Jumat, 04 Sep 2026 22:46 WIB

Barisan Aktivis '98 Surabaya Tolak UU TNI yang Baru Disahkan di Depan Grahadi

Aktivis 98 di massa aksi tolak dwi fungsi TNI
Aktivis 98 di massa aksi tolak dwi fungsi TNI

selalu.id – Andreas Pardede, aktivis ‘98 dan mantan komisioner Bawaslu Jawa Timur, menyatakan dukungannya terhadap aksi penolakan mahasiswa terhadap Undang-Undang TNI yang baru disahkan. Pardede menilai penolakan tersebut tepat dan selaras dengan sejarah Indonesia. 

Ia menekankan trauma mendalam yang dialami rakyat Indonesia akibat dwi fungsi ABRI pada era Orde Baru. "Rakyat Indonesia sudah trauma dengan dwi fungsi ABRI," ujar Pardede kepada selalu.id saat dijumpai ditengah-tengah masa aksi demo, Senin (24/3/2025). 

Ia menjelaskan bahwa dwi fungsi ABRI telah melahirkan berbagai kejahatan kemanusiaan, termasuk penculikan, pembunuhan, dan pembantaian di berbagai wilayah, seperti Papua, Lampung, dan Jawa Timur.  Pardede mencontohkan kasus penculikan dan pembunuhan aktivis mahasiswa serta kasus buruh Marsinah yang disiksa dan dibunuh sebagai dampak langsung dari dwi fungsi militer.

Pardede juga mengingatkan bahwa dwi fungsi militer melahirkan rezim militeristik yang menggunakan kekerasan dan mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.  "Kasus Marsinah, seorang aktivis buruh yang memperjuangkan kesejahteraan pekerja, menjadi bukti nyata kekejaman rezim tersebut," paparnya. 

Pardede menegaskan bahwa penghapusan dwi fungsi ABRI merupakan langkah penting untuk mencegah terulangnya tragedi masa lalu dan memastikan tegaknya supremasi sipil.  Ia mendukung upaya mahasiswa untuk memastikan TNI kembali ke barak dan tidak terlibat dalam urusan sipil.

Meski begitu, Pardede berharap agar UU TNI yang baru tidak mengulang kesalahan masa lalu dan memastikan perlindungan hak asasi manusia bagi seluruh warga negara.

Baca Juga: KontraS Sebut Ada Dua Mahasiswa yang Diamankan saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.