Rabu, 22 Jul 2026 21:17 WIB

Takut PHK karena Tuntut THR? Posko Aduan DPRD Surabaya: Identitas Pelapor Aman!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Mar 2025 15:44 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, membuka posko pengaduan mandiri terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR)  untuk melindungi hak pekerja sekaligus menjamin kerahasiaan identitas pelapor.

Fathoni menegaskan bahwa pembayaran THR merupakan kewajiban yang diatur oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu, ia mendorong Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk menyediakan inovasi dalam menerima aduan, seperti sistem pengaduan digital yang menjaga anonimitas pekerja.

“Sering kali, pekerja takut melapor karena khawatir di-PHK setelah Lebaran. Maka, Disnaker harus bisa menerima pengaduan tanpa harus menyebut identitas pelapor, sehingga pengawasan bisa dilakukan lebih efektif,” kata Fathoni, Sabtu (15/3/2025).

Sebagai langkah konkret, DPRD Surabaya membuka posko pengaduan mandiri di kantor DPRD bagi pekerja yang merasa ragu atau takut mengadu ke Disnaker.

“Kami siap menerima aduan dari pekerja yang belum menerima hak THR-nya. Identitas mereka akan kami lindungi, dan kami akan menindaklanjuti laporan ini bersama Disnaker agar perusahaan membayarkan kewajibannya,” tegasnya.

Politisi Golkar itu menambahkan, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa ada perusahaan yang langsung membayar THR setelah mendapat teguran dari Disnaker maupun DPRD.

Bahkan, beberapa perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan pun bisa mencapai kesepakatan untuk mencicil pembayaran THR.

“Apalagi di situasi ekonomi yang sedang lesu, kami memahami ada pelaku usaha yang mengalami kesulitan. Namun, solusi tetap bisa dicari melalui mediasi tanpa mengorbankan hak pekerja,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa pekerja di sektor hiburan malam sering kali mengadu mengenai pembayaran THR. Oleh karena itu, posko DPRD terbuka bagi semua pekerja tanpa terkecuali.

“Bagi pekerja yang takut mengadu langsung ke Disnaker, silakan datang ke DPRD. Saya pastikan tidak ada tindakan represif terhadap mereka setelah mengadu. Hak pekerja harus tetap terlindungi,” pungkasnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.