Jumat, 04 Sep 2026 18:52 WIB

Efisiensi Anggaran, Pemkot Pangkas Rencana Pembangunan SMP dari Lima Jadi Tiga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Mar 2025 11:05 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memangkas rencana pembangunan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi tiga sebagai langkah efisiensi anggaran. Kebijakan ini merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengutamakan optimalisasi penggunaan anggaran di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf, menjelaskan bahwa pemangkasan ini dilakukan setelah mempertimbangkan daya tampung sekolah, kebutuhan wilayah, serta perkembangan lingkungan sekitar.

"Jika daya tampung tidak seimbang dengan populasi, maka biaya operasional akan lebih besar. Selain itu, pembangunan sekolah juga harus menyesuaikan dengan pertumbuhan kawasan perumahan dan industri," ujar Yusuf kepada selalu.id, Rabu (26/3/2025).

Selain efisiensi anggaran, Yusuf menegaskan bahwa aspek psikologi anak juga menjadi pertimbangan dalam penempatan sekolah.

"Jika anak-anak lebih banyak berinteraksi dengan orang yang lebih tua, mereka bisa lebih cepat dewasa. Ini juga menjadi faktor yang diperhitungkan dalam pembangunan sekolah baru," tambahnya.

Tiga lokasi yang tetap masuk dalam rencana pembangunan SMP baru adalah Warung Gunung, Tambak Wedi, dan Medokan. Dua lokasi lain yang sebelumnya direncanakan, yakni Karangpilang dan Rungkut, tidak jadi dibangun untuk menekan anggaran.

Meski telah ditetapkan, pembangunan di salah satu lokasi, yakni Tambak Wedi, masih menghadapi kendala. Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik, mengungkapkan bahwa lahan di lokasi tersebut masih dipenuhi material milik Dinas Sumber Daya Air yang belum dipindahkan.

"Kami meminta dinas terkait segera mensterilkan lahan agar pembangunan sekolah tidak terhambat," kata Malik.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan matang agar proyek ini tidak mengalami keterlambatan.

"Jika proses pemindahan material dilakukan dengan intens, seharusnya tidak lebih dari satu bulan," pungkasnya.


Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.