Sabtu, 05 Sep 2026 10:50 WIB

Tak Miliki Fasilitas Sosial Memadai, DSDABM Petakan 41 Titik Rawan Banjir di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Mar 2025 09:21 WIB
Banjir di Surabaya
Banjir di Surabaya

selalu.id – Sejumlah wilayah di Kota Surabaya masih menjadi langganan banjir saat hujan deras mengguyur.

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya mengungkapkan bahwa ketidakmampuan saluran air menampung debit air hujan menjadi salah satu faktor utama penyebabnya.

Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya, Windo Gusman Prasetyo, menjelaskan bahwa selain faktor curah hujan tinggi, kondisi saluran drainase yang tersumbat juga memperparah banjir di beberapa titik.

“Saluran air tidak mampu menampung debit hujan karena tersumbat bangunan liar, sampah, serta pemukiman yang tidak memiliki fasilitas sosial memadai,” ujar Windo, Senin (18/3/2025).

DSDABM Surabaya telah memetakan sejumlah titik rawan banjir yang tersebar di berbagai kawasan, antara lain:

Surabaya Barat: Jalan Satelit Indah, Jalan Tengger Raya, Jalan Wisma Tengger, Jalan Gadel, Jalan Tambak Mayor, Jalan Asem Mulya, Jalan Tanjungsari, Jalan Sememi Jaya Selatan, Jalan Manukan Lor, Jalan Bangkingan, Jalan Lidah Wetan, Jalan Lidah Kulon, Jalan Warugunung, Jalan Mastrip, Jalan Kedurus, dan Jalan Kebraon.

Surabaya Selatan: Jalan Gayungsari Barat, Jalan Gayungsari Timur, Jalan Kutisari, Jalan Siwalankerto, dan Jalan Pagesangan.

Surabaya Timur: Jalan Semolowaru, Jalan Medokan Semampir, kawasan Jalan Manyar, Jalan Wonorejo, Jalan Medokan Ayu, Jalan Pandugo, Jalan Kenjeran, Jalan Kalisari, Jalan Kalibokor, Jalan Mulyosari, dan Jalan Sutorejo.

Surabaya Utara: Jalan Greges Timur, Jalan Kalianak, Jalan Tambak Osowilangun, Jalan Tanjung Sadari dan sekitarnya, Jalan Mungsing, Jalan Pesapen, Jalan Krembangan, Jalan Kemayoran, dan Jalan Demak.

Untuk mengurangi dampak banjir, DSDABM Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi. Salah satunya adalah menempatkan Unit Reaksi Cepat (URC) dan mobil penyedot banjir di titik-titik rawan genangan.

“Kami juga menyiapkan sandbag, truk, bambu, serta gedeg guling untuk membantu mengendalikan aliran air,” tambah Windo.

Selain itu, pemeliharaan drainase terus dilakukan melalui pengerukan saluran dan bozem secara berkala. Tim Satgas Penyarang juga disiagakan di rumah-rumah pompa untuk memastikan sistem penyedotan air bekerja maksimal saat hujan deras.

Windo mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air.

“Kami berharap masyarakat ikut peduli. Jika ada saluran yang tersumbat atau mengalami kendala drainase, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya.

Baca Juga: Ketika Kota DIbangun untuk Beton, Bukan untuk Air

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.