencana pembangunan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi tiga sebagai langkah efisiensi anggaran. Kebijakan ini merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengutamakan optimalisasi penggunaan anggaran di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf, menjelaskan bahwa pemangkasan ini dilakukan setelah mempertimbangkan daya tampung sekolah, kebutuhan wilayah, serta perkembangan lingkungan sekitar.

"Jika daya tampung tidak seimbang dengan populasi, maka biaya operasional akan lebih besar. Selain itu, pembangunan sekolah juga harus menyesuaikan dengan pertumbuhan kawasan perumahan dan industri," ujar Yusuf kepada selalu.id, Rabu (26/3/2025).

Selain efisiensi anggaran, Yusuf menegaskan bahwa aspek psikologi anak juga menjadi pertimbangan dalam penempatan sekolah.

"Jika anak-anak lebih banyak berinteraksi dengan orang yang lebih tua, mereka bisa lebih cepat dewasa. Ini juga menjadi faktor yang diperhitungkan dalam pembangunan sekolah baru," tambahnya.

Tiga lokasi yang tetap masuk dalam rencana pembangunan SMP baru adalah Warung Gunung, Tambak Wedi, dan Medokan. Dua lokasi lain yang sebelumnya direncanakan, yakni Karangpilang dan Rungkut, tidak jadi dibangun untuk menekan anggaran.

Meski telah ditetapkan, pembangunan di salah satu lokasi, yakni Tambak Wedi, masih menghadapi kendala. Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik, mengungkapkan bahwa lahan di lokasi tersebut masih dipenuhi material milik Dinas Sumber Daya Air yang belum dipindahkan.

"Kami meminta dinas terkait segera mensterilkan lahan agar pembangunan sekolah tidak terhambat," kata Malik.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan matang agar proyek ini tidak mengalami keterlambatan.

"Jika proses pemindahan material dilakukan dengan intens, seharusnya tidak lebih dari satu bulan," pungkasnya.


Baca Juga: Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).